Panduan Waxing Bagi Pemula

Loading...

WaxingWaxing

Waxing, mencukur, mencabut, laser, dll. Sebagai perempuan, kita diharapkan untuk bebas rambut dan halus mulus. Tapi bagaimana Anda mempersempit pilihan Anda dan memilih metode hair removal yang terbaik untuk Anda? Waxing lebih tahan lama dibandingkan bercukur, tapi tidak intens atau menyakitkan seperti laser hair removal.

Berikut kami sajikan panduan waxing bagi Anda yang baru ingin mencobanya, dikutip dari modernmom.com.

Waxing merupakan sistem hair removal semi permanen yang diperlukan agar rambut keluar dari akar. Hampir semua bagian dari tubuh dapat di-wax dan ada jenis khusus dari lilin serta teknik yang berbeda untuk masing-masing daerah. Daerah sensitif diperlakukan berbeda daripada bagian kurang peka seperti kaki Anda. Dimulai dari alis ke bagian lain dari wajah, yaiyu dagu, bibir atas, dll, ke daerah bikini, perut, punggung, dada, lengan, dan kaki.

Strip Waxing

Dalam strip waxing, ahli kecantikan menerapkan lapisan tipis lilin ke daerah yang akan diwaxing menggunakan tongkat kecil, lalu menekan keras sepotong kecil kain atau kertas khusus di atas lilin. Kain atau kertas dengan cepat merobek dalam arah yang berlawanan dari pertumbuhan rambut, melepaskan lilin dan rambut.

READ:  Ini Dia, 6 Alasan Mengapa Membuat Daftar Itu Penting!

Saat menggunakan lilin keras, lilin hangat tersebar agak tebal di atas kulit tanpa strip kertas atau kain. Lilin mengeras seiring dengan mendinginnya, memungkinkan ahli kecantikan untuk merobek secara langsung dari kulit. Cara ini sebenarnya lebih baik untuk kulit sensitif.

Jika Anda belum pernah di-wax sebelumnya dan Anda ingin menjadwalkan janji di salon, ada beberapa hal yang harus Anda tahu.

– Jika salon meminta Anda untuk mengisi kuesioner tentang alergi, kondisi kesehatan, atau obat yang Anda pakai, itu menunjukkan bahwa mereka peduli.
– Pastikan mereka menempatkan seprai bersih atau kertas untuk setiap klien.
– Penting juga bahwa ahli kecantikan Anda mengenakan sarung tangan saat waxing. Kulit sangat rentan setelah di-wax dan sarung tangan membantu melindunginya selama proses.
– Dua kali pencelupan adalah big NO! Sekali stik aplikasi telah digunakan, ia harus mengambil yang baru.
– Dan terakhir, Anda harus diberikan sepasang celana sekali pakai untuk dipakai selama waxing, karena lebih higienis dibanding pakaian kain biasa. Ingat, jika Anda tidak melakukannya, Anda bisa terkena infeksi atau bahkan penyakit!

READ:  5 Tips Agar Bibir Terlihat Penuh dan Merona

Cold Wax

Sebuah teknik waxing alternatif adalah cold wax (lilin dingin), yang tidak perlu dihangatkan sebelum digunakan karena sudah melekat pada strip penghilangan. Juga, sugaring menggunakan zat lilin-bebas yang terbuat dari gula, air, dan jus lemon dan memiliki konsistensi gel tebal. Penghilangan untuk kedua metode ini adalah sama seperti di atas, namun aplikasi berulang mungkin diperlukan karena mereka tidak mencengkeram rambut seketat lilin panas.

Tidak peduli di mana atau bagaimana Anda melakukannya, pastikan untuk mengikuti beberapa tips penting. Pastikan bahwa kulit yang ingin Anda wax tidak memiliki luka, ruam, atau jerawat. Jangan mencukur sebelum wax – rambut perlu setidaknya 1/4″ panjang untuk ditarik keluar. Pemangkasan rambut panjang dapat membuat proses waxing menyakitkan.

Setelah itu, oleskan minyak segera untuk menyingkirkan sisa lilin. Anda juga dapat menaburkan bedak atau bedak bayi untuk mencegah pembasahan kulit dan untuk menenangkan daerah teriritasi. Beberapa orang bahkan mengatakan untuk menunggu sekitar 12 jam sebelum mandi atau membasahi daerah yang telah di-wax, karena hal ini membantu mencegah infeksi dan iritasi.

READ:  Panduan Waxing Alis

Selamat menghilangkan rambut! 🙂

(photo: rubymay.com)