Loading...

Waspada! Konsumsi Gula Berlebih Buruk untuk Kesehatan

Penulis: Maryamah Karpov Rubrik: Kesehatan

Waspada! Konsumsi Gula Berlebih Buruk untuk KesehatanTERUSKAN.COM – Gula yang umumnya sering dijadikan sebagai pemanis untuk minuman, kue atau memberikan rasa gurih pada masakan ternyata dapat menimbulkan bahaya pada tubuh Anda. Dan jika dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan kecanduaan yang parah.

Jika Anda berpikir tidak ada alasan untuk menganggap gula dapat memberikan efek buruk atau berbahaya untuk kesehatan, mungkin Anda perlu mempertimbangkannya kembali.

Penelitian telah menunjukkan bahwa gula atau pemanis tambahan dapat dikategorikan sebagai salah satu alasan masalah kesehatan. Berikut ulasannya!

Loading...

1. Tidak Memiliki Kandungan Nutrisi Penting

Gula atau lebih tepatnya pemanis tambahan diketahui memiliki nol kandungan gizi.

Gula tidak mengandung nutrisi atau mineral penting apapun yang menjadi kebutuhan tubuh kita. Selain itu, gula hanya memiliki kandungan kalori yang tinggi tetapi sama dengan kandungan kalori kosong karena hanya menambah jumlah kadar lemak dalam tubuh Anda.

2. Memberi Tekanan pada Hati

Gula memiliki kandungan fruktosa yang sangat tinggi. Gula dipecah menjadi glukosa dan fruktosa sebelum memasuki aliran darah. Sementara glukosa adalah gula sederhana dan juga diproduksi oleh tubuh. Dan untuk fruktosa, tidak memiliki manfaat fisiologis apapun.

Saat Anda mengonsumsi gula secara berlebih, maka fruktosa akan meningkat dalam tubuh Anda sehingga akan meningkatkan dan memberikan tekanan yang akan membebani  hati dan kemudian akan dipaksa untuk mengubahnya menjadi lemak.

3. Menyebabkan Penyakit Hati

Karena gula fruktosa dapat menyebabkan hati kelebihan beban, inilah yang menjadi salah satu alasan timbulnya penyakit hati seperti Non Alkohol Fatty Liver Disease atau yang disingkat dengan NAFLD. NAFLD adalah penyakit metabolik yang berhubungan dengan konsumsi gula.

4. Penyebab Diabetes

Anda mungkin sudah mendengar tentang diabetes yang merupakan salah satu penyebab diabetes.

Tubuh kita umumnya mengeluarkan hormon yang disebut insulin yang membantu dalam menghambat glukosa dalam darah. Bila Anda mengonsumsi terlalu banyak gula, maka akhirnya sel-sel Anda akan menjadi resisten terhadap insulin.

Dan insulin berhenti berfungsi secara normal dan terkadang akan mempengaruhi sekresi insulin yang akan menyebabkan banyak penyakit, salah satunya diabetes.

5. Penyebab Obesitas

Gula dan obesitas memiliki hubungan erat. Penelitian telah menunjukkan bahwa glukosa memberikan rasa kenyang ke otak Anda ketika Anda lapar, sayangnya fruktosa tidak memberikan hal yang sama.

Oleh karena itu, Anda tidak pernah bisa merasa kenyang. Karena itu,  Anda akan terus mengonsumsi makanan yang akhirnya menyebabkan terjadinya komplikasi dan menimbulkan penyakit.

Dan untuk hasil akhir, kelebihan dari fruktosa akan menghasilkan lemak berlebih dalam tubuh yang akhirnya akan berujung pada obesitas.

6. Penyakit Jantung

Saat Anda sibuk menghindari berbagai macam jenis makanan berlemak agar terhindar dari penyakit jantung, namun tetap mengkonsumsi gula, maka usaha Anda akan sia-sia.

Gula dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Anda yang sangat berbahaya bagi kesehatan jantung. Selain itu, fruktosa juga akan meningkatkan kadar trigliserida dan LDL padat dan teroksidasi di dalam tubuh Anda.

Teh atau kopi akan terasa lebih nikmat jika ditambahkan gula atau pemanis. Namun penting untuk tetap diingat, sebaiknya menggunakan takaran yang sesuai atau tidak berlebih untuk menghindari risiko atau masalah kesehatan.

Terlebih jika Anda sudah terkena diabetes atau obesitas, maka ada baiknya untuk berhenti mengonsumsi gula.

Semoga bermanfaat.

(photo: foodnetwork.com)