Loading...

6 Manfaat Sehat Memelihara Hewan

Penulis: Mayrani Rubrik: Keluarga, Kesehatan

6 Manfaat Sehat Memelihara HewanMengambil hewan peliharaan mungkin tampak seolah hanya memberikan tugas tambahan saja. Meskipun hewan peliharaan memang membutuhkan investasi waktu, uang, dan perawatan, penelitian menunjukkan bahwa manfaat kesehatan dari memelihara hewan lebih dari layak.

Seekor hewan peliharaan keluarga dapat membuat Anda dan anak-anak Anda menjadi lebih aktif secara fisik, meningkatkan kesehatan, dan membantu mencegah pengaruh stres, belum lagi cinta dan kasih sayang dari hewan peliharaan tersebut.

Selain kegembiraan karena semata-mata memiliki hewan peliharaan yang sehat, berikut adalah beberapa manfaat lainya, dilansir dari Everyday Health:

Loading...

1. Lebih Banyak Aktivitas Fisik

Hewan peliharaan cenderung membuat Anda dan keluarga Anda bergerak, baik untuk jalan-jalan biasa atau bermain di taman. Menurut penelitian mengenai tingkat aktivitas fisik dari 2.071 anak di Inggris, yang diterbitkan dalam International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, memiliki hewan peliharaan sangat berkorelasi dengan menjadi lebih aktif – penawar yang bagus untuk menghabiskan berjam-jam duduk di depan komputer. Hubungan antara kepemilikan hewan peliharaan dan aktivitas fisik berlaku bahkan untuk remaja.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, memiliki hewan peliharaan dapat menyebabkan trigliserida dan tingkat tekanan darah yang lebih sehat. Hasil dari studi kesehatan 20 tahun menemukan bahwa memiliki kucing menawarkan perlindungan terhadap penyakit jantung yang parah. Studi lain menunjukkan bahwa memiliki anjing membantu menurunkan denyut jantung dan tekanan darah, menurut sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology.

3. Proteksi Terhadap Alergi

“Saya telah melihat penelitian yang menyebutkan bahwa jika Anda memiliki anjing atau kucing di rumah, mungkin ada beberapa pengurangan jangka panjang dalam resiko alergi,” kata dokter anak Jonathon Gold, MD, seorang profesor di bidang pediatrics and human development di Michigan state University di Lansing.

Suatu studi, diterbitkan dalam jurnal Clinical and Experimental Allergy, menemukan bahwa memiliki kucing di rumah mengurangi kemungkinan mengi, gejala dari reaksi alergi, antara bayi dan balita. Namun, ketombe dari anjing dan kucing merupakan pemicu asma dan alergi yang kuat bagi sebagian orang, jadi jangan mengabaikan resiko ini jika Anda atau anggota keluarga lainnya sudah memiliki alergi.

4. Empati dan Kepedulian

“Memiliki hewan peliharaan mengajarkan anak-anak tentang empati dan kepedulian,” kata Dr. Gold. Ia menyarankan untuk mencocokan tingkat tanggung jawab anak terhadap hewan peliharaan dengan usia anak dan kemampuannya.

Sebagai contoh, anak usia 5 tahun mungkin bisa membantu merawat, memberi makan, dan berjalan tapi tidak bisa diharapkan untuk melakukan tugas-tugas ini sendirian. Anak-anak usia sekolah menengah mungkin dapat mengambil beberapa tanggung jawab bersama dalam merawat hewan peliharaan keluarga dengan pengingat dari orangtua.

5. Hubungan Sosial Lebih Baik

Hewan peliharaan keluarga menawarkan persahabatan, yang mungkin sangat bermanfaat bagi anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, seperti autisme, yang merasa terisolasi, kata Dr. Gold.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, hewan peliharaan juga dapat membantu membuat Anda atau anak-anak Anda merasa lebih baik setelah penolakan sosial. Penelitian lain telah menunjukkan bahwa memiliki hewan peliharaan tampaknya meningkatkan interaksi sosial antara manusia.

6. Manajemen Kesehatan Lebih Baik

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Seizure melihat manfaat dari kepemilikan hewan peliharaan keluarga dalam rumah tangga dengan seseorang yang hidup dengan epilepsi. Para peneliti menemukan bahwa memiliki hewan peliharaan mengurangi kejang dan dapat mengurangi stres dan meningkatkan kemampuan melindungi pasien. Hal ini pada gilirannya mengurangi dampak epilepsi dan, mungkin, kondisi kronis lainnya.