Cukupkah Waktu Tidur Anda?

Loading...

Tidur Berapa lama waktu tidur yang ideal?

Beberapa ahli merekomendasikan bahwa waktu tidur yang ideal adalah 6-8 jam setiap harinya. Meskipun ada juga yang mengatakan bahwa waktu tidur ideal setiap orang tidaklah sama.

Mengutip dari sheknows, National Sleep Foundation (NSF) pada tahun 2002, mengadakan jajak pendapat tentang pola tidur di Amerika dan menemukan bahwa 74% orang dewasa Amerika mengalami masalah tidur beberapa malam dalam seminggu atau lebih, 39% hanya tidur kurang dari 7 jam setiap hari kerja dan sekitar 37% mengantuk pada siang hari sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagaimana dengan Anda?

Cobalah untuk jujur dalam menjawab pertanyaan berikut ini:

1. 5 jam tidur di malam hari cukup baik.
2. Gapapa deh kurang tidur di hari kerja, asalkan pas weekend nanti kekurangan waktu tidur bisa tertutupi.
3. Efek kurang tidur hanya untuk jangka pendek misalnya lingkaran gelap di bawah mata dan kusam, kulit tampak kotor dan tidak bercahaya setelah tidur malam yang buruk. Dan efek kurang tidur ini tidak berpengaruh pada kesehatan jangka panjang.
4. Minum kopi di awal malam tidak berpengaruh pada waktu tidur.
5. TV atau komputer yang terus ON di kamar tidur tidak berpengaruh pada waktu tidur.
6. Jumlah waktu tidur saya tidak berpengaruh pada berat badan saya, sakit kronis atau kesehatan saya secara keseluruhan.

READ:  Manfaat Tidur Untuk Kecantikan Dan Kesehatan Kulit

Jika Anda menjawab benar pada dua atau lebih pertanyaan, mungkin Anda perlu membuat beberapa perubahan untuk mencapai tidur yang ideal dan menjaga diri Anda dalam kesehatan yang optimal.

Menurut penelitian, kurang tidur akan merusak kemampuan untuk melakukan tugas-tugas yang melibatkan penalaran memori, belajar dan logis. Hal ini dapat menyebabkan kesalahan atau potensi tak terpenuhi di sekolah dan di tempat kerja, bahkan dapat menyebabkan hubungan keluarga menjadi tegang. Yang lebih menganggu, waktu tidur tidak memadai telah dikaitkan dengan peningkatan resiko diabetes, tekanan darah tinggi, berat badan, obesitas, penyakit jantung dan bahkan depresi.

Nah, siap mengubah pola tidur Anda?

(photo: telegraph.co.uk)