Loading...

Merubah Kebiasaan Buruk Anak dengan Metode Hypnoparenting

Penulis: Tim Redaksi Rubrik: Keluarga
Merubah Kebiasaan Buruk Anak dengan HypnoParenting

Merubah Kebiasaan Buruk Anak dengan HypnoParenting

TERUSKAN.COM – Setiap orang tua pasti memiliki tantangan tersendiri mengenai perkembangan atau tingkah laku si buah hati. Anak sulit makan, lambat berbicara, sudah cukup besar tapi masih suka mengompol, suka merebut mainan temannya, dan masih banyak lagi permasalahan yang dihadapi.

Sebetulnya ada satu metode yang mudah yang bisa dilakukan untuk merubah kebiasaan anak yang kurang baik. Yaitu metode Hypnoparenting.

Loading...

Metode ini menggabungkan dua teknik yantiu Hypnosis (pemberian sugesti kepada seseorang di alam bawah sadarnya sehingga orang tersebut melakukan apa yang kita minta) dan Parenting itu sendiri. Lantas bagaimanakah menerapkan Hypnoparenting itu kepada anak kita?

Metode Sederhana Hypnoparenting

Caranya sangatlah mudah. Pada dasarnya anak adalah makhluk yang masih polos dan “kosong”. Apa yang kita isikan kepada merekalah yang akan membentuk tingkah laku dan sifat mereka, karena mereka selalu mencontoh apapun yang kita perbuat atau katakana.

Misalkan jika anak sering melihat kita marah-marah, maka mereka pasti juga akan menjadi pribadi yang pemarah. Maka dari itu sebagai orang tua hendaknya kita memberikan contoh yang baik kepada anak kita.

Bahkan ada istilah bahwa anak itu adalah cerminan dari orang tuanya. Bukan hanya dari segi wajah, namun juga dari sifat-sifatnya. Bagaimana mungkin anak akan rajin bangun pagi jika orangtuanya sendiri tidak pernah bangun pagi, benar kan?

Selain dari perbuatan, kata-kata juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak-anak kita. Hindari perkataan negatif seperti “Jangan”, “Tidak boleh”, “Kamu malas”, “Dasar anak nakal”, karena kata-kata itu akan tertanam di pikiran mereka bahwa mereka itu malas, nakal, dan sebagainya.

Sebaliknya gunakan selalu kata-kata yang positif saat berkomunikasi dengan si kecil. Sebutlah anak Anda sesuai apa yang menjadi keinginan Anda, seperti “Anak rajin”, “Anak pintar”, dan lain sebagainya.

Jadi mulai sekarang rubahlah kalimat-kalimat yang biasa Anda sampaikan kepada anak menjadi kalimat positif, misalkan untuk “Jangan pipis di celana” bisa dirubah menjadi “Anak pintar, mulai sekarang kalau pipis di kamar mandi ya”.

Contoh lainnya yaitu merubah kalimat “kamu itu malas karena tidak pernah merapikan mainanmu” menjadi “Ayo, anak rajin pasti mau membereskan mainannya setelah dipakai”.

Hypnoparenting - Filter Kata-Kata Negatif Untuk Anak Anda

Hypnoparenting – Filter Kata-Kata Negatif Untuk Anak Anda

Ayah dan bunda, mulai sekarang kita memfilter kata-kata negatif yang paling sering keluar dari mulut kita, dan mulai menggantinya dengan kebalikannya, yaitu kalimat-kalimat positif. Salah satu tahapan yang tidak kalah penting dalam metode Hypnoparenting adalah pemberian sugesti positif pada anak saat anak tidur (menjelang tidur).

Caranya, malam hari ketika anak sudah mulai memejamkan mata (pada beberapa anak mungkin saat minum dot atau menyusu, intinya anak belum benar-benar terlelap dan masih bisa mendengarkan kata-kata kita), Bunda bisa membisikkan kalimat-kalimat positif atau keinginan Bunda pada anak.

Lakukan dengan lembut, dengan mengusap kepalanya, atau membelai punggungnya. Contoh kalimat yang bisa digunakan “Adek, selamat bubuk ya, besok pagi adek bangun dengan penuh semangat. Kita pergi ke sekolah bareng-bareng, dan di sekolah adek nanti jadi yang paling pinter di kelas”.

Buah Hati Anda Butuh Kelembutan dan Kasih Sayang

Buah Hati Anda Selalu Butuh Kelembutan dan Kasih Sayang

Untuk anak yang masih sering ngompol, bisa disugestikan seperti ini “Wah hari ini kakak pintar ya.. Besok kakak pasti lebih pintar lagi,, udah bisa pipis di kamar mandi. Jadi celananya nggak ada yang basah”.

Lakukan ini dengan rutin setiap malam, khususnya jika Anda ingin focus satu kebiasaan anak yang paling ingin Anda rubah. Secara perlahan, anak akan selalu merekam kata-kata Anda, dan akan mulai mempraktekkannya.

Tidak sulit bukan metode Hypnoparenting ini?

Jadi mulai saat ini, para orangtua sudah bisa mulai mengenali mana kebiasaan buruk anak yang paling ingin dirubah, dan mulai menerapkan metode ini. Ingat, kuncinya adalah kekonsistenan, dan keyakinan bahwa si kecil pasti akan bisa berubah menjadi pribadi yang jauh lebih baik.