Loading...

5 Tips Rekrut Karyawan bagi Pebisnis Pemula

Penulis: Listya Pratiwi Rubrik: Bisnis

merekrut karyawan

TERUSKAN.COM – Sebagai pebisnis pemula, tentu anda tak ingin selamanya mengerjakan semua hal sendirian. Ketika bisnis yang anda jalani sudah mulai mapan dan siap merekrut karyawan, pasti banyak tekanan untuk memilih orang yang tepat.  Merekrut karyawan dan membangun sebuah tim dalam bisnis sedikit banyak pasti akan mengubah lingkungan bekerja anda.

Entah anda sedang mencari karyawan penuh waktu atau hanya ingin merekrut karyawan paruh waktu, seperti freelancer atau pekerja kontrak untuk membantu pekerjaan anda, pastinya banyak hal yang patut dipertimbangkan.

Loading...

Seorang pengusaha Susie Wang memulai bisnis pertamanya, sebuah perusahaan kosmetik alami pada tahun 2005 lalu. Seiring perusahaannya yang terus tumbuh hingga saat ini, ia pun mempelajari banyak hal mengenai bagaimana membangun sebuah tim dan belajar hal-hal berharga selama proses rekrutmen tersebut dilakukan.

Berikut adalah 5 tips merekrut karyawan untuk usaha kecil dan menengah  menurut Wang yang dibagikan kepada businessnewsdaily.com. Mari disimak!

Pelajari sosial media

Ketika anda ingin melihat lebih jauh potensi seorang kandidat pekerja, selidiki informasi tentangnya di beberapa akun sosial media miliknya, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya.

Anda bisa melihat bagaimana mereka bersikap di sosial media sebagai indikator sifat calon pekerja anda tersebut. Anda pun bisa menilai apakah karakter yang dimiliki kandidat anda itu cocok dengan budaya perusahaan anda.

Ketahui karakter personal

Kendati anda belum mempekerjakan banyak orang pada bisnis start up anda, tentu penting agar seseorang yang pertama anda rekrut ini bisa menyesuaikan dengan budaya perusahaan.
Pastikan anda banyak bertanya tentang hal-hal yang bersifat personal untuk mengukur tentang karakternya secara lebih mendalam.

Ketahui ego

Kandidat pekerja dengan ego yang besar sering kali tidak mampu menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan dan kerap bermasalah dengan pekerja lainnya. Jadi, pastikan bahwa kandidat yang akan anda terima memiliki karakter sederhana dan rendah hati.

Cari tahu dari referensi

Salah satu opsi lainnya, yang biasa dipergunakan banyak perusahaan adalah mencari tahu dari orang-orang yang menjadi referensi, misalnya mantan bos di perusahaan lama. Dengan cara seperti ini, anda pun bisa menggali lebih dalam mengenai calon pekerja anda.

Jangan ragu pecat

Tak ada manusia sempurna di dunia ini. Jika anda kebetulan merekrut orang yang tak baik secara perilaku, dan masalahnya tak bisa diselesaikan baik-baik, sekalipun anda telah berupaya keras, tentu akan lebih aman jika anda melakukan pemutusan hubungan kerja secepat mungkin, sebelum anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Sebagai pemilik bisnis ukm, tentu begitu banyak masalah yang harus dibereskan, dan akan lebih baik anda tak menambah masalah lagi mempekerjakan seseorang yang tak mampu lagi bekerja sama, baik dengan anda maupun pekerja lainnya.