3 Cara Terbaik Membakar Kalori Selagi Tidur

Loading...

membakar kalori saat tidurKalimat menurunkan berat badan saat sedang tidur mungkin terdengar seperti klaim infomercial yang meragukan.Anda mungkin lebih percaya bahwa mengubah pola makan dan berolahraga akan menurunkan berat bada Anda.

Tapi faktanya adalah tubuh Anda membakar kalori selama tidur, dan jika Anda mengambil langkah yang tepat dapat meningkatkan pembakaran kalori secara signifikan.

Dapatkah Anda meningkatkan metabolisme tidur Anda secukupnya untuk mendapatkan tubuh langsing tanpa perubahan gaya hidup lainnya? Mungkin tidak.

Tapi dengan diet sehat dan olahraga teratur, tips ini mungkin yang Anda butuhkan untuk membantu Anda memenangkan pertempuran melawan perut membuncit, dilansir dari Fitday.com.

1. Tidur Nyenyak

Kedengarannya kontra-intuitif, tetapi Anda benar-benar membakar kalori lebih banyak saat tidur daripada saat berbaring di tempat tidur dalam keadaan terjaga karena otak Anda sangat aktif selama tahap tidur REM (Rapid Eye Movement). Plus, selama tidur REM suhu internal Anda melonjak, yang berarti tubuh Anda bekerja lebih keras untuk menghasilkan panas.

Sebagai bukti, satu studi menemukan bahwa pria Brasil tiga kali lipat lebih banyak kehilangan berat badannya saat tidur delapan jam dibandingkan dengan hanya berbaring terjaga selama 8 jam.

READ:  Pentingnya Tidur untuk Kemampuan Memori Otak

Untuk memastikan tidur REM yang maksimal, jaga jadwal rutin sehingga tubuh Anda melepaskan kalori ketika Anda berbaring di malam hari. Matikan komputer atau televisi satu atau dua jam sebelum tidur dapat mempromosikan relaksasi, seperti halnya dengan memadamkan lampu saat Anda akan tidur.

2 . Membangun Otot Anda

Cara yang paling ampuh untuk membakar lebih banyak kalori di sekitar jam tidur adalah memompa otot Anda dengan melakukan latihan kekuatan fisik. Anda dapat menggunakan mesin berat di gym, atau berolahraga gratis dengan cara melakukan push-up, squat, manuver sepeda dan latihan gerak badan lainnya.

Meskipun mungkin memerlukan waktu untuk membangun cukup otot untuk membuat perbedaan yang signifikan dalam pembakaran kalori dalam semalam, Anda dapat meningkatkan metabolisme dari waktu ke waktu sebanyak 15 persen, menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention).

Latihan ini membantu Anda membakar lebih banyak kalori selama berolahraga, meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori ketika tubuh sedang beristirahat.

3. Matikan Pemanas

Beberapa ilmuwan menghubungkan pemanas rumah dengan obesitas, mengklaim tindakan sederhana mengecilkan termostat dapat menyebabkan beberapa pon mencair dengan mudah dari waktu ke waktu. Itu karena tubuh Anda harus bekerja untuk menciptakan panas ekstra dalam iklim dingin untuk mempertahankan suhu tubuh normal.

READ:  Cara Mudah Mendapatkan Nasi Merah yang Pulen

Kuncinya adalah proses yang disebut non-shivering thermogenesis, yang peneliti kaitkan dengan lemak coklat. Berbeda dengan lemak putih yang menyusun sebagian dari jaringan adiposa Anda, lemak coklat sangat aktif, membakar kalori sekaligus mengatur suhu internal Anda.

Dr. C. Ronald Kahn, seorang perofesor di Harvard Medical School telah mempelajari lemak coklat, dan mengatakan kepada The New York Times bahwa ia dapat membakar 100 sampai 200 kalori ekstra per hari dalam cuaca dingin. Efeknya paling kuat ketika Anda mengenakan pakaian yang lebih ringan.

Meskipun menggigil sepanjang malam dalam suhu beku tidak disarankan, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari efek termogenik dengan menetapkan suhu rendah atau biarkan pemanas dalam keadaan mati pada malam yang lebih nyaman.

Hindari minum minuman beralkohol sebelum tidur. Ini memperlambat tingkat metabolisme Anda.

**

Jumlah kalori yang terbakar tergantung pada tingkat kegiatan fisik dan non-fisik seseorang. Suatu kegiatan non-fisik seperti tidur masih membutuhkan tubuh untuk membakar lemak dan gula, menggunakan energi dalam prosesnya.

READ:  5 Jenis Olahraga Ini Wajib Bagi Wanita

Berapa banyak kalori yang terbakar saat tidur tergantung pada beberapa faktor. Berat badan, usia, jenis kelamin, metabolisme dan lingkungan mempengaruhi tingkat pembakaran kalori saat tidur.