Loading...

7 Tanda Anda Harus Miliki Rencana Keuangan Baru

Penulis: Listya Pratiwi Rubrik: Finansial

rencana keuangan

TERUSKAN.COM – Anda sudah memiliki rencana keuangan? Jika belum, inilah saat yang tepat untuk memilikinya. Jika rencana keuangan anda yang sekarang belum menghasilkan sesuatu yang memuaskan, mungkin ini saatnya anda buat rencana keuangan baru.

Sayangnya, beberapa orang tak terlalu peduli dengan pentingnya memiliki rencana keuangan. Padahal tanpa perencanaan yang baik, tentu tidak mudah mencapai tujuan-tujuan jangka panjang anda, seperti membeli rumah, membayar hutang, atau merencanakan pensiun anda. Bagaimanapun juga, sangatlah penting untuk mengevaluasi setiap rencana anda secara periodik dan membuat pengaturan.

Loading...

Berikut adalah beberapa tanda penting anda harus memiliki rencana keuangan baru. Mari simak!

Tahapan baru hidup

Seiring berjalannya waktu dan anda semakin matang sekaligus memiliki tanggung jawab baru, tentu anda perlu mengubah rencana keuangan. Misalnya, rencana keuangan yang anda miliki saat ini dibuat pada saat usia anda 20-an dan masih bujang, hal itu mungkin saja tidak relevan lagi ketika anda memasuki usia 30-an dan berkeluarga.

Sejak anda lulus kuliah, menikah, memiliki anak dan pensiun, aturlah rencana anda sebaik mungkin untuk memastikan anda tetap di jalan yang tepat.

Terlalu banyak akun tabungan

Tentu baik jika anda memiliki banyak akun tabungan, namun ini bukanlah cara terbaik untuk menumbuhkan uang anda. Bicaralah pada perencana keuangan dan diskusikanlah rencana lainnya.

Misalnya, anda bisa membuka akun reksadana atau  sukuk pasar saham di lembaga keuangan terpercaya. Anda juga bisa mempertimbangkan jenis investasi lainnya.

Anda tak miliki apapun di tabungan

Para ahli keuangan merekomendasikan penyediaan dana darurat hingga 3-6 bulan ke depan. Jika anda tak memiliki apa pun di tabungan, ini saatnya untuk mengatur kembali rencana keuangan anda.

Misalnya, carilah cara untuk mengurangi pengeluaran, atau tetapkan 10 persen dari penghasilan anda untuk ditabung. Bagi hasilnya akan tumbuh secara perlahan dari mulai 2 persen sampai 5 persen.

Anda bergantung pada kartu kredit

Kita semua pernah melalui masa sulit, dan jika anda hanya bergantung pada kartu kredit untuk mengisi kekurangan penghasilan anda, inilah saatnya untuk memikirkan strategi mengurangi hutang anda.

Utang tidak akan menghilang dengan sendirinya. Makanya, untuk lebih seimbang, anda perlu membayar utang anda lebih dari minimum, negosiasikan tingkat bunga yang lebih baik, atau taruh sejumlah uang untuk membayar keseimbangannya. Sebagian orang malah bekerja paruh waktu untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Anda merasa lelah tak punya uang

Anda mungkin telah bekerja keras, namun belum berhasil juga menghasilkan lebih banyak uang. Mungkin anda merasa lelah menjadi seperti itu terus-menerus.

Kemungkinannya, anda tak menghasilkan lebih banyak uang, atau terlalu banyak pengeluaran. Apapun persoalannya, aturlah kembali anggaran anda.

Keuangan anda tak berkembang

Jika kondisi keuangan anda tidak juga berkembang dalam 5-10 terakhir, tentu selama ini anda melakukan kesalahan. Coba pikirkan dengan benar apa penyebab sebenarnya dan mungkin anda membutuhkan bantuan perencana keuangan profesional.

Seorang perencana keuangan akan membantu anda bagaimana untuk menabung, membayar utang, atau membeli asuransi jiwa.

Anda benar-benar  tak  punya rencana

Jika anda benar-benar tak pernah punya rencana, tentu wajib bagi anda saat ini untuk membuatnya. Pertama, anda harus menetapkan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang keuangan anda. Selanjutnya, anda harus menetapkan strategi bagaimana cara mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Misalnya, jika anda mau memiliki tabungan 1000 dolar pada 12 bulan ke depan, anda harus memutuskan berapa banyak jumlah uang yang harus disisihkan setiap bulannya, dan tentu anda harus mengetatkan pengeluaran anda.

**

Selagi anda sedang mencari cara untuk memulai rencana keuangan, sebuah peta jalan untuk keuangan pribadi anda menjadi tiket anda untuk mencapai kebebasan finansial.

Bagaimana, sudah tahu alasan utama anda untuk membuat rencana keuangan yang baru?