Loading...

Manfaat Musik Klasik untuk Janin

Penulis: Maryamah Karpov Rubrik: Keluarga, Kesehatan, Wanita

TERUSKAN.COM – Banyak dokter yang berasumsi bahwa mendengarkan musik klasik sangat baik untuk bayi, terutama saat  bayi masih berada dalam kandungan.

Musik klasik tidak hanya manjakan telinga ibu, tetapi juga akan berpengaruh untuk bayinya. Mereka percaya bahwa gelombang musik akan merangsang bayi untuk tumbuh lebih cerdas dan kreativ di masa depan.

Manfaat Musik Klasik untuk Janin

Loading...

Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa musik klasik akan membuat bayi  memutar hingga berada pada posisi normal. Selain itu, masih banyak keuntungan yang akan diperoleh seperti yang dikutip dari musicandlivesport.

Terapi

Untuk ibu yang mengalami kehamilan di atas 30 tahun memiliki risiko yang lebih saat menjalani proses kehamilan. Bukan hanya pada ibu, tetapi calon bayi juga memiliki risiko dengan tingkat bayi kecerdasan dan kreativitas di bawah.

Untuk ibu hamil yang berusia di atas 30 tahun, Anda harus mengambil lebih banyak waktu untuk berbaring dan menikmati musik klasik. Selain untuk membuat Anda rileks, juga akan meminimalkan banyak risiko buruk bagi bayi Anda.

Musik juga dapat dijadikan sebagai salah satu jenis terapi. Luangkan waktu sekitar 30 menit sebelum tidur untuk mendengarkan musik.

Contoh musik klasik dari Wolfgang Amadeus Mozart diyakini sangat efektif untuk merangsang otak kanan bayi, sehingga mereka akan berkembang lebih baik dan memiliki afektif yang baik. Semakin sering Anda melakukan kebiasaan yang baik ini, hasilnya akan lebih efektif.

Untuk bayi di dalam rahim, musik akan merangsang sel-sel otak mereka hingga akan sangat banyak, karena perkembangan yang paling cepat saat bayi berada dalam kandungan adalah sel-sel otak. Jadi, Anda harus mengambil keuntungan tersebut untuk bayi Anda.

Tidur Lebih Lelap

Bukan saja saat bayi di dalam kandungan, ketika bayi yang lahir prematur mendengarkan musik klasik sekitar 20 menit setiap harinya maka akan memperlambat denyut jantung bayi dan akan meningkatkan jumlah formula dan asupan oksigen.

Setiap lagu dengan melodi yang menenangkan dan ritme stabil juga dapat menenangkan bayi kolik atau berada dalam fase tumbuh gigi, kata Rosalie Pratt, seorang profesor musik di Universitas Brigham Young yang mengawasi penelitian prematur.

Musik instrumental menenangkan, tapi suara manusia akan membuat bayi merasa lebih aman. “Suara orang tua adalah yang terbaik,” kata Pratt, “bahkan jika Anda tidak bisa menyanyi.”

Media Pengobatan

Peneliti Brigham Young menemukan bahwa ketika sekelompok anak-anak dengan gangguan attention-deficit/hyperactivity (ADHD), yang berusia 7-17  mendengarkan tiga lagu klasik sekitar 40 menit dalam seminggu, gelombang otak mereka  akan bergerak ke tingkat yang lebih tinggi yang memungkinkan mereka untuk lebih fokus pada tugas-tugas sementara mereka mendengarkan.

Dan 70 persen dari anak-anak akan terus menunjukkan peningkatan dengan mendengarkan musik selama enam bulan.

Ingat, jangan mendengarkan musik rock untuk bayi Anda, karena hanya akan sangat mengganggu. Sebaliknya, mendengarkan musik seperti dari Mozart akan lebih membantu.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi beberapa terapis dan berkonsultasi mengenai bagaimana melakukan terapi musik untuk bayi dalam kandungan.

Semoga bermanfaat.

(photo: www.babyfloret.com)