7 Langkah Ubah Kebiasaan Buruk Menjadi Kebiasaan Baik

ubah kebiasaan buruk“Watch your thoughts for they become words.
Watch your words for they become actions.
Watch your actions for they become habits.
Watch your habits for they become your character.
And watch your character for it becomes your destiny.”
– Margaret Thatcher

Quote dari Margaret Thatcher, yang kita kenal sebagai mantan perdana menteri wanita pertama Britania Raya tersebut telah memberikan pelajaran kepada kita semua untuk senantiasa  berhati-hati atas segala perilaku kita.

Karena setiap pemikiran, perkataan, perbuatan, kebiasaan, dan karakter yang anda lakukan selama anda hidup akan dapat mengarahkan anda menuju takdir anda. Semua aspek tersebut saling terkait dan dapat tercermin dari kebiasaan kita sehari-hari.

Suatu kebiasaan yang baik dapat mengarahkan kita menuju kesuksesan dan sebaliknya, kebiasaan buruk yang kita miliki dapat mengarahkan kita menuju lembah kehancuran.

Oleh sebab itu, terdapat beberapa tips dari zenhabits.net yang dapat kita pelajari untuk mengubah kebiasaan buruk kita dan menggantikannya dengan kebiasaan baik.

Berikut ini adalah tipsnya:

1. Identifikasi Pemicu

Untuk setiap kebiasaan, identifikasi apa yang menjadi pemicu anda melakukannya.

Apa situasi yang memicu kebiasaan buruk anda semisal kebiasaan merokok anda (saat bangun di pagi hari, saat minum kopi, saat menghadapi stress, saat pergi keluar dengan teman-teman, dll). Identifikasi semua pemicu dari masing-masing kebiasaan buruk.

READ:  Bir Dapat Membantu Kesehatan Jantung

2. Identifikasi Pengganti

Untuk setiap pemicu yang telah anda identifikasi, kemudian kembalilah anda mengidentifikasi kebiasaan positif apa yang  dapat anda lakukan sebagai gantinya.

Misalkan ketika anda bangun di pagi hari, bukan merokok, apa yang akan Anda lakukan? Bagaimana bila Anda merasa stres? Ketika Anda pergi keluar dengan teman-teman?

Beberapa kebiasaan positif yang dapat anda lakukan sebagai penggantinya dapat mencakup: olahraga, beribadah, bernapas dalam-dalam, dan banyak lagi.

3. Fokus

Untuk setidaknya satu bulan, fokus sepenuhnya dan konsisten dengan pemicu Anda. Itu berarti, setiap kali pemicu kebiasaan buruk anda muncul, lakukanlah kebiasaan positif pengganti dan bukan kebiasaan negatif.

Semakin konsisten Anda, semakin baik kebiasaan itu akan terbentuk. Namun jika pemicu itu kembali muncul dan anda melakukan kebiasaan baru dengan setengah-setengah, artinya kadang-kadang melakukan kebiasaan baru dan kadang-kadang tidak, maka kebiasaan baru tidak akan terbentuk dengan baik.

Cobalah untuk melakukannya setiap saat. Jika karena alasan tertentu Anda gagal, maka anda dapat memperpanjang jangka waktu satu bulan tersebut dan cobalah untuk menjadi sangat konsisten dari titik itu dan seterusnya.

4.  Hindari Situasi

Hindari beberapa situasi di mana anda biasanya melakukan kebiasaan buruk, hal ini setidaknya dilakukan untuk sementara waktu, agar membuat anda lebih mudah menguatkan diri melakukan kebiasaan baik.

READ:  Ini Dia Alternatif Rempah Pengganti Bawang

Jika Anda biasanya melakukan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum ketika anda pergi keluar dengan teman-teman, pertimbangkan untuk tidak pergi keluar untuk sementara waktu.

Jika Anda biasanya pergi ke luar kantor anda dengan rekan kerja untuk merokok, menghindari pergi keluar bersama mereka. Hal ini berlaku untuk kebiasaan buruk apapun – apakah itu makan junk food atau apapun itu.

Ada beberapa situasi dimana anda sangat sulit menghindari untuk mengubah kebiasaan buruk. Namun sadarilah, karena jika anda kembali ke situasi tersebut, anda masih akan menemukan dorongan-dorongan akan kebiasaan buruk , dan ketika itu terjadi, anda harus siap.

5. Sadari Dorongan

Sadarilah bahwa dorongan anda akan kuat, tetapi hal tersebut akan hilang setelah beberapa saat. Dorongan tersebut datang dalam gelombang dan berseluncurlah di atas gelombang itu.

Cari strategi untuk melalui dorongan tersebut semisal bernafaslah dalam-dalam, relaksasikan diri, berjalan-jalan, berolahraga, atau anda dapat menelepon seorang teman yang akan mendukung anda.

6. Cari Pertolongan

Mintalah bantuan dari keluarga, teman-teman dan rekan kerja untuk mendukung anda. Carilah forum atau bahkan komunitas yang dapat mendukung anda dan tidak menutup kemungkinan di forum online.

READ:  Cemilan Sehat Pilihan untuk Anak

Bila anda menghadapi saat-saat yang sangat sulit, hubungilah jaringan dukungan anda untuk bantuan.

7.  Tetap Positif

Tetap positif adalah kunci! anda akan memiliki pikiran negatif – yang penting adalah untuk menyadari ketika anda memiliki pikiran negatif, maka doronglah pikiran tersebut keluar dari kepala Anda.

Libas mereka seperti nyamuk kemudian anda menggantinya dengan pikiran positif. “Aku bisa melakukan ini! Jika orang lain bisa melakukannya, saya juga bisa! ”

***

Jika Anda gagal (dan banyak dari anda akan gagal, setidaknya satu kali), jangan menyerah.Tetesan air mampu melubangi sebuah batu melalui upaya terus menerus tanpa henti.

Jika anda gagal cari tahu apa yang salah, dan rencanakan strategi untuk mengatasi kendala itu di waktu berikutnya. Jagalah sikap positif anda dan terus mencoba. Anda akan mendapatkannya pada akhirnya.

(PHOTO by Jonas Lonborg from FLICKR.com)