Tips Memilih Sisir yang Tepat untuk Rambut

Siapa yang tak kenal dengan benda yang satu ini? Terutama bagi anda para wanita, rutinitas merawat rambut dapat dikatakan tak dapat dilakukan tanpanya.

Ya, sisir merupakan alat yang berfungsi untuk menyisir dan menata rambut. Benda ini diketahui telah digunakan manusia sejak 5.000 tahun yang lalu. Sebuah penemuan arkeologis menemukan bahwa sisir telah digunakan di Mesir sejak 5.500 tahun sebelum masehi.

Di Cina, sisir juga telah digunakan sejak jaman kuno tidak hanya sebagai aksesoris, namun juga untuk menunjukkan status sosial seseorang.

Loading...

Dengan berjalannya waktu, model dan fungsi sisirpun juga berkembang. Berbagai model sisir saat ini dapat kita temukan mulai dari model yang sangat simple dengan satu barisan gigi sisir hingga model sikat dengan bermacam-macam ukuran.

Fungsi sisir tidak hanya untuk menyisir dan merapikan rambut saja, namun juga berfungsi untuk memaksimalkan perawatan rambut. Jika kita memilih sisir yang salah, bisa jadi rambut kita akan memiliki masalah.

Sudahkan anda memilih sisir yang tepat untuk jenis rambut anda? Temukan jawabannya berikut ini.

READ:  Inilah 17 Manfaat Garam yang Mengejutkan

Cara Memilih Sisir yang Tepat

sisir bergigi jarang
(foto: cricketco.com)

Anda tentu mengenal jenis sisir bergerigi, dengan gigi yang terdiri dari satu baris. Gerigi pada jenis sisir ini juga dapat bervariasi mulai dari yang bergigi sempit hingga bergigi jarang.

Fungsi sisir ini biasanya digunakan para penata rambut dalam proses memotong rambut. Secara pribadi, sisir ini memang praktis digunakan karena ukuran dan volumenya yang kecil.

Sisir sasak misalnya atau yang dikenal dengan tail comb berfungsi untuk menyasak rambut dan membuat rambut terlihat lebih bervolume terutama di bagian atas. Sedangkan ‘ekor’nya yang lancip digunakan untuk membelah rambut karena sangat praktis.

Sisir bergigi jarang dan berbentuk seperti garpu atau dikenal dengan sebutan the pick berguna untuk menyisir rambut di saat basah. Untuk anda yang berambut kering dan mudah kusut, sisir bergigi jarang dianjurkan karena dapat meminimalisir proses menyisir yang menyebabkan rambut semakin kusut.

sisir bulat
(foto: makeupandbeauty.com)

Ada sisir bergerigi, ada juga sisir dengan bentuk sikat atau yang bergigi banyak. Rata-rata wanita suka menggunakan sisir ini karena tidak membuat rambut sakit saat disisir dan tampilan rambut akan lebih rapi dan berkilau.

READ:  Singkirkan Jerawat Dengan Cepat!

Adapun sisir sikat dengan bantalan karet pada dasarnya yang membuat sisir terasa empuk dan nyaman digunakan. Sisir dengan sebutan paddle brush ini cocok untuk anda yang berambut lurus karena dapat membuat rambut tampak lebih lurus dan rapi.

Sisir sikat juga ada yang berbentuk bulat dengan sikat di sekelilingnya. Sisir dengan sebutan round hair brush ini sangat cocok bagi anda yang berambut ikal maupun bergelombang hingga keriting.

Sisir model ini sangat nyaman untuk digunakan. Round hair brush dengan sikat yang berukuran kecil atau rapat baik digunakan untuk jenis rambut keriting kecil karena akan menghasilkan tampilan rambut yang bervolume dan terlihat halus.

Sedangkan yang bersikat jarang sangat cocok untuk tipe rambut ikal dan bergelombang.

Tips Perawatan Sisir

Sisir yang sering kita gunakan tak jarang mudah kotor dan terlilit banyak rambut. Sisir sebaiknya dibersihkan dari lilitan rambut dan dicuci secara rutin untuk menjaga kebersihannya.

Menjaga kebersihan sisir seperti menjaga kebersihan rambut kita, karena kuman atau kotoran yang tertinggal pada sisir dapat menjadi penyebab ketombe pada rambut dan akan menimbulkan masalah rambut lainnya.

READ:  6 Tips Membeli Celana Jeans yang Tepat

Sisir dapat dibersihkan secara rutin dengan mencucinya dengan sabun dan mengeringkannya. Untuk lilitan rambut pada sisir, anda dapat membubuhkan bedak bayi untuk membuat lilitan rambut mudah dilepaskan.

**

Dengan memilih sisir yang tepat untuk rambut anda kemudian merawat dan membersihkan sisir secara rutin, anda dapat menyisir rambut anda dengan lebih maksimal dan meminimalisir masalah rambut yang dapat terjadi.