Brokoli: Si Hijau Kaya Manfaat Kesehatan

Brokoli adalah sayuran hijau dengan kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Sebagaimana dilansir care2.com, disebutkan bahwa menurut sebuah studi kanker yang diterbitkan Johns Hopkins University menunjukkan bahwa brokoli mencegah perkembangan tumor sebesar 60 persen dan membantu mengurangi ukuran tumor sebesar 75 persen.

Temuan ini hanya salah satu dari sekian banyak manfaat kesehatan dari brokoli. Brokoli adalah powerfood bagi Anda.

Loading...

manfaat brokoli

Ingin tahu berbagai manfaat lainya dari brokoli? Berikut kami sajikan beberapa manfaat kesehatan brokoli dari care2.com:

1 . Pencegahan Kanker

Brokoli mengandung glucoraphanin, yang diproses tubuh menjadi senyawa anti – kanker sulforaphane. Senyawa ini membersihkan tubuh dari H. pylori, bakteri yang ditemukan sangat meningkatkan risiko kanker lambung.

Selain itu, brokoli mengandung indole – 3 -carbinol, senyawa antioksidan yang kuat dan anti – karsinogen yang bermanfaat tidak hanya menghambat pertumbuhan kanker payudara, kanker leher rahim dan prostat, namun juga meningkatkan fungsi hati. Brokoli melawan kanker, meningkatkan kekebalan seperti sayuran lain seperti kembang kol, kubis Brussel dan kubis.

READ:  5 Alasan Pentingnya Mengurangi Asupan Garam

2 . Mengurangi Reaksi Alergi dan Peradangan

Brokoli merupakan sumber yang sangat kaya akan kaempferol dan isothiocyanates, keduanya adalah phyto nutrisi anti – inflamasi.

Penelitian telah menunjukkan kemampuan kaempferol untuk mengurangi dampak zat alergi yang terkait pada tubuh kita. Brokoli bahkan memiliki sejumlah besar asam lemak omega 3, yang juga kita ketahui sebagai anti – inflamasi.

3 . Antioksidan Powerfull

Dari semua sayuran, brokoli berdiri sebagai sumber vitamin C yang paling terkonsentrasi, ditambah kandungan flavonoid yang diperlukan bagi vitamin C untuk mendaur ulang secara efektif.

Kandungan lain yang juga terkonsentrasi dalam brokoli adalah karotenoid lutein, zeaxanthin, dan beta -karoten, yang merupakan antioksidan kuat lainnya.

4 . Kesehatan Tulang

Brokoli berisi kandungan kalsium dan vitamin K yang tinggi. Dan patut Anda ketahui bahwa kedua zat ini amat penting untuk kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis. Dengan demikian brokoli sangatlah bermanfaat dalam merawat kesehatan tulang Anda.

5 . Kesehatan Jantung

Sifat anti – inflamasi dari sulforaphane, salah satu isothiocyanates ( ITC ) dalam brokoli, mungkin dapat mencegah (atau bahkan membalikkan) beberapa kerusakan pada lapisan pembuluh darah yang dapat disebabkan oleh peradangan karena masalah gula darah kronis.

READ:  Mengenal Kepribadian Psikopat

6 . Detoksifikasi

Glucoraphanin, gluconasturtiin dan glucobrassicin adalah fitonutrien khusus yang mendukung semua langkah dalam proses detoksifikasi tubuh, termasuk aktivasi, netralisasi dan penghapusan kontaminan yang tidak diinginkan. Ketiga zat ini ada pada brokoli dalam kombinasi sempurna.

Brokoli juga mengandung isothiocyanates (yang juga berfungsi melawan peradangan) yang membantu mengendalikan proses detoksifikasi pada tingkat genetik.

7 . Fungsi Diet

Brokoli adalah karbohidrat cerdas dan tinggi serat, yang membantu dalam proses pencernaan, mencegah sembelit, mempertahankan gula darah rendah, dan mengendalikan pola makan berlebihan.

Selain itu , secangkir brokoli memiliki protein seperti halnya secangkir beras atau jagung dengan setengah kalori.

8 . Alkali Bagi Tubuh Anda

Seperti banyak sayuran, brokoli membantu menjaga seluruh tubuh dalam mengurangi kadar asam dalam tubuh, yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

9. Mengurangi Kolesterol

Sebagaimana kita ketahui pula bahwa brokoli merupakan asupan makanan yang dilengkapi dengan serat. Dengan adanya serta maka akan berfungsi dalam mengikat kolesterol dan membantu mengeluarkannya dalam proses pencernaan.

Dengan begitu, selain kolesterol dapat berkurang, brokoli juga memperlancar buang air besar.

READ:  Apa itu Infeksi Staph?

***

Brokoli sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Oleh sebab itu, mulai biasakan anak-anak Anda dan juga Anda sendiri untuk lebih sering memasukkan brokoli sebagai makanan sehari-hari.

(foto: kolektiv.me)