Tren Rumah Minimalis di Tahun 2014

Seiring bertambahnya tahun, tentu juga akan terjadi berbagai perubahan dan penyesuaian dalam banyak hal, termasuk rumah sebagai tempat tinggal kita.

Tahun 2013 memiliki tren yang tentu akan berbeda nantinya dengan tahun baru 2014 sekarang ini.

Meskipun konsep minimalis yang ditawarkan tetap sama namun dalam pengaplikasiannya cukup unik dan berbeda yang akan memberikan warna dan kesan tersendiri kepada pemiliknya.

Loading...

Rumah Minimalis

Berdasarkan adaptasi dan beberapa perkiraan perubahan yang akan terjadi, tren rumah minimalis akan tetap bertahan pada konsep sederhana dengan keterbatasan lahan, namun permainan warna, modifikasi dan desain justru diciptakan lebih menarik.

1. Untuk warna

Di tahun lalu lebih ditonjolkan warna-warna terang nan mencolok, termasuk pada interior rumah.

Pada tahun 2014 ini, diprediksi tren warna rumah minimalis akan diberi warna lembut namun cerah seperti warna-warna pastel, krem, kuning cerah, dan warna warna pupus seperti debu untuk memberikan kesan lebih nyaman, tenang dan alami.

Warna mencolok mulai ditinggalkan dan akan kembali pada warna yang kalem yang menenangkan.

READ:  Cat Warna Terbaik Untuk Kamar Bayi

Ini mempertimbangkan akan begitu banyak tekanan di hari-hari ke depan, mengingat mobilitas masing-masing orang yang semakin meningkat, dan Anda tentu akan membutuhkan tempat istirahat yang menenangkan.

2. Untuk desain bangunan

Berbeda dengan tahun lalu yang cenderung tegas dan klasik ,sekarang akan terjadi kebalikannya. Unsur desain lembut nan berkelas dengan aksen kayu jati putih akan diminati, dibanding kayu jati biasa yang terlalu berkesan antik.

Akan cukup banyak pengurangan-pengurangan pada unsur tegas sudut-sudut rumah, dengan banyak kurva dan lekukan untuk memberi kesan yang lebih fleksibel.

3. Tema yang ditawarkan

Mengikuti warna dan desain, akan menonjolkan sisi alamiah atau natural. Berbeda dengan tahun 2013 yang menonjolkan unsur metal seperti rak aluminium, kusen aluminium, pagar stainless, maka 2014 akan lebih alami dengan konsep daur ulang kayu untuk rak dan lemari, tanpa harus melakukan penebangan hutan.

Selain itu konsep kayu akan lebih natural dan menenangkan dengan tema  kembali ke alam.

4. Kembali ke alam

Dengan mengutamakan kontak dengan udara luar dan tidak lagi tertutup, akan tersedia ruang cukup lebar untuk sirkulasi udara.

READ:  6 Tips Menyulap Kamar Kos Jadi Lebih Menarik dan Menyenangkan

Ddengan mendesain eksterior yang terkesan bergabung dengan ruang utama seperti pembuatan teras depan dan belakang yang tidak kaku, dilengkapi tanaman sederhana dengan jendela-jendela besar pada tiap ruangan.

5. Space yang cukup luas

Adanya space antar masing-masing ruang, mengurangi interior nan ribet dan terlalu penuh. Sediakan sedikit ruangan agar lebih lega dan terasa menambah ruang gerak.

Hal ini dapat disiasati dengan mengurangi perabotan besar dan cukup memakai perabotan yang minimalis.

Misalnya dengan menghindari tangga beton yang memakai cukup besar ruang dan menggantinya dengan tangga lingkar yang simple dan tidak menggunakan banyak ruang, memasang tempat tidur yang dilengkapi cabinet agar mengurangi pemakaian rak dan lemari di kamar.

6. Menghindari sekat-sekat

Cukup dengan menciptakan ruangan lurus memanjang seperti hall, ditambah furniture sederhana dan dilengkapi perabot yang memberikan identitas bagian tertentu dikhususkan untuk kegiatan tertentu.

Misalnya anda cukup menempatkan TV untuk menandakan bagian ini adalah ruang keluarga, atau cukup menempatkan meja makan dan dapur minimalis untuk menandakan ini adalah dapur.

READ:  Tips dan Trik Dekorasi Rumah Minimalis

**

Dari prediksi rumah minimalis di tahun 2014 ini, maka anda dapat mulai berimajinasi dengan pikiran anda untuk menciptakan rumah yang nyaman namun tetap mengikuti tren yang ada. Selamat mencoba!