Loading...

5 Strategi Mengembangkan Bisnis Dealer Motor Bekas

Penulis: Visyam89 Rubrik: Bisnis

Bisnis Dealer Motor Bekas

TERUSKAN.COM – Siapa saja yang bisa memanfaatkan peluang bisnis dengan baik, itulah yang akan sukses. Sama seperti bisnis motor baru, ternyata bisnis motor bekas juga sangat mampu mencapai penghasilan yang maksimal. Sekarang ini bisnis dealer motor bekas mulai menunjukkan potensinya dan sudah mulai menjamur di seluruh Indonesia.

Karena mahalnya harga sepeda motor baru menyebabkan masyarakat beralih membeli motor bekas yang kualitas mesinnya masih cukup bagus. Selain harga, banyak orang malas mengurus ijin sana-sini, seperti plat nomer, BPKB, atau administrasi lainnya.

Loading...

Dari kelemahan proses membeli motor baru inilah lahir ide untuk membuka dealer motor bekas. Banyak orang sudah mencobanya dan hasilnya pun sungguh luar biasa.

Apa anda tidak tertarik mencobanya? Pasti yang anda pikirkan adalah modal, bisa berkembangkah, atau malah bangkrut karena kalah persaingan?

Yah, pemikiran seperti itu memang wajar dimiliki bagi bisnis pemula. Memang biaya yang dibutuhkan tidak hanya 1 atau 2 juta saja tetapi sampai puluhan juta. Untuk itu ikuti tips di bawah ini agar usaha anda mampu bersaing dan berkembang di pasaran.

Berikut ini tips untuk mengembangkan usaha dealer motor bekas, antara lain :

1. Pilih lokasi strategis dan cari informasi harga motor second  murah

Tempat merupakan hal utama yang harus dipikirkan dalam memulai bisnis. Karena akan sangat mendukung kemajuan dan perkembangan penjualan motor anda.

Pilihlah lokasi yang ramai bisa dilihat dari arah mana saja, misalnya dekat dengan mall, jalan raya, mudah dalam akses ke sana, dan lakukan renovasi tempatnya agar terlihat menarik.

Lalu lakukan survey di pasaran mengenai harga motor bekas dan baca majalah atau koran dan media online untuk mengetahui kisaran harga yang tepat. Hal ini harus dilakukan karena sebagai pertimbangan dalam proses pembelian motor ataupun penawaran harga kepada konsumen.

2. Cek kondisi dan surat-surat motor saat melakukan pembelian

Pastikan motor yang anda beli dalam kondisi baik dan normal. Pengecekan mulai dari body nya, mesin, atau yang lainnya. Jika ada yang rusak kurangi harga pembeliannya dengan alasan untuk biaya perbaikan. Lalu, segera perbaiki kerusakan tersebut.

Jangan lupa cek juga kelengkapan dokumen motor dan sesuaikan juga dengan nomer rangka serta nomor mesinnya. Pembeli biasanya menginginkan motor yang lengkap dokumen dan kondisinya bagus.

Lengkapi juga dengan buku jadwal servisnya sehingga menambah nilai penjualan dan menarik minat pembeli.

3. Promosikan dealer motor bekas anda

Promosikan usaha anda dengan iklan di media massa, iklan di media sosial, atau bisa juga merekrut marketing atau sales untuk meningkatkan penjualan. Lakukan promosi dengan konsisten dan jangan gampang menyerah. Dengan begitu, dealer motor bekas anda dapat cepat berkembang.

4. Tingkatkan pelayanan baik dengan kejujuran, cermat & kehati-hatian

Pembeli adalah raja, itulah ungkapannya. Kita harus bisa memperlakukan pembeli dengan baik, menyenangkan dan ramah. Lakukan upaya agar mereka tertarik dengan motor yang anda jual, katakan juga kelemahan dan kelebihan secara rinci kepada calon pembeli.

Jangan sampai karena ingin cepat laku, anda membohongi konsumen sehingga mereka kecewa. Kejujuran sangatlah penting untuk perkembangan sebuah usaha. Karena kepercayaan konsumen dapat dibangun melalui kejujuran anda.

Waspadai juga terhadap calon pembeli yang ingin melakukan test drive, terlebih lagi belum mencapai kesepakatan harga. Karena takutnya ini bisa menjadi modus pencurian. Jika memang ingin test drive, anda atau karyawan bisa ikut mendampinginya. Hati-hati sangat perlu dilakukan untuk menghindarkan anda dari kerugian dalam bisnis.

5. Jalin kerjasama dengan beberapa leasing perkreditan sepeda motor

Bukalah kesempatan bekerjasama dengan leasing perkreditan, karena tidak semua konsumen bisa membeli dengan pembayaran cash. Ada juga di antaranya yang ingin mendapatkan motor second secara kredit karena menyesuaikan dengan uang yang dimiliki.

Selain itu anda juga bisa memanfaatkan motor yang ditarik oleh leasing tersebut untuk dijadikan stock barang dagangan anda. Sehingga tak perlu tambahan modal dalam mengembangkan bisnis.

**

Itulah 5 tips dalam berbisnis dealer motor bekas. Sehingga tidak terlalu banyak modal dan mudah dalam mengembangkannya.