Tips dan Cara Menjaga Sanitasi Kamar Mandi

sanitasi kamar mandiSalah satu ruangan dalam rumah yang satu ini sering terlupakan untuk didekor, ditata dan dibersihkan secara rutin.

Padahal, kamar mandi termasuk ruangan vital yang mempengaruhi kebersihan dan kesehatan kita. Mengapa demikian?

Kita menggunakan dan berada dalam kamar mandi sedikitnya 3 kali sehari. Tidak hanya untuk mandi dan buang air kecil, terkadang kita juga melakukan ritual membersihkan wajah di kamar mandi.

Loading...

Apa jadinya jika kamar mandi tidak bersih?

Menurut salah satu situs kesehatan, kamar mandi merupakan tempat kedua setelah dapur, yang memiliki resiko berkembang biaknya banyak kuman dan bakteri.

Tanpa menjaga kebersihan kamar mandi dengan baik, kesehatan dan kebersihan anggota keluarga dapat terganggu. Tidak hanya terdapat dalam toilet atau wastafel saja, namun pada sikat gigi hingga handuk, bakteri dan kuman juga berada disana.

Seringnya berganti-ganti handuk, meletakkan sikat gigi secara berdampingan dan lain sebagainya dapat memicu juga penyebaran virus dari satu anggota ke anggota keluarga lainnya.

Namun jangan khawatir, bakteri dan kuman yang terdapat dalam kamar mandi dapat diminimalisir dengan cara menjaga sanitasinya dengan baik.

READ:  Tips Sehat di Usia Tua

Berikut tips dari kami untuk kamar mandi yang bersih dan sehat.

1. Handuk pribadi

Sebaiknya anggota keluarga memiliki handuk sendiri-sendiri yang tidak ditukar-tukar. Anda dapat membedakannya dengan warna handuk yang beragam, atau satu warna dengan jahitan nama pada handuk atau ide lainnya yang dapat membedakan kepemilikan handuk tersebut.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah tersebarnya virus atau penyakit.

2. Letakkan sikat gigi secara terpisah

Sikat gigi para anggota keluarga sebaiknya tak diletakkan bersama-sama dalam satu wadah. Anda dapat mengunakan satu gelas berwarna cantik untuk satu sikat gigi misalnya.

Atau anda juga dapat meletakkannya pada wadah sikat gigi yang menempel pada dinding kamar mandi, atau tersimpan rapi di dalam lemari kecil secara terpisah.

3. Menyiram toilet yang baik

Saat akan menyiram toilet setelah digunakan, sebaiknya siram toilet dengan posisi ‘tempat duduk’ toilet di bawah, tidak diangkat. Dengan posisi tempat duduk toilet terduduk saat menyiram, percikan air tidak akan keluar.

Jika posisi tempat duduk terangkat, percikan air dapat keluar dan kuman yang terdapat pada percikan air tersebut dapat mengotori toilet maupun lantai kamar mandi.

READ:  5 Jenis Bunga yang Bisa Dikonsumsi dan Berkhasiat untuk Kesehatan Tubuh

4. Posisi peletakan handuk

Jika ingin menggantung handuk yang belum maupun telah digunakan, sebaiknya diletakkan sedikit jauh dari toilet. Anda dapat meletakkannya dekat wastafel maupun bathtub.

Pastikan juga handuk tergantung rapi sehingga handuk yang basah cepat mongering dan tidak menjadi lembab.

5. Lilin beraroma

Untuk mengatasi bau yang tak sedap pada kamar mandi maupun toilet anda, anda dapat meletakkan beberapa lilin beraroma maupun pengharum ruangan lainnya.

Lilin beraroma misalnya, dapat menghasilkan bau yang menyenangkan dan meningkatkan semangat anda maupun efek relaksasi yang nyaman.

6. Membersihkan secara rutin

Bersihkan kamar mandi sekitar sekali seminggu untuk tetap menjaganya bersih. Percikan air pada lantai maupun dinding keramik kamar mandi dapat membuat kerak maupun noda warna yang jika dibiarkan lama, maka akan sulit dibersihkan.

Selain ini, kerak maupun lumut yang cukup tak terlihat dapat membuat lantai licin dan berbahaya.

Ganti juga handuk maupun lap cuci tangan secara rutin agar tidak menimbulkan kuman dan kebersihannya tetap terjaga.

READ:  Tingkatkan Sistem Kekebalan Anak Anda dengan Makanan Ini!

***

Demikian tips dan cara menjaga kebersihan kamar mandi. Kamar mandi yang bersih mencerminkan keluarga dan rumah yang sehat.

(foto: bathroomfitter.org.uk)