Sudah Siapkah Anda Menghadapi Masa Depan?

Loading...

Manajemen FinansialKondisi situasi dan ekonomi seseorang tidak akan selamanya di atas atau di bawah. Semua mengalami pergerakan dan selalu dinamis.

Sangatlah penting bagi kita merencanakan dan mempersiapkan segala kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi di masa yang akan datang.

Semua manusia memerlukan perlindungan dan rencana tetapi hanya sedikit yang benar-benar bisa mengorganisirnya.

Berikut ini adalah 4 hal yang dapat dilakukan untuk menghadapi spekulasi ekonomi di masa depan yang kami bagikan untuk Anda:

1. Menabung

Berapakah simpanan yang Anda miliki saat ini? Apakah jumlahnya meningkat, menurun atau berada di kisaran yang itu-itu saja? Sebenarnya menabung butuh perencanaan dan sikap yang tegas. Kerapkali penghasilan seseorang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam sebulan dan tidak memiliki sisa untuk ditabung. Bagaimana mengatasinya?

Tips : Carilah pekerjaan sampingan. Saat ini banyak sekali peluang bagi Anda untuk menambah penghasilan di luar waktu  Senin-Jumat dari Jam 8 s.d 5 sore. Pekerjaan yang bisa Anda lakukan kapan saja dan dimana saja untuk menambah tabungan Anda.

Misalnya dengan berjualan secara online (menjadi reseller atau supplier), menjadi pekerja freelance (penulis atau penerjemah) atau menjadi guru baca tulis bagi anak SD. Tentu saja banyak lagi pilihan pekerjaan freelance lainnya seperti input data atau mystery shopper. Perbanyak link dan usaha Anda dalam mencari pekerjaan freelance yang sesuai dengan kemampuan dan waktu luang Anda.

READ:  Ini Dia Isi Dompet Yang Wajib Dikurangi

2.  Investasi

Misalnya saja seorang teman Anda menawarkan proyek kerjasama modal dalam suatu ide usaha yang akan dirintis, lalu Anda memiliki tabungan di bank yang cukup untuk membantu modal ide usaha tersebut, Anda boleh menjalani aktivitas investasi selama ada perjanjian hukum yang jelas dan tentu saja Anda perlu mempertimbangkan sisa saldo di tabungan Anda yang tidak boleh Anda habiskan.

Proyek investasi dapat memberikan Anda keuntungan dan bisa saja jumlah labanya sangatlah besar.

Tips : Pilihlah proyek investasi dengan sistem bagi hasil untuk awal. Pilihlah dengan nilai yang tidak besar. Pilihlah yang memiliki proposal dan ide bisnis paling matang dan menguntungkan.

3.  Aset

Kendaraan, rumah, barang-barang yang Anda miliki saat ini adalah aset Anda. Jagalah aset Anda tersebut karena Anda dapat menjualnya dan menjadikannya uang sewaktu-waktu. Anda perlu memilah aset terbaik yang mungkin perlu Anda beli dan bisa memberikan Anda untung.

Contoh aset yang paling baik adalah tanah. Tetapi bila uang Anda tidak mencukupi, Anda bisa membeli aset-aset lain  yang Anda butuhkan dengan tidak memaksakan.

READ:  3 Momen dan Cara Menangkal Pemborosan Hebat

Tips : Jangan terlalu banyak memiliki aset (kecuali rumah dan tanah) karena nilainya cenderung menurun. Bila Anda berniat membeli kendaraan baru dan kendaraan lama Anda menjadi jarang digunakan, sebaiknya Anda menjual kendaraan lama Anda untuk mencegah nilainya terdepresiasi.

4. Asuransi

Lindungilah diri Anda juga orang-orang di sekitar Anda dan mengurangi resiko kerugian dengan berasuransi. Memang manfaat asuransi ditunjukkan untuk jangka panjang tetapi untuk saat ini, asuransi sangat dibutuhkan untuk memperkecil resiko yang semakin besar.

Tips : Jenis asuransi beraneka ragam, tetapi bagi Anda yang memiliki uang lebih dan berniat membeli asuransi, pilihlah asuransi jiwa, kesehatan atau pendidikan karena ketiga hal itulah yang memiliki resiko kerugian paling besar.

5. Berbisnislah

Ketika Anda memiliki sedikit kelebihan uang, daripada Anda menyimpannya di Bank dengan Bunga yang tidak seberapa, mungkin sebaiknya Anda mulai memikirkan kesempatan untuk berbisnis. Bisnis yang Anda miliki sendiri akan lebih fleksibel bagi Anda karena Anda sendiri yang menentukan waktu melakukannya.

Tips : Kenali peluang bisnis yang paling besar di sekitar Anda. Misalkan Anda bekerja di lingkungan dengan teman-teman Anda yang fashionable dengan gaji yang cukup tinggi, Anda bisa mulai menjual sepatu atau tas. Belilah 4-5 buah tas kualitas premium dan jual kembali dengan mark up. Bila satu buah tas memberi keuntungan antara 100-200 ribu, maka 5 buah tas dapat memberi Anda keuntungan hingga setengah juta rupiah.

READ:  7 Tips Atur Keuangan Anda Layaknya Pebisnis

(foto: positionsizer.com)