Loading...

Pereda Alami untuk Kulit Terbakar Matahari

Penulis: Mayrani Rubrik: Kesehatan

TERUSKAN.COM – Kita semua tahu bahaya paparan sinar matahari. Untuk itu, pastikan untuk selalu memakai tabir surya, mengaplikasikannya kembali secara teratur sesuai petunjuk pada produk dan mencari tempat teduh selama waktu puncak.

Namun, kadang-kadang Anda mendapatkan sengatan matahari. Krim untuk mengatasinya bisa mahal, dan sering dikemas dengan bahan kimia dan paraben.

Pereda Alami untuk Kulit Terbakar Matahari

Loading...

Nah, berikut adalah 10 pereda alami untuk kulit terbakar matahari:

1. Gel Lidah Buaya

Kebaikan gel hijau lengket ini dikemas dengan kelembaban, vitamin dan antioksidan. Lidah buaya merupakan salah satu obat sengatan matahari tertua dan paling populer.

Carilah gel lidah buaya murni di toko makanan kesehatan setempat. Pastikan itu 100% lidah buaya murni (boleh 99%), bukan body lotion beraroma, karena imitasi tidak akan bekerja dan cenderung menyengat!

2. Pasta Mentimun

Dinginkan dua mentimun di lemari es kemudian blender. Tambahkan sedikit tepung jagung untuk membuat pasta tebal untuk diterapkan. Gel lidah buaya juga dapat ditambahkan untuk dorongan ekstra.

3. Minyak Kelapa

Minyak tropis serbaguna ini dapat berperan dalam penyembuhan banyak hal, dari alternatif alami untuk hair conditioner dan lip balm hingga nutrisi penuh; ia juga merupakan salah satu solusi terbaik untuk kulit terbakar matahari.

4. Susu Dingin

Cairan putih ini memang kaya protein. Tapi tahukah Anda, bila diterapkan dengan menggunakan kompres sederhana akan langsung mendinginkan dan membentuk lapisan pelindung pada kulit, membantu proses penyembuhan?

Buat kompres dari kain kasa atau kain flanel lembut dan rendam dalam semangkuk susu dingin. Biarkan cairan berlebih mengalir keluar kemudian tekan ke bawah dengan lembut pada luka bakar, diamkan selama sedikitnya sepuluh menit.

5. Tepung Jagung

Tepung jagung mungkin sudah ada di lemari dapur Anda. Buat pasta dengan mencampurnya dengan air dingin. Oleskan pasta dengan lembut ke daerah yang terkena dan biarkan sampai kulit menjadi dingin.

Anda mungkin ingin melakukan ini di kamar mandi jika Anda memiliki area sengatan matahari yang luas karena bisa sedikit berantakan!

6. Baking soda

Seperti di atas. Ganti saja tepung jagung dengan baking soda.

7. Teh Hitam

Tannin dan antioksidan dalam teh merupakan obat yang baik untuk meredakan kulit terbakar matahari. Rendam teh celup dalam seember air dingin hingga tannin dilepaskan dan air berwarna coklat.

Tempatkan teh celup di area tersebut dan rendam kain flanel dalam ember berisi air untuk digunakan sebagai kompres untuk area yang lebih luas.

8. Oatmeal

Oat kaya akan polisakarida yang akan melembabkan, menutupi dan menyembuhkan kulit terbakar. Masak bubur dengan cara yang biasa (oat yang digiling adalah yang terbaik), tambahkan air untuk mencapai konsistensi.

Tunggu oatmeal mendingin hingga suhu ruang dan kemudian oleskannya di atas kulit Anda. Jangan menggosok dengan pasta karena akan mengelupas dan merusak kulit rapuh.

9. Vitamin E

Vitamin E dapat diterapkan setelah pendinginan awal untuk membantu penyembuhan kulit. Buka kapsul dan oleskan dengan lembut di atas area yang terkena untuk membantu mengurangi tanda-tanda kerusakan akibat sinar matahari yang membentuk seperti keriput dan bintik-bintik matahari.

10. Kukui Nut Oil

Pohon kukui adalah pohon di negara bagian Hawaii dan pada awalnya diperkenalkan ke Hawaii dari Polinesia.

Kacangnya sering digunakan sebagai bahan untuk memasak dan minyak dari kacang tersebut telah digunakan sebagai obat alami kulit terbakar matahari oleh penduduk asli Hawaii selama lebih dari 1.500 tahun.

Penting untuk minum sekitar 2 liter air sehari. Bila Anda memiliki kulit terbakar akibat sengatan matahari, minum bahkan menjadi lebih penting, untuk menghidrasi kembali tubuh Anda. Obat ini direkomendasikan untuk kasus ringan sampai sedang.

(photo: www.lifehack.org)