7 Do’s and Don’ts Saat Wawancara Kerja

7 Do's and Don'ts Saat Wawancara KerjaCongratulations! Setelah berbulan-bulan mencari, beberapa kali mungkin menemui jalan buntu, Anda akhirnya telah dipanggil untuk melakukan wawancara kerja.

Sekarang bagaimana?

Bahkan melebihi resume yang baik, kinerja yang baik dalam wawancara adalah suatu keharusan untuk setiap pencari kerja dalam mendapatkan posisi permanen. Agar bisa lolos dalam tahap wawancara, para ahli berbagi rahasia proses, termasuk apa yang dapat membantu dan apa yang dapat merusak kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan.

Loading...

Berikut adalah 5 hal yang perlu Anda lakukan, dilansir dari BusinessNewsDaily.com:

1. Spesifik

Apa yang bisa benar-benar membuat pewawancara senang dan membedakan Anda dari kandidat lainnya? Menjadi spesifik. Jika Anda melampaui target penjualan dari tahun sebelumnya, seberapa banyak perbedaannya? Apakah itu 5 persen atau 20 persen?

Tidak ada satu kata atau frase yang dapat diterapkan secara universal dalam situasi ini, tetapi menambahkan pernyataan ukuran untuk menjelaskan keahlian dan keberhasilan Anda benar-benar dapat meningkatkan wawancara Anda. — Abby Bedecs, account executive ?di Gregory FCA

2. Soroti Keterampilan Anda

Proses wawancara adalah kesempatan bagi kandidat untuk menunjukkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk secara efektif melakukan pekerjaan. Kandidat harus mengambil setiap kesempatan untuk menceritakan bagaimana pengalaman sebelumnya memberikan keahlian yang mungkin akan membawa kesuksesan dalam peran tertentu. – Travis Railsback, executive director di University of Alabama Career Center

3. Fungsional

Gunakan kata-kata yang menyampaikan fungsi yang digunakan oleh pewawancara Anda. Kandidat sering lebih memilih kata-kata yang bersifat teoretis atau? filosofis daripada fungsional dan observable.

Jelaskan apa yang tampak seperti ketika Anda melakukan ini. Anda ingin pewawancara untuk melihat dan menghargai kegiatan ini. Kata-kata yang membuat gebrakan dengan pewawancara meliputi: manajemen proyek, hasil, penilaian, keputusan berdasarkan data, dan umpan balik. – Steve Langerud, konsultan kerja dan wakil direktur ?pembangunan global di Maharishi University of Management

4. Soroti Kemampuan Anda Bekerja Dalam Tim

Cobalah untuk selalu menyelipkan kata “kami” dalam contoh-contoh yang Anda berikan tentang pekerjaan yang Anda lakukan. Calon atasan Anda tertarik pada prestasi pribadi Anda, tetapi jika Anda dapat memberikan referensi bagaimana Anda memainkan peran Anda dalam lingkungan tim, itu menunjukkan seberapa baik Anda bekerja dengan orang lain. Hal ini akan membuat Anda menonjol. — Mel Carson, pendiri Delightful Communications

5. Gigih

Sering selama wawancara kerja, kandidat diminta untuk menggambarkan diri mereka. Dalam keadaan demikian, kata yang baik untuk menjawabnya adalah ‘ketekunan’.

READ:  6 Kesalahan yang Perlu Dihindari Ketika Sudah Sukses

“Seorang karyawan yang gigih terus bekerja mencari solusi – bahkan dalam situasi sulit. Ketika orang lain mungkin menyerah, karyawan yang gigih akan melihat masalah dari sudut yang berbeda, misalnya dengan menanyakan hal yang tidak konvensional atau mencari nasihat dari sumber yang tidak biasa. – Timothy Wiedman, ?Profesor Manajemen Sumber Daya Manusia ?di Doane College

Berikut adalah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan:

1. Menggunakan Kepastian

Kata-kata yang menyatakan kemutlakan, seperti “selalu” atau “tidak pernah,” harus hati-hati ?digunakan dalam sebuah wawancara. Sangat sedikit hal yang mutlak dalam hidup, dan itu terutama berlaku dengan orang-orang di dunia bisnis.

Dengan ?mengatakan, “Saya selalu melakukan ini,” Anda mungkin memberikan kesan bahwa Anda ?tidak jujur. Juga, perkataan seperti: “Saya tidak pernah melakukan ini,” Anda dapat memberi kesan bahwa Anda tidak fleksibel. Fleksibilitas dapat menjadi sifat positif yang perlu ditunjukkan.

Pastikan, jika ?Anda berurusan dengan sesuatu yang absolut, Anda tidak memberikan kesan buruk dalam hal ?integritas. – Scott Rawitsche, pendiri Collaborative Business Solution

2. Terlalu Bersemangat

Beberapa frasa dapat membuat karyawan tampak terlalu bersemangat. Mereka termasuk: Saya senang multitask, dan saya tidak punya masalah melakukan hal itu. Aku ingin tahu siapa menyuruh mereka mengatakan ini? Apakah ini berarti bahwa mereka telah diminta untuk?menyulap banyak proyek dengan program magang? Anda adalah kandidat ?cerah dan cerdas, jangan bilang Anda tidak memiliki ?masalah melakukan tugas-tugas tertentu. Naiki semua tantangan. – Amy Levy, presiden Amy Levy PR

Selain itu, Anda juga harus menghindari penggunaan istilah yang klise seperti yang banyak orang tuliskan dalam ringkasannya di LinkedIn. Pun juga dengan penggunaan kata ‘non-negotiable,’ tidak dapat dinegosiasikan.

READ:  5 Snacks Sehat Penambah Energi dan Mood Saat di Kantor

Nah, selamat mencoba. Good Luck!