Loading...

Philippine Arena, Stadion Tertutup Terbesar di Dunia

Penulis: Riyan Sumarno Rubrik: News, Sport

TERUSKAN.COMPhilippine Arena adalah stadion dalam ruangan yang multi-purpose di Ciudad de Victoria, zona perusahaan pariwisata seluas 140 hektar di Bocaue dan Santa Maria, Bulacan, Filipina.

Dengan kapasitas maksimum 55.000 orang, ini adalah stadion indoor yang terbesar di dunia serta juga sebagai mixed-use theater terbesar dalam ruangan dan telah diresmikan oleh Presiden Benigno Aquino III bersama dengan Menteri Eksekutif Iglesia Ni Cristo Eduardo Manalo pada Senin, 21 Juli 2014.

Ini adalah proyek Iglesia Ni Cristo (INC) / Gereja Kristus untuk perayaan ke seratus tahun mereka pada tanggal 27 Juli 2014. Pemilik resmi stadion adalah institusi pendidikan INC, New Era University.

Loading...

Philippine Arena,

Desain dan Tata Letak

Untuk konsep desain awal stadion ini terinspirasi dari sebuah pohon Narra, yaitu “ibu pohon” dari Filipina dan akar pohon beringin. Bagian atap terinspirasi dari Nipa Hut.

Tata letak tempat duduk stadion ini berbeda dari stadion standar, dimana panggungnya berada di tengah dan dikelilingi oleh kursi. Tempat duduk stadion sama mirip dengan sebuah teater yang ada di Yunani, dibangun dalam setengah lingkaran dengan kursi di bagian samping dan depan panggung arena / stadion.

Seatings dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing bagian berwarna hijau, putih dan merah sesuai warna bendera dari Iglesia Ni Cristo.

Philippine Arena, Stadion Tertutup Terbesar di Dunia

Presiden Aquino telah mengatakan stadion itu sebagai pembuktian diri bahwa rakyat Filipina bisa berprestasi layaknya penduduk lain di dunia.

Kapasitas Stadion

Gedung stadion yang memiliki 15 lantai ini, Aquino mengatakan sebagai “arena beratap terbesar di seluruh dunia” dengan kapasitas dua kali lebih besar dibandingkan fasilitas olahraga serta hiburan Staples Center di Los Angeles, Amerika Serikat.

Tapi ini akan dipertentangkan mengingat Singapura juga telah menyelesaikan Singapore National Stadium, yaitu stadion indoor dengan kapasitas kursi sebanyak 55.000 atau sama dengan Philippine Arena.

Dalam media populer, ada yang mendokumentasikan tentang stadion ini. Philippine Arena ini ditampilkan dalam sebuah film dokumenter yang disebut Man Made Marvels: Quake Proof. Film yang dibuat ini ditayangkan pada 25 Desember 2013 di Discovery Channel dan berfokus pada pembuatan struktur bangunan di Filipina lebih aman dari bencana alam seperti gempa bumi dan topan.

Stadion ini resmi dibuka bertepatan dengan peringatan ke seratus tahun Gereja Kristus. Selain stadion, sekte agama ini juga menyelenggarakan berbagai macam acara menjelang puncak peringatan pada 27 Juli.

Dalam penggunaannya, stadion ini tidak hanya akan digunakan untuk mengadakan pertemuan gereja, tetapi juga akan beroperasi sebagai multi-use olahraga dan tempat konser, mengadakan berbagai acara seperti misalnya pertandingan tinju, basket dan pertunjukan live music, tapi tidak untuk sepakbola karena mengingat ukuran yang terbatas.

Terdapat jelas “line of sight” untuk setiap kursi di setiap tingkatan, bahkan untuk beragam pengaturan arena seperti upacara gereja, tinju, tenis, konser atau senam dalam ruangan.

Iglesia Ni Cristo akan mengijinkan umat Non-Iglesia ketika akan untuk menggunakan arena ini. Dan pihak Gereja berhak untuk melarang kegiatan yang melanggar prinsip-prinsip agama seperti acara seputar perjudian dan sabung ayam misalnya.

Visi keseluruhan untuk master plan, pada akhirnya akan dimasukan juga sebagai pusat perbelanjaan, rumah sakit serta perkembangan perumahan berskala besar.

Philippine Arena dianugerahi sebagai proyek olahraga terbaik di Asia dengan kategori “medium cap project” di Construction Awards 2013 oleh World Finance. Serta pada tanggal 27 Juli 2014, Guinness World Records telah mengakui stadion tersebut sebagai stadion mixed-use theater yang terbesar dalam ruangan dengan jumlah penonton resmi sebanyak 51.919 ketika menghadiri kebaktian yang dilakukan pada hari itu (Senin, 27 Juli 2014).

(Foto: athleticbusiness.com)