3 Tips bagi Ibu Menyusui saat Sedang Sakit

Banyak ibu ingin mengetahui apakah saat sakit mereka dapat menyusui sang buah hati. Mereka khawatir bahwa penyakit mereka akan diteruskan ke bayi melalui ASI.

Pelajari hal-hal berikut dari about.com terkait saat-saat ketika Anda harus dan tidak boleh menyusui saat sakit:

Jika Anda mengalami pilek, flu atau hampir semua penyakit umum lainnya, menyusui saat sakit adalah aman dan sebenarnya masih merupakan metode pilihan untuk menyusui bayi Anda. Dengan atau tanpa menyusui, bayi Anda kemungkinan besar akan terkena penyakit Anda.

Tips bagi Ibu Menyusui

Ketika Anda sakit, tubuh Anda membuat antibodi untuk membantu melawan penyakit. Keuntungan menyusui adalah bahwa antibodi Anda akan diteruskan ke bayi melalui ASI Anda, meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi Anda.

Kekhawatiran terbesar untuk ibu menyusui saat mereka sakit tidak benar-benar terletak pada penyakit, tetapi pada obat-obatan yang mungkin perlu diambil para ibu. Selalu diskusikan obat yang ingin anda pakai dengan dokter Anda jika Anda sedang menyusui.

Gejala tertentu menyangkut ibu tentu akan membutuhkan penanganan yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya berbagai gejala ini umumnya tidak sampai melarang Anda untuk menyusui sang buah hati.

READ:  11 Makanan yang Harus Dihindari Selama Menyusui

Beberapa gejala yang biasanya timbul pada ibu adalah:

1. Demam

Salah satu gejala paling umum yang paling sering ditanya oleh para Ibu terkait boleh tidaknya menyusui adalah terkait demam. Ibu yang mengalami demam dapat terus menyusui dan sebagian besar obat-obatan yang membantu meringankan demam, seperti Tylenol (acetaminophen) dan Advil (ibuprofen), aman saat menyusui.

Jika Anda mengalami demam dalam beberapa minggu pertama setelah melahirkan, penting untuk memanggil dokter segera karena bisa mengindikasikan adanya infeksi atau komplikasi serius sebagai akibat dari kelahiran.

2. Muntah dan Diare

Penyakit yang menyebabkan muntah dan diare dapat menyebabkan dehidrasi jika tidak dikendalikan. Jika Anda seorang ibu menyusui yang mengalami gejala ini, sangat penting untuk memastikan Anda tidak mengalami dehidrasi karena dehidrasi dapat mempengaruhi jumlah susu Anda.

Apabbila muntah dan diare yang tidak terkendali dan Anda tidak dapat menahan cairan apapun, Anda harus menghubungi penyedia layanan kesehatan Anda .

3. Batuk

Batuk adalah gejala umum dari pilek dan flu. Walaupun penyakit ini menular, penyakit ini bukanlah alasan untuk berhenti menyusui. Lakukan yang terbaik untuk tidak batuk pada bayi (ketika Anda sedang menyusui) dan anda tetap harus mendiskusikan obat-obatan yang mungkin ingin anda ambil dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

READ:  Diet Aman dan Sehat Untuk Ibu Menyusui

Selain itu, anda juga harus memeriksa bahan-bahan aktif pada obat untuk membantu menentukan tingkat keamanan pada bayi anda, dan tentunya anda harus menghindari obat-obatan dengan kandungan alkohol. Jika dokter Anda meresepkan obat, selalu ingat untuk menyebutkan bahwa Anda sedang menyusui.

Tips Menjaga Kesehatan Bayi 

Untuk menghindari penyakit Anda menular kepada bayi Anda ketika Anda sakit, penting untuk melakukan beberapa tips berikut ini:

  1. Cuci tangan Anda sesering mungkin dengan sabun.
  2. Hindari bernafas dan batuk di hadapan bayi Anda (tutuplah mulut anda ketika batuk atau gunakanlah masker).
  3. Periksakan ke dokter Anda sebelum mengambil obat ketika Anda sedang menyusui.

Untuk para ibu, pastikan selalu untuk menjaga asupan makanan anda dan jaga kesehatan anda karena anda adalah tumpuan bagi sang buah hati.

(Foto: washingtonian.com)