6 Tips Cerdas Memilih Obat Bebas

Tips Cerdas Memilih Obat BebasSaat anda sedang flu, batuk dan pilek yang tidak menyenangkan, biasanya anda akan secara otomatis ingin mengonsumsi obat yang praktis.

Anda akan membeli obat secara bebas yang dijual tidak hanya di apotik tanpa resep dokter, namun juga di toko dan supermarket terdekat, hingga warung di pinggir jalan.

Hal serupa juga sering terjadi saat kita mengonsumsi obat dokter namun karena ada gejala ringan yang masih kita rasakan, kita akan membeli obat secara bebas dan mengonsumsinya.

Loading...

Istilah obat warung atau obat bebas sering dikonsumsi karena sebagian besar orang meyakini jika obat-obatan tersebut tidak menimbulkan efek samping berlebih dan tergolong obat ringan yang cocok dengan berbagai penyakit yang ringan pula.

Obat warung sendiri merupakan istilah yang dalam bahasa kerennya disebut OTC Medicine atau Over-The-Counter Medicines karena obat semacam ini memang hampir selalu ada di setiap etalase toko.

Sedangkan menurut FDA (Food and Drug Administration), sebuah lembaga kesehatan di Amerika Serikat, obat yang termask dalam obat bebas adalah obat pereda gejala flu, obat sakit kepala, penghilang nyeri, hingga suplemen makanan dan minuman.

READ:  7 Tips Mencapai Kesejahteraan

Obat warung atau obat bebas memang diminati karena harganya yang relatif murah sehingga juga dapat dikonsumsi masyarakat kelas atas hingga bawah. Namun di balik segala kelebihannya, ada beberapa tips yang perlu anda perhatikan dalam pembelian obat bebas tersebut.

1. Hanya Untuk Pertolongan Pertama

Obat bebas yang dijual dimana saja tergolong obat legal karena kita malah dianjurkan untuk menyimpan obat-obat tersebut sebagai pertolongan pertama di kala sakit.

Namun, jika sakit masih terus berlanjut lebih dari 2 atau 3 hari, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik dan tepat.

2. Ketahui Kandungan Obat

Sebelum meminum obat, sangat perlu diketahui kandungan obat tersebut dan baca aturan pemakaian dengan jelas untuk memastikan bahwa kita tidak memiliki alergi terhadap obat tersebut.

3. Sesuaikan dengan Penyakit

Saat anda batuk misalnya, peratikan apakah batuk tersebt termasuk jenis batuk kering atau batuk berdahak. Batuk kering biasanya disebabkan oleh iritasi, sedangkan batuk berdahak disebabkan oleh virus atau bakteri sehingga tubuh mengeluarkna lendir sebagai bentuk perlawanannya.

READ:  Manfaat Teh Hijau Pada Masa Kehamilan

Sesuaikan obat tersebut dengan penyakit anda, jika perlu tanyakan kepada apoteker setempat.

4. Dosis yang Pas

Gunakan obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan tertera dalam kemasan obat tersebut. Hindari untuk mengonsumsi obat secara berlebihan atau bersamaan dengan obat bebas lainnya.

Biasanya dalam kemasan juga disebutkan bahwa obat tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan beberapa obat yang mengandung bahan tertentu. Hal ini untuk menghindari dosis ganda yang masuk ke dalam tubuh,

5. Perhatikan Komposisi

Dalam memilih obat warung, perhatikan juga komposisinya. Misalnnya jika anda memiliki masalah gangguan perut, sebaiknya hindari obat-obatan yang mengandung asetosal, ibuprofen, dan asam mafenamat.

6. Jika Bersamaan dengan Obat Resep

Jika anda terbiasa minum obat warung atau obat bebas, sementara pada saat bersamaan anda mengonsumsi obat dari resep dokter, tanyakan kembali ke dokter anda sebelum anda membeli obat warung tersebut.

Pasalnya, obat bebas dapat berinteraksi dengan obat dari dokter dan ada kemungkinan memberi efek yang berbeda terhadap proses dan lama waktu menyembuhan penyakit anda.