Mengulas Lebih Dalam Tentang Depresi dan Solusi Mengatasinya

depresiApa itu Depresi?

Bila Anda merasa sedih, kehilangan harapan dan tidak ingin melakukan apa-apa selama 1 bulan atau lebih, mungkin Anda menderita depresi.

Apa itu depresi? Depresi adalah suatu keadaan dimana seseorang merasa tidak ingin melakukan apapun, selalu merasa sedih tanpa alasan yang jelas dan tidak lagi tertarik pada apa yang sangat mereka sukai di masa lalu. Bahkan kehilangan keinginan untuk makan, mandi dan menjaga kebersihan diri sendiri.

Apa penyebab seseorang menjadi depresi?

Hingga saat ini para ilmuwan belum menemukan jawaban yang pasti tentang mengapa seseorang dapat mengalami depresi. Sebagian ilmuwan meyakini bahwa depresi dapat terjadi akibat gabungan dari faktor biologis, psikologis dan faktor sosial seseorang.

  • Ditemukan bahwa seseorang yang lahir dari garis keturunan yang mengalami depresi beresiko lebih besar untuk terserang depresi dibandingkan mereka yang tidak.
  • Dari sisi psikologis, depresi mungkin disebabkan oleh stres yang berkepanjangan di sekolah, pekerjaan atau rumah.
  • Dari sisi sosial, depresi bisa disebabkan oleh adanya penolakan dari lingkungan.
READ:  7 Manfaat Unik Kantung Teh Celup Bekas

Selain dari ketiga faktor di atas, kecacatan pada otak bisa juga menyebabkan terjadinya depresi.

Jenis-jenis Depresi

Depresi dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

1.  Depresi Mayor

Gangguan depresi mayor adalah jenis depresi yang paling umum diderita manusia.

Keadaan ini membuat seseorang kehilangan ketertarikan dalam berinteraksi, makan, kesulitan tidur dan merasa tidak bahagia melakukan kegiatan yang menyenangkan. Depresi mayor dapat muncul selama beberapa minggu kemudian hilang dan muncul beberapa kali sepanjang hidup seseorang.

2.  Bipolar Disorder

Gangguan bipolar adalah jenis depresi yang ditandai dengan perubahan mood secara cepat dan dengan tingkat yang ekstrem. Pada tingkat mood tinggi (mania) seseorang dapat menjadi cerewet, bahagia, ramah, terus bergerak dan bahkan melakukan kegilaan yang memalukan.

Pada mood yang sedang turun (depression) seseorang yang menderita gangguan bipolar akan menangis kencang saat menghadapi masalah sepele bahkan menyakiti diri sendiri dan melakukan pengrusakan.

Bagaimana Bila Anda Terserang Depresi?

Depresi membuat seseorang merasa tidak memiliki harapan, menyerah dan tidak berarti.

READ:  Manfaat Mengkonsumsi Biji Rami bagi Kesehatan

Jika Anda merasa bahwa diri Anda mengidap ciri depresi dan ingin menyembuhkannya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam hal mengurangi gangguan depresi Anda, antara lain:

1. Buatlah tujuan Anda menjadi rencana kecil satu demi satu yang mudah untuk dilakukan. Hal ini karena orang yang mengidap gangguan depresi kerap pesimis tidak dapat mencapai apa yang mereka inginkan.

2. Posisikan diri Anda sebagai orang lain yang memiliki semangat hidup yang tinggi.

3. Tulis keinginan Anda dan apa yang Anda harus lakukan untuk mencapainya.

4. Sibukkan diri Anda dengan kegiatan yang bermanfaat seperti kegiatan sosial, yayasan atau keagaaman.

5.Pergi ke tempat yang membuat Anda tenang dan bahagia.

6. Berkumpul dengan orang-orang yang menyayangi Anda.

7. Bila Anda ingin bertemu dengan ahlinya, Anda bisa menemui: psikiater, psikolog atau ahli kejiwaan.

Pengobatan Bagi Penderita Depresi

Ada 2 cara dalam mengobati gangguan depresi yaitu psikoterapi dan obat antidepresan.

  • Pengobatan dengan psikoterapi adalah usaha penyembuhan untuk masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan dan perilaku. Cara pengobatannya adalah dengan melakukan wawancara dengan ahli kejiwaan seputar apa yang mereka rasakan atau fikiran. Piskoterapis akan menjelaskan dan memberi jalan keluar atas keluhan pasien berdasarkan ilmu pengetahuan.
  • Sementara obat antidepresan adalah obat-obatan yang berfungsi untuk merangsang munculnya neurotransmitter pada otak yang akan memperbaiki sistem syaraf yang membuat otak bekerja dengan normal (tidak berlebihan dan tidak stres).