Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Gangguan Kepanikan

Gangguan KepanikanPernahkah Anda merasa gemetar, berkeringat dan pusing saat melakukan sesuatu yang membuat Anda merasa terancam seperti naik pesawat terbang?

Jika ya, Anda bisa saja mengalami gangguan kepanikan. Apa saja hal yang perlu Anda tahu mengenai gangguan kepanikan?

Apa itu gangguan kepanikan?

Gangguan kepanikan adalah suatu keadaan dimana Anda takut mengalami serangan panik saat Anda berada pada situasi yang membingungkan, diteror atau terjepit.

Loading...

Jika Anda mengalami gangguan kepanikan maka Anda akan mengalami sulit bernafas, berkeringat dan jantung berdebar saat berada pada posisi dimana Anda merasa terancam. Sebagian besar manusia pernah mengalami serangan panik paling tidak satu atau dua kali seumur hidup mereka.

Bagi mereka yang mengalami gangguan kepanikan, mereka akan sangat takut mengalami serangan panik lainnya. Ketakutan tersebut yang akan memperburuk semuanya dan membuat rasa panik menjadi sebuah gangguan.

Apa penyebab gangguan kepanikan?

Gangguan kepanikan hingga saat ini belum ditemukan penyebabnya. Namun para ahli menjelaskan faktor genetika berperan cukup besar dalam gangguan ini.

READ:  4 Manfaat Mengajarkan Yoga Sedini Mungkin Pada Anak  

Selain faktor genetika, transisi waktu juga ikut andil, seperti : hari pertama masuk kuliah, menikah dan memiliki bayi untuk pertama kali dapat membuat seseorang mengalami gangguan kepanikan.

Apa resiko memiliki gangguan kepanikan?

Anda yang memiliki gangguan kepanikian akan membatasi diri Anda dari beragam hal yang Anda rasa mengancam keselamatan seperti naik pesawat terbang atau berjalan di atas jembatan.

Anda akan sangat takut menghadapi hal yang Anda tak sukai atau kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan Anda. Anda juga bahkan bisa mengalami sesak nafas atau bahkan pingsan saat gangguan kepanikan menyerang.

Apa gejala dari gangguan kepanikan?

Gejala gangguan kepanikan biasanya mulai terlihat saat remaja hingga berusia 25 tahun. Gangguan kepanikan seringkali muncul tanpa gejala dan berlangsung singkat antara 10 hingga 20 menit.

Pada tingkat yang sudah serius gangguan dapat berlangsung hingga beberapa jam. Gejala yang ditunjukkan setiap penderita berbeda-beda satu sama lain.

Gejala yang biasa terjadi pada penderita gangguan kepanikan adalah: jantung yang berdebar-debar, sulit bernafas, berkeringat, gemetar, sakit kepala dan mati rasa pada tangan atau kaki.

READ:  6 Manfaat Mengkonsumsi Buah Jeruk Bagi Kesehatan Tubuh

Gejala tersebut bisa saja muncul tanpa alasan pada penderita gangguan kepanikan yang lebih serius dan tidak dapat diprediksi. Bisa saja seorang penderita gangguan panik mengalami sedikit atau semua gejala yang mungkin terjadi.

Bagaimana mendeteksi gangguan kepanikan?

Jika Anda mengalami serangan panik untuk pertama kali, Anda pasti mengira Anda terkena serangan jantung. Oleh sebab itu Anda dapat meminta bantuan medis untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda.

Jangan lebih dulu meyakini Anda mengalami sekadar gangguan panik. Dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyakit Anda karena bisa saja serangan panik yang terjadi memang gejala penyakit jantung.

Bagaimana mengobati gangguan kepanikan?

Pengobatan gangguan kepanikan lebih ditekankan pada pengobatan gejala yang mungkin terjadi. Tentu saja diperlukan terapi dan pemeriksaan medis yang spesifik dalam menentukan jenis obat yang dapat dikonsumsi oleh pasien.

Jenis obat yang mungkin diberikan pada penderita gangguan kepanikan adalah fluoxetine, paroxetine dan sertraline.

Bagaimana mencegah gangguan kepanikan agar tidak terulang kembali?

Pada dasarnya gangguan kepanikan merupakan sesuatu yang spontan dan tidak bisa dicegah. Namun Anda dapat melakukan sesuatu untuk mengurangi gejala yang mungkin terjadi dengan mengurangi penggunaan kafein dan alkohol.