Loading...

Perilaku Orang Tua Yang Berbahaya Terhadap Anak

Penulis: Diyon Prayudi Rubrik: Keluarga

Kebiasaan buruk orang tua

TERUSKAN.COM – Orang tua adalah orang yang seharusnya kita hormati. Mereka adalah orang yang seharusnya kita contoh Karena mereka adalah sosok yang selalu melindungi dan mengajarkan hal-hal apa saja yang belum kita ketahui. Terutama bagi anak kecil yang baru mengenal lingkungan dan belajar untuk mengenal kehidupan.

Orang tua merupakan cerminan kehidupan bagi anak-anaknya. Mereka yang telah mendidik dan membesarkannya hingga dewasa. Orang tua juga merupakan sosok yang berperan penting dalam rumah tangga. Menjadikannya sosok yang dikagumi, dan sebagai percontohan bagi anak-anaknya.

Loading...

Tidak heran jika anak-anak seringkali meniru sosok yang mereka kagumi atau yang mereka hormati, termasuk terhadap orang tua. Setiap perbuatan yang dilakukan oleh anak-anak biasanya tidak terlepas dari apa yang mereka lihat dan dengar dari sekelilingnya. Kemudian mereka mencoba untuk merealisasikannya dengan cara menirunya.

Dapat dibayangkan pentingnya peranan orang tua bagi anak-anak. Betapa besarnya peranan dan pengaruh orang tua terhadap anak-anak. Dan betapa besarnya bahaya orang tua jika memiliki perilaku yang tidak baik dalam penglihatan dan pendengaran bagi anak-anak.

Beberapa perilaku tidak baik yang sering dilakukan orang tua di depan anak-anaknya:

1. Merokok

Merokok adalah kebiasaan buruk bagi seorang ayah jika dilakukan di depan anak-anak, apalagi jika yang merokok adalah seorang ibu. Selain memberikan dampak negatif terhadap dirinya sendiri ternyata merokok juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak.

Tidak hanya sampai di situ saja. Bahaya yang paling ditakutkan adalah anak-anak akan meniru dan belajar untuk merokok. Contoh, banyak sekali anak-anak sekolah yang masih di bawah umur merokok di pinggir jalan dan bolos sekolah.

2. Bertengkar

Hal yang paling sering terjadi dalam sebuah rumah tangga adalah konflik. Baik konflik kecil ataupun besar usahakan untuk tidak sekali-kali melakukannya di depan anak-anak. Mengapa? Karena ketika hal itu terjadi akan memberikan dampak negatif bagi anak-anak dari penglihatan dan pendengarannya terhadap sosok yang seharusnya menjadi contoh baginya.

Tidak jarang ada anak yang tidak betah di rumah hingga akhirnya terjebak dalam lingkungan pergaulan yang salah, terjerumus narkoba dan hidup mereka berantakan karena hubungan keluarga yang tidak harmonis.

3. Perkataan

‘Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya’ merupakan cerminan bahwa perkataan seorang anak tidak akan jauh dari perkataan orang tuanya. Karena yang mereka dengar dari orang tuanya adalah ucapan yang akan mereka katakan.

Contoh, banyak sekali anak-anak yang sudah mengenal seks, perkataan kotor, atau bahkan memanggil temannya dengan nama kedua orang tuanya.

4. Perbuatan

Perbuatan merupakan aktifitas yang paling mudah untuk dilihat. Umumnya, seorang anak lebih sering mempraktikkan apa saja yang baru pertama kali mereka lihat. Contohnya, ketika melihat filam cartoon seorang anak akan melakukan apa yang ada di film cartoon tersebut.

Bisa dibayangkan jika seorang anak yang melihat orang tuanya bermain judi, mabuk-mabukan, atau bahkan hal-hal yang sepele seperti buang angin sembarangan, mengupil, dan membuang sampah sembarangan.

**

Apa yang akan terjadi jika perilaku orang tua yang tidak baik itu terlihat dan terdengar oleh anak-anak? Tentunya bukan seperti itulah yang ada dalam harapan setiap orang tua bagi anak-anaknya.

Mereka tentunya memiliki harapan yang terbaik bagi anak-anaknya. Dan setiap orang tua tentunya memiliki keinginan untuk melihat anak-anak mereka tumbuh dewasa sebagai anak yang berahlak mulia dan berbudi pekerti yang luhur.