4 Tips Untuk Mengatasi Overhidrasi

Air merupakan komponen terpenting yang paling dibutuhkan oleh tubuh Anda. Mengonsumsi air dalam jumlah sedikit akan menyebabkan Anda mengalami dehidrasi. Namun minum air berlebih juga rupanya bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda.

Itulah sebabnya para ahli menyarankan untuk mengonsumsi paling tidak 8 gelas air setiap hari.

Mengatasi Overhidrasi

Loading...

Seorang ahli gizi asal Meksiko pernah memaparkan bahwa menkonsumsi air dalam jumah yang berlebih dapat memberi konsekuensi yang signifikan bagi organisme.

Tindakan ini bukan hanya akan menghilangkan sejumlah air dalam tubuh, tetapi juga dapat menghilangkan komponen penting dari tubuh Anda saat buang air kecil, misalnya kalium, magnesium serta natrium. Hilangnya komponen penting tersebut kemudian dapat menyebabkan Anda mengalami masalah ginjal dan jantung.

Seperti yang Anda ketahui, segala hal yang berlebihan tentu tidak selalu baik, begitu juga dengan asupan air yang terlalu banyak.

Overhidrasi atau kelebihan cairan sebenarnya memiliki dampak yang sama buruknya dengan dehidrasi. Hal ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan cairan dalam darah, sehingga mengakibatkan penurunan jumlah garam dalam jaringan tubuh.

READ:  7 Manfaat Mengejutkan dari Minum Kopi

Overhidrasi kebanyakan dialami oleh mereka yang berprofesi sebagai atlet. Saat berolahraga, tubuh mereka akan kehilangan banyak cairan serta kandungan garam dalam tubuh, akan tetapi terkadang mereka hanya mengganti cairan yang hilang tanpa menambah asupan garam untuk tubuh mereka.

Sebagian besar atlet terus disadarkan akan pentingnya mengkonsumsi air dan menjaga asupan cairan dalam tubuh untuk mencegah terjadinya dehidrasi serta bahaya yang bisa saja mereka alami. Namun mencegah dehidrasi bukan berarti Anda harus minum air dengan jumlah yang terlalu banyak karena hal ini dapat berujung pada hiponatremia.

Hiponatremia merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika kadar natrium darah dalam tubuh tidak normal, ini biasanya terjadi saat Anda mengkonsumsi banyak air tetapi tidak mengimbanginya dengan natrium.

Di bawah ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi overhidrasi dan mencegah terjadinya hiponatremia:

Tips pertama: Kenali Gejalanya

Anda harus mengenali gejala-gejala tidak normal yang mungkin sedang Anda alami.

Hiponatremia bisa mengakibatkan terjadinya beberapa gejala sekaligus dalam tubuh Anda, misalnya saja mual, keseringan sakit kepala, serta hilangnya nafsu makan. Selain itu Anda juga akan merasa sangat sensitif dan selalu merasa gelisah.

READ:  Ini Cinta Atau Penyakit Jantung?

Tips kedua: Diet

Saat Anda sedang berdiet, Anda harus memberi perhatian lebih pada diet Anda selama beberapa jam terakhir. Apabila Anda hanya mengkonsumsi sedikit makanan, jangan minum terlalu banyak air karena hal ini dapat menyebabkan overhidrasi.

Tips ketiga: Makanan Bergaram Tinggi

Jika Anda termasuk mereka yang sangat aktif dan memiliki banyak aktivitas, jangan ragu untuk sesering mungkin mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi, namun cukup dalam jumlah yang kecil untuk menghindari terjadinya kejutan dalam sistem tubuh Anda.

Hiponatremia dapat diringankan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung natrium

Tips keempat: Konsultasi ke Dokter

Apabila gejala masih terus Anda alami, segeralah periksakan ke dokter. Gejala yang bertahan menandakan bahwa Anda membutuhkan pengobatan medis yang cukup serius.

**

Asupan air yang diperlukan tubuh setiap harinya tergantung pada seberapa besar pengeluaran cairan yang dilakukan oleh tubuh Anda. Hal lain yang juga memiliki peran penting antara lain iklim, kelembaban, usia, dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

READ:  Tips dan Cara Melindungi Bibir dari Kerusakan Akibat Matahari

Maka dari itu setiap orang membutuhkan konsumsi air dengan jumlah yang berbeda-beda, seorang atlet bulutangkis tidak mengonsumsi air sama banyaknya dengan yang dikonsumsi oleh atlet marathon dan lain sebagainya.

Air mewakili lebih dari setengah berat badan Anda. Jadi, sangat disarankan untuk minum air secukupnya agar cairan dan natrium dalam tubuh Anda terjaga keseimbangannya.