Bagaimana Cara Mengatasi Bayi Susah Makan?

Loading...

cara mengatasi bayi susah makanMemberi makan bayi anda adalah pekerjaan yang susah-susah gampang. Terkadang si mungil mau makan dan terkadang sangat susah untuk disuapi sesendok dua sendok makanan.

Mungkin sebagian besar bunda akan merasa hal ini sangat mengganggu dan jika terjadi dalam waktu lama akan mengurangi asupan nutrisi pada tubuh si bayi, bahkan akan membuat tubuh bayi menjadi kurang gizi.

Di saat bayi anda susah makan, anda akan menemukan berbagai kesulitan dalam membujuk dan mengajak bayi agar mau menelan makanannya. Hal ini cukup melelahkan dan membingungkan para ibu, metoda apa yang paling tepat yang bisa dilakukan agar si kecil mau makan.

Sebenarnya apa penyebab bayi anda mengalami susah makan tersebut? Dan bagaimana cara mengatasinya?

Berikut ada beberapa kemungkinan penyebab bayi anda susah makan:

1. Muntah Kecil (gumoh)

Muntah kecil pada bayi, orang Jawa biasa menyebutnya gumoh. Hal ini biasanya terjadi pada bayi karena sistim pencernaan mereka belum sempurna. Jika gumoh terjadi, maka terkadang nafsu makan bayi mendadak menghilang dan tidak mau lagi disuapi makanan.

Muntah kecil ini terkadang menjadi perhatian sendiri bagi para ibu. Si Ibu berpikir bayinya gumoh karena tidak mau makan, padahal ini karena efek pencernaan yang belum sempurna saja dan bisa jadi kemungkinan si bayi sudah terlalu kenyang.

READ:  4 Ide untuk Bercerita saat Malam Natal

Namun jika gumoh terlalu sering terjadi coba hubungi dokter bayi anda dan anda bisa coba atasi dengan cukup memberi makan bayi anda di saat dia mulai lapar saja. Disarankan untuk tidak menjadwalkan secara ketat makan bayi anda, karena terkadang bayi masih merasa kenyang dan tidak mau makan bila tidak merasa lapar.

2. Tingkatan Umur dan Jenis Makanan Bayi

Jika bayi anda mulai memuntahkan dan tidak mau menelan makanannya, mungkin dia sudah tidak mau memakan bubur dan ingin memakan makanan yang agak padat seperti nasi tim. Jadi anda harus selalu memperhatikan tingkatan umur dan jenis makanan yang sesuai dengan bayi.

Pada umumnya, bayi jika sudah mulai bisa makan makanan agak padat akan merasa malas makan bubur yang terlalu lembek. Ini bisa menjadi bahan referensi ibu-ibu yang kebingungan dengan bayi mereka yang susah makan.

3. Variasi Makanan Bayi

Tidak usah selalu memberi makan anak anda dengan jeda waktu yang terlalu rapat. Cukup ditetapkan jadwal makan berat sebanyak 3 kali sehari.

READ:  4 Manfaat Musik Buat Janin Dalam Kandungan

Di antara jeda makan berat tersebut anda bisa menyelipkan jadwal cemilan bayi, bisa dengan memakan kue dan buah. Bayi juga butuh variasi makanan yang masuk ke mulut mereka, karena mereka juga memiliki rasa bosan dan jenuh dengan jenis makanan yang itu-itu saja.

Begitupun soal lauk yang akan menjadi teman makan bayi anda bisa divariasikan agar bayi terbiasa mengonsumsi makanan yang beragam, namun pastikan makanan tersebut tidak berbahaya dan selalu aman jika dikonsumsi bayi anda.

Yang harus diingat adalah jadwal ngemil harus dibatasi jumlahnya. Bisa jadi karena anak terlalu sering ngemil, saat jadwal makan berat tiba mereka akan menjadi malas makan.

4. Posisi Makan Bayi

Jika anda terbiasa menyuapi bayi anda makan sambil berbaring saja, mungkin bayi anda yang sudah bertambah pintar ingin sambil duduk atau bermain. Jadi bisa saja anda berikan pada bayi kesempatan untuk makan sambil duduk, sekalian melatih bayi membiasakan diri makan dengan cara sewajarnya.

Namun jangan biasakan bayi makan sambil bermain karena ini akan menjadi kebiasaan yang akan menyulitkan anda mengontrol bayi anda ketika waktu makan tiba.

READ:  Proteinuria Pada Anak

5. Perkenalkan Finger Food

Jika bayi anda sudah memasuki usia 9 bulan ke atas, yang sudah bisa menggenggam dan memegang makanannya sendiri, anda bisa memvariasikan makanan dengan istilah Finger Food, yaitu membiarkan bayi makan dengan tangan mereka sendiri.

Finger food seperti memberikan sayuran rebus seperti wortel rebus, brokoli rebus atau bahkan kentang rebus dan biarkan bayi memakan makanannya sendiri. Jangan takut bayi anda kotor, karena dengan cara ini bayi anda akan merasa bersemangat dan tidak susah lagi untuk makan.