3 Manfaat Manis di Balik Kelezatan Es Krim

Yummy! Itulah sensasi rasa makan es krim. Siapa yang tidak suka es krim? Es krim merupakan salah satu jenis dessert paling laris yang disukai seluruh lapisan masyarakat dunia. Seakan es krim tidak memilih siapa yang dapat mengonsumsinya, karena jelas es krim pantas untuk disukai.

Manfaat Es Krim

Asal usul siapa pencipta es krim hingga kini masih menjadi perdebatan. Hal ini dikarenakan es krim muncul atas ide-ide berbeda yang tidak hanya berasal dari satu negara saja.

Loading...

Seperti konon disebutkan bahwa seorang Kaisar Nero gemar meletakkan buah-buahan ke dalam kotak berisi es, sehingga buah-buahan beku tersebut dapat ia nikmati. Dari ide tersebut gagasan es krim pun semakin berkembang.

Ada juga yang mengatakan bahwa sebenarnya penduduk cina sudah menikmati es krim dengan cara membekukan susu di abad ke-13. Begitu beragam sejarah es krim. Namun pada umumnya diketahui es krim sangat populer di abad ke-16, di benua Eropa ketika salah satu orang Italia membua kedai es krim pertama.

READ:  5 Keuntungan Makan Es Krim

Hingga kini, perkembangan es krim seakan tak ada habisnya. Berbagai rasa, varian dan bentuk, membuat es krim sebagai makanan beku yang tak boleh dilewatkan.

Rasa es krim yang nikmat dan cenderung manis, menuai pertanyaan apakah es krim dapat membuat gemuk?

Sebuah penelitian kesehatan mengatakan bahwa es krim sebenarnya tidak membuat gemuk karena kandungan protein dan lemak yang ada dalam es krim sebenarnya ada jenis yang menyehatkan. Hanya saja, terkadang es krim dinikmati dengan beberapa topping yang bisa jadi sumber lemak tak sehat.

Nah, apakah anda tahu berapa banyak manfaat di balik kelezatan es krim, berikut ulasannya.

1. Baik Untuk Kesehatan Tulang

Sebagian besar es krim memang terbuat dari susu, dimana susu merupakan salah satu sumber kalsium yang bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Selain itu, sisa 1% dari kalsium di dalam tubuh juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi-fungsi penting lainnya seperti sekresi hormonal, transmisi saraf dan yang lainnya.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Mayoritas orang Indonesia sering mengatakan bahwa es sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat membuat pilet dan batuk. Padahal, menurut penelitian dalam bidang kesehatan, es krim justru bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

READ:  Rheumatoid Arthritis dan Kesehatan Jantung

Hal ini dikarena dalam es krim terkandung berbagai jenis vitarim seperti vitamin A, B-6, B-12, C, D dan E. Tak hanya itu, es krim juga mengandung tiamin, riboflavin dan vitamin K yang mampu mencegah pembekuan darah.

Hanya saja, batuk dan pilek dapat terjadi jika bahan pembuat es krim tersebut mengandung gula yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan.

3. Menstimulasi Otak

Mengonsumsi es krim ternyata juga baik untuk otak karena dapat merangsang terbentuknya thrombotonin. Thrombotonin sendiri merupakan hormon yang disebut hormon kebahagiaan. Zat ini dapat membantu mengurangi stres dan merilekskan pikiran.

Es krim yang berbahan dasar susu juga mengandung L-triptophane, yaitu zat yang berfungsi sebagai obat penenang alami.  L-triptophane yang terdapat dalam es krim juga dapat menenangkan sistem saraf dan sangat bermanfaat bagi para penderita insomnia. 

***

Itulah 3 manfaat es krim yang tidak hanya lezat di mulut, namun juga ‘lezat’ bagi kesehatan kita. Konsumsilah es krim dengan batas yang wajar dan nikmati manfaatnya!

(foto : ivstatic.com)