5 Jenis Makanan Untuk Detoksifikasi Tubuh

Setiap harinya tubuh bisa terpapar polusi di lingkungan sekitar yang membawa radikal bebas. Sebut saja debu, asap rokok, sampai  knalpot kendaraan,  semua berpotensi mengganggu kesehatan. Padahal, sebagaimana telah banyak diketahui, radikal bebas bisa memicu penyakit berbahaya seperti kanker.

Maka untuk menghindari polusi, bepergian ke tempat sejuk atau menghirup udara pagi bisa menyegarkan kembali metabolisme tubuh kita. Sayangnya, bagi masyarakat perkotaan, privilese tersebut belum tentu bisa dirasakan setiap hari.

Jenis Makanan Untuk Detoksifikasi Tubuh

Loading...

Banyak situasi dimana masyarakat perkotaan terpapar radikal bebas tanpa bisa dihindari. Misalnya saja saat terjebak dalam kemacetan, hanya masker yang mencegah pernapasan dari menghirup udara polusi. Langkah kecil yang tak cukup melindungi dari radikal bebas.

Oleh karenanya, kita perlu perlindungan  dari dalam tubuh. Dengan membuang racun padanya atau yang biasa disebut langkah detoksifikasi.

Makanan untuk Detoksifikasi

Sebenarnya tak ada makanan yang benar-benar memiliki fungsi detoksifikasi, demikian menurut Nathalie Negro, seorang pakar nutrisi resor penurunan berat badan Thermes de Brides-les-Bains, Prancis, dikutip dari Yahoo News, Rabu (22/01/14). Namun, bukan berarti makanan tak memiliki peranan sama sekali.

READ:  Tips Mengawetkan Telur

Kandungan sayur dan buah-buahan yang kaya akan potassium serta rendah garam, menjadikannya memiliki khasiat diuretik (melancarkan buang air kecil) secara efektif. Selain itu kandungan antioksidan, kebanyakan dalam bentuk pigmen, dapat mengurangi kerusakan serta memperlambat proses penuaan sel.

Jika ingin menu yang lebih sehat, berikut ini lima makananan yang kaya akan semua manfaat tersebut:

1. Tomat

Selain kaya potassium dengan kandungan mencapai separuh dari jumlah mineralnya, tomat jug kaya lycopene, pigmen berwarna merah terang serta antioksidan yang dikenal membanu mengurangi resiko kanker prostat, perut, dan lainnya.

Sebagai tambahan, tingkat keasaman pada tomat menyetimulasi sekresi cairan pencernaan yang memudahkan turunnya makanan.

2. Bayam

Selain kaya potassium, bayam adalah sumber yang baik beragam vitamin dan mineral lainnya, termasuk provitamin A, magnesium, folate dan vitamin K. Tak lupa vitamin C, yang meningkatkan sistem ketahanan tubuh untuk mengatasi bakteri dan virus yang sering menyerang.

3. Adas

Kaya serat dan rendah kalori, bulir adas merupakan salah satu sayuran yang membuat perasaan kenyang dengan mengurangi hasrat akan makanan tinggi kalori. Daun dan biji sayuran ini yang kaya akan antioksidan sering dimanfaatkan sebagai teh herbal untuk mempelancar pencernaan.

READ:  7 Perawatan Kecantikan 'Do-It-Yourself'

4. Artichoke

Artichoke, semacam bunga yang bisa dimakan sebagai sayuran, memiliki dosis magnesium yang menyehatkan. Mineral ini membantu mengatur pola tidur, mood, dan stress. Terlebih lagi, kandungan seratnya yang tinggi membantu perasaan kenyang serta menjaga kesehatan pencernaan. Artichoke juga kaya potassium yang menjadikannya memiliki khasiat diuretik

5. Lobak hitam

Ubi yang satu ini memiliki kulit berwarna hitam yang saat dikupas menyibakkan daging putihnya yang lezat nan renyah. Lobak hitam mengandung sulfur yang menyetimulasi kantong empedu dan hati, yang meningkatkan fungsi usus.

Namun, bagi penderita batu empedu mesti menghindari makanan ini dikarenakan memicu resiko hepatic colic.

**

Itulah daftar 5  makanan yang dapat membantu detoksifikasi melalui khasiat diuretiknya. Lain kali jika menyantap lalapan yang ada tomatnya, jangan disisakan. Semoga bermanfaat.

(foto: Shutterstock)