Bagaimana Memilih Karir yang Tepat?

memilih karirJika Anda merasa bersemangat dan menyukai pekerjaan yang sedang Anda lakukan saat ini, berbahagialah karena kemungkinan Anda berada di tempat yang tepat.

Tetapi jika Anda merasa tidak nyaman, jenuh dan mulai memikirkan kapan Anda bisa keluar dari tempat Anda bekerja secepat mungkin dan mencari pekerjaan lain, itu adalah tanda Anda berada di tempat yang salah.

Kebanyakan orang tidak melakukan pekerjaan yang benar-benar membuat mereka bahagia.

Loading...

Sebelum memutuskan untuk berhenti dari tempat Anda bekerja sekarang atau mencari pekerjaan baru, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk memilih karir yang tepat:

1. Kenali Kelebihan dan Kekurangan Anda

Anda ingin sekali menjadi seorang pengacara karena gajinya yang menjanjikan tetapi Anda seringkali gemetar ketika bicara di depan umum? Sepertinya keinginan Anda untuk menjadi pengacara bukan sebuah pilihan yang bijak.

Setiap manusia dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan Anda, itulah yang harus Anda jadikan dasar dalam memilih karir Anda.

Anda suka berbicara? Jadilah seorang public relation atau media communication. Anda mahir dalam menghitung? Jadilah akuntan atau perencana keuangan.

READ:  5 Tanda yang Mengharuskan Anda Mengganti Karir

Jangan hanya berpatokan pada besarnya gaji atau rasa bangga terhadap suatu profesi, lebih fokuslah pada kemampuan diri Anda untuk menjalankan suatu profesi dengan baik.

2. Pilih yang Paling Anda Sukai

Ketika Anda sudah yakin mengenal kelebihan dan kekurangan diri Anda dan menentukan pilihan karir apa saja yang paling cocok dengan kelebihan Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda memilih karir yang paling Anda sukai.

Misalnya Anda memiliki kelebihan sebagai seorang pelobi dan marketing yang baik, Anda mungkin cocok dalam pekerjaan seperti sales, marketing atau business development. Bila Anda lebih menyukai jalan-jalan ke luar negeri? Business development adalah pilihan terbaik.

Menyukai karir yang cocok dengan kelebihan Anda adalah nilai plus yang sangat menguntungkan.

3. Sesuaikan dengan Nilai Diri Anda

Sudah bekerja lebih dari 5 tahun dan gaji Anda sama dengan gaji karyawan baru? Tentu kejadian seperti itu tidak akan menyenangkan. Pengalaman selama 5 tahun yang telah Anda jalani adalah nilai lebih bagi Anda.

Bila Anda sudah merasa memberikan yang terbaik bagi tempat Anda bekerja namun tidak mendapatkan imbal balik, mungkin sudah waktunya bagi Anda mencari tempat kerja lain yang lebih bisa menghargai nilai Anda.

READ:  4 Tips Mengatasi Ketegangan Dengan Rekan Kerja Beda Generasi

Sebaliknya, jika Anda fresh graduate non pengalaman dan ingin menduduki jabatan dengan gaji besar? Nampaknya hal tersebut sangat sulit terwujud.

Sesuaikan nilai diri yang Anda miliki dengan karir yang Anda inginkan. Pengalaman dan ilmu yang Anda serap dari pekerjaan Anda-lah yang akan menambah nilai diri Anda.

4. Jangan Menjadi Kutu Loncat

Sudah mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan, sesuai dengan nilai diri Anda dan membuat Anda senang tetapi menemukan satu dua hambatan dan membuat Anda ingin berhenti? Jauhi pemikiran seperti itu.

Tidak ada pekerjaan yang benar-benar sempurna tanpa hambatan. Buang jauh-jauh kebiasaan untuk buru-buru resign dan mencari pekerjaan baru hanya karena satu dua hambatan wajar yang Anda alami.

Ingat semua pekerjaan menuntut tanggung jawab dan profesionalisme. Jadilah pekerja yang tangguh dan taklukkan semua tantangan yang datang.

5. Jangan Mudah Menyerah

Belum mendapatkan karir yang tepat atau sudah mendapatkannya tapi belum menguasainya? Jangan mudah menyerah. Dimana saja Anda bekerja, pasti akan ada satu dua batu sandungan yang menghalangi jalan Anda.

READ:  Sudahkah Anda Memiliki 5 Atribut Karyawan Teladan Ini?

Ingatlah bahwa meskipun Anda mengundurkan diri atau keluar dari kantor Anda dan bekerja di kantor lain, Anda tetap akan menemukan tantangan baru. Oleh sebab itu, janganlah menyerah dan tetap berusaha.

Salam sukses.