Aneka Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan

CinnamonSiapa yang tidak suka taburan kayu manis di atas pai apel segar?

Kayu manis  merupakan salah satu rempah-rempah dengan rasa yang fantastis. Tapi rasa bukan satu-satunya alasan untuk mencintai kayu manis.

Berikut adalah 9 alasan kesehatan untuk mencintai kayu manis yang menrupakan rempah super ini, dilansir dari Care2.com:

Loading...

1. Mengatur Gula Darah

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kayu manis mengatur gula darah, sehingga menjadi pilihan yang cocok untuk penderita seperti diabetes dan hipoglikemik. Ini juga berita bagus bagi siapapun yang ingin memiliki tingkat energi dan suasana hati yang stabil.

2. Mengurangi Kadar Kolesterol Jahat

Kayu manis mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL). LDL juga dikenal sebagai kolesterol berbahaya. Menguranginya dapat membantu mengurangi resiko penyakit kardiovaskular.

3. Memiliki Senyawa Anti Infeksi Alami

Kayu manis memiliki senyawa anti-infeksi alami. Dalam studi, kayu manis ditemukan efektif terhadap bakteri penyebab ulcer H. pylori dan patogen lainnya.

4. Mengurangi Nyeri

Kayu manis mengurangi nyeri terkait dengan arthritis. Kayu manis telah ditunjukkan dalam studi di Department of Internal Medicine, Kangnam Korean Hospital, dapat mengurangi sitokin yang terkait dengan nyeri rematik.

READ:  Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan Tubuh

5. Memperkecil Resiko Terserang Kanker

Penelitian di University of Texas, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition and Cancer, menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker, menjanjikan untuk pencegahan kanker dan penderita penyakit.

6. Pengawet Alami

Kayu manis adalah pengawet makanan alami.

7. Mengandung Mineral

Kayu manis mengandung serat, kalsium, zat besi, dan mangan-meskipun dalam jumlah kecil untuk dosis bubuk kayu manis.

8.Efektif untuk Nyeri Haid dan Infertilitas

Kayu manis telah terbukti efektif untuk nyeri haid dan infertilitas. Kayu manis mengandung zat kimia alami yang disebut cinnamaldehyde, yang menurut penelitian meningkatkan hormon progesteron dan menurunkan produksi testosteron pada wanita, membantu menyeimbangkan hormon.

9.Menjanjikan untuk Banyak Penyakit lain

Cinnamon menjanjikan untuk berbagai penyakit neurodegenerative, termasuk: penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, tumor otak, dan meningitis, menurut penelitian di Sitokin Research Laboratory, Department of Experimental Therapeutics, University of Texas.

Penelitian mereka menunjukkan bahwa kayu manis mengurangi peradangan kronis terkait dengan gangguan neurologis.

READ:  5 Manfaat Es Batu Untuk Kecantikan

Sebagai tambahan, bukan manfaat kesehatan, tetapi alasan yang baik untuk mencintai kayu manis: kayu manis serbaguna. Ia bekerja dengan hidangan manis dan gurih.

Efek Samping dan Resiko

Sebelum mengambil suplemen, ada baiknya Anda mengetahui efek samping dan resiko yang mungkin ditimbulkan kayu manis, dilansir dari webMD.

Efek samping. Kayu manis biasanya tidak menimbulkan efek samping. Penggunaan berat kayu manis dapat mengiritasi mulut dan bibir, menyebabkan luka. Pada beberapa orang, dapat menyebabkan reaksi alergi. Diaplikasikan pada kulit, mungkin menyebabkan kemerahan dan iritasi.

Resiko. Cassia cinnamon dalam kuantitas besar dapat menjadi racun, terutama pada orang dengan masalah hati. Karena kayu manis dapat menurunkan gula darah, penderita diabetes mungkin perlu menyesuaikan pengobatan jika mereka menggunakan suplemen kayu manis.

Orang-orang yang memiliki kanker yang dipengaruhi oleh kadar hormon, seperti kanker payudara, tidak harus mengambil kayu manis. Bahan dalam beberapa produk kayu manis, coumarin, dapat menyebabkan masalah hati.

Mengingat kurangnya bukti tentang keamanan, kayu manis – sebagai pengobatan – tidak dianjurkan untuk anak-anak atau wanita yang sedang hamil atau menyusui.

READ:  Tea Tree Oil, dari Penggunaan hingga Efek Samping yang Ditimbulkan

Interaksi. Jika Anda mengambil obat-obatan secara teratur, bicarakan dengan dokter sebelum Anda mulai menggunakan suplemen kayu manis. Mereka bisa berinteraksi dengan antibiotik, obat diabetes, pengencer darah, obat jantung, dan lain-lain.