Loading...

Black Box, Tantangan Baru Bagi Para Pencari MH370

Penulis: Tim Redaksi Rubrik: News

TERUSKAN.COM – Datuk Seri Hishammuddin Hussein selaku Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia berjanji bahwa pencarian atas puing – puing dari pesawat Malaysia Airlines akan terus dilakukan.

Ini merupakan jawaban dari pernyataan yang dikeluarkan Najib Razak selaku Perdana Menteri Malaysia yang mengumumkan bahwa pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh di Samudera Hindia bagian selatan, pada hari Senin (24/03) kemarin.

Rute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu 8 Maret 2014 lalu

Rute penerbangan Malaysia Airlines yang hilang, Sabtu 8 Maret 2014 lalu

Loading...

Seperti yang kita tahu sebelumnya bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh Najib Razak itu terkait dengan hasil analisis data satelit Inggris yaitu Inmarsat (International Maritime Satellite).

Seperti yang dilansir oleh The Telegraph, Selasa (25/3/2014), peran Inmarsat dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 dimulai segera setelah pesawat itu hilang.

Meski komunikasi utama dan sistem pelaporan dari pesawat dimatikan, salah satu satelit Inmarsat tetap mengambil serangkaian ‘ping‘ tiap jam dari pesawat MH370, yang biasanya digunakan untuk menyesuaikan informasi waktu. Hingga akhirnya disimpulkan bahwa MH370 terbang ke koridor selatan dan posisi akhirnya ada di samudera hindia bagian selatan. Sebelah barat dari Perth.

Selain itu, terdapat masalah yang akan mengikuti dalam penemuan lokasi dari pesawat Malaysia Airlines ini. Mengangkat black box dari pesawat yang jatuh di Samudera Hindia Selatan ini merupakan tugas yang sangat berat bahkan dengan menggunakan peralatan yang canggih sekalipun.

Seperti yang kita tahu, dua black box dari pesawat ini merupakan kunci untuk menyelesaikan misteri mengapa pesawat Malaysia Airlines MH370 bisa keluar dari rute sejauh itu.

Mencari Black Box Malaysia Airlines MH370

Pada prinsipnya setiap pesawat komersial wajib membawa dua black box; Digital Flight Data Recorder yang berguna untuk mencatat kecepatan, ketinggian serta arah, dan Cockpit Voice Recorder untuk merekam percakapan kokpit dan suara lain serta pengumuman yang disampaikan oleh pilot.

2 Black Box Pada Setiap Pesawat Komersial

Ilustrasi 2 Black Box Pada Setiap Pesawat Komersial

Black box atau kotak hitam pada dasarnya berisi data penerbangan dan rekaman suara kokpit yang akan secara berkelanjutan mengirim sinyal selama kurang lebih dua minggu dengan jarak transmisi sejauh 2 hingga 3 kilometer ketika pesawat mengalami kecelakaan. Tetapi dengan lokasi yang berada di daerah terpencil seperti itu, menemukan sinyal lokasi dari black box ini merupakan hal yang sulit.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu anggota investigator pencari black box dari Air France AF447 yang jatuh di Atlantik pada 2009 sebagai tanggapan atas pencarian blackbox MH370 di samudera Hindia Selatan, “Picking up a signal from the beacon seems an outside chance”, yang berarti menangkap sinyal dari pemancar itu merupakan suatu hal yang sangat sulit.

Investigator yang juga tidak disebutkan namanya menambahkan bahwa dalam kasus Air France, sinyal dari black box tidak dapat didengar atau diterima sama sekali. Satu transmitter dari black box itu gagal menyala dan yang satunya lagi hilang setelah jatuh dan tak pernah ditemukan.

“Jadi maaf kalau saya harus pesimis tentang pendekatan ini,” ujarnya.

Dia berpesan agar lebih bisa memanfaatkan teknologi satelit dan instrument yang biasanya digunakan untuk mencari data meteorologi untuk membantu memastikan secara model matematis seperti yang dilansir oleh The New Strait Times, Selasa (25/3/2014).

Black Box Pesawat Memuat Data Selama Penerbangan

Black Box Pesawat Memuat Data Selama Penerbangan

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh investigator dalam mencari keberadaan black box serta puing – puing pesawat yang biasanya akan berdekatan. Investigator dapat menggnakan Black Box Locator yang dilengkapi dengan alat pendengar yang bisa mendeteksi sinyal dari black box di kedalam lebih dari 6000 meter atau 20.000 kaki.

Jika sinyal belum juga bisa ditemukan, maka langkah selanjutnya adalah dengan menggunakan teknologi sonar yang akan menerjemahkan kondisi laut dan menciptakan anomalinya.

Para ahli mengungkapkan bahwa ini akan menjadi operasi yang sangat lama bahkan akan memakan waktu berbulan – bulan. Seperti contoh, black box dari Air France baru ditemukan dan diangkat dalam waktu 23 bulan sejak kejadian dan ditemukan di kedalaman 3900 meter.

Sampai saat ini pun spekulasi tentang mengapa peristiwa ini bisa terjadi masih terus saja muncul. Dan itu semua akan terjawab seiring berjalannya waktu dan ditemukannya kunci dari semua ini yaitu black box dari pesawat Malaysia Airlines MH370.