5 Alasan Mengapa Ipad Buruk Untuk Tumbuh Kembang Anak  

Saat ini, kebanyakan orang tua lebih memilih untuk memberikan anak mereka sebuah iPad dibanding membelikan mereka sebuah buku bacaan atau permainan.

Meskipun iPad juga menyediakan aplikasi untuk buku bacaan dan berbagai macam permainan namun ini tidak bisa dikatakan sebagai cara yang cukup, khususnya untuk mengisi kebahagiaan masa kecil anak.

Perdebatan dan berbagai macam diskusi mengenai hal ini juga belum menemukan titik temu, namun terdapat beberapa alasan kuat yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para orang tua tidak memberikan ipad kepada anak, yang terdapat pada artikel berikut.

Loading...

Mengapa Ipad Buruk Untuk Tumbuh Kembang Anak

Berikut adalah 5 alasan mengapa iPad buruk untuk tumbuh kembang buah Anda.

1. Menghasilkan Aktivitas Fisik Yang Rendah

Perangkat digital seperti iPad memang menyediakan banyak sumber informasi dan kebutuhan saat ini tetapi tidak digunakan untuk kebutuhan anak. Saat ini semakin banyak anak-anak yang menghabiskan waktu dengan menggunakan ipad sehingga semakin sedikit waktu untuk mereka bergerak.

Mereka lebih menikmati bermain games yang ada di iPad dibandingkan bermain bersama teman mereka. Kecanduan iPad dapat membuat mereka kurang tertarik dalam melakukan aktivitas fisik seperti bermain bola, kriket, atau permainan lainnya yang bisa menggerakkan tubuh mereka.

READ:  Tingkatan Tumbuh Kembang Bayi Usia 0 – 6 Bulan

2. Mengurangi Keinginan Untuk Membaca

Meski terdapat banyak aplikasi bacaan yang ditawarkan iPad, namun untuk anak-anak akan lebih baik untuk mereka menggunakan buku untuk membaca, bukannya menggunakan iPad. Hal ini dikarenakan semakin mereka menggunakan buku sebagai sarana membaca, maka semakin tinggi pula tingkat keinginan mereka untuk membaca.

Meskipun bisa membuat anak serasa membaca buku, namun iPad kurang efektif untuk dijadikan sebagai sarana membaca anak. Hampir bisa dipastikan bahwa mereka akan lebih memilih menggunakan iPad untuk bermain game dibanding membaca.

3. Buta Akan Nilai Pertemanan

Akan lebih baik untuk anak-anak memahami nilai hubungan dengan kehidupan sekitar dimulai dari kecil. Jika seorang anak hanya menghabiskan waktu dengan menggunakan iPad sebagai temannya, maka mereka tidak akan pernah merasa bagaimana rasanya menjalin pertemanan.

Anak-anak sebaiknya membuat hubungan emosional dengan teman-teman dengan cara bermain bersama untuk membantu pertumbuhan yang lebih baik, bukannya berteman dengan gadget.

4. Menghilangkan Tingkat Konsentrasi Anak

Penelitian telah membuktikan bahwa terlalu banyak menstimulasi sensorik, baik dari  mendengar jenis musik keras, TV, atau internet dapat merusak kemampuan anak-anak untuk berkonsentrasi. Bahkan dampak negatif dari ini dapat mempengaruhi perilaku anak ke depannya.

READ:  Liburan sambil Mendidik Anak? Kenapa Tidak?

Jadi, disarankan mengurangi atau menghindari menggunakan gadget seperti ipad bagi anak-anak Anda.

5. Miskin Akan Kemampuan Imajinasi dan Kreatifitas

Untuk melatih tingkat imajinasi dan kreatifitas seorang anak seperti yang kita ketahui haruslah berdasarkan kegiatan yang mereka lakukan sewaktu kecil. Beberapa jenis permainan juga sangat membantu untuk melatih hal tersebut.

Tetapi bagaimana dengan anak yang sudah menggunakan teknologi sejak dini?

Ketika gadget seperti iPad digunakan anak-anak, maka secara perlahan dapat memnghilangkan daya imajinasi dan kreativitas mereka karena iPad menyajikan mereka detail visual dan audio dalam sebuah cerita atau permainan sehingga membuat daya imajinasi dan kreatfitas mereka tidak digunakan dan tidak berkembang.

**

Demikian beberapa alasan untuk para orang tua yang sebaiknya tidak memberikan anak gadget seperti iPad untuk keseharian mereka. Akan lebih baik untuk anak mengisi waktu kecil mereka dengan bermain permainan yang dapat membuat mereka berpartisipasi langsung, bukannya hanya bermain di balik layar iPad.

Anak-anak yang berada di bawah usia 5 tahun masih harus dibekali dengan keinginan membaca dan mengasah kemampuan imajinasi mereka, bukan melalui media seperti iPad. Dengan digitalisasi, masa kecil anak saat ini sudah mulai kehilangan pengalaman mereka, yuk hindarkan anak Anda dari hal tersebut.

READ:  Tips Memilih Mainan Untuk Si Kecil

Semoga bermanfaat.