Loading...

Hindari 9 Kandungan Kimia Kosmetik Ini!

Penulis: Listya Pratiwi Rubrik: Kecantikan, Kesehatan

kosmetik berbahaya

TERUSKAN.COM – Tahukah anda bahwa 60 persen bahan kimia yang mengenai permukaan kulit anda akan terserap ke dalam tubuh? Hmm, agaknya menakutkan, ketika anda menyadari bahwa industri kosmetik belum sepenuhnya tersentuh hukum.

Meskipun, sebagian besar perusahaan kosmetik besar sangat berhati-hati pada kandungan produknya, namun beberapa kandungan kimia tetap mereka gunakan yang berpotensi menjadi racun.

Loading...

Anda mungkin kerap memeriksa kandungan pada label makanan, maka anda pun wajib memeriksa dan meneliti kandungan produk kosmetik dan kesehatan anda. Mulailah untuk menyeleksi ketat berbagai produk kosmetik yang  digunakan, bila memungkinkan upayakan untuk meminimalisasi penggunaan make up terlalu sering.

Berikut adalah beberapa kandungan dalam produk kosmetik yang perlu diwaspadai, bahkan dihindari seperti dilansir beautyandtips.com.

Triclosan

Triclosan dapat ditemui di berbagai produk kecantikan atau kesehatan, seperti pasta gigi, deodoran, dan sabun anti bakteri. Tujuannya, adalah untuk membunuh bakteri, namun ada beberapa kajian yang menemukan bahwa kandungan tersebut bisa membuat penangkal antibiotik bakteri.

Selain itu, kandungan triclosan juga dapat menyebabkan iritasi kulit dan memengaruhi fungsi hormon reproduksi manusia serta kelenjar tiroid.

Formaldehyde

Formaldehyde merupakan kandungan kimia yang patut diwaspadai dalam kosmetik. Itu merupakan kandungan untuk membalsem tubuh, yang terdapat juga pada kuteks, shampo, konditioner dan beberapa sabun mandi lainnya.

Kandungan ini biasanya digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada produk, namun juga dikenal sebagai pencetus kanker pada manusia.

Propylene glycol

Kandungan yang satu ini digunakan sebagai pelembut kulit, namun propylene glycol dapat menyebabkan iritasi kulit sebagai pencetus dermatitis pada manusia. Kandungan ini biasa ditemukan pada produk-produk make-up, shampo, konditioner, dan penyemprot rambut (hair spray).

kenali-label-kosmetik-anda

Parfum

Kandungan parfum ini kelihatanya begitu alami dan membuat anda berpikir bahwa aroma wewangian tersebut berasal dari tumbuh-tumbuhan atau daun bunga-bungaan. Padahal, banyak zat wewangian yang didapat dari beragam bahan kimiawi.

Beberapa di antaranya, memang aman digunakan, tapi berhati-hatilah dengan kandungan sejenis yang dapat menyebabkan alergi, kanker, dan gangguan endokrin.

Sodium laureth sulfate (SLS)

Kandungan lainnya yang perlu anda hindari adalah sodium laureth sulfate yang biasa terkandung dalam shampo dan gel mandi, dan dilabeli dengan SLS atau SLES.

Zat kimia ini dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan kemampuan kulit untuk menyerap zat-zat kimia ke dalam tubuh.

Phthalates

Phthalates adalah kelompok bahan kimia yang digunakan pada beragam tipe produk, terutama kuteks, parfum, lotion, dan penyemprot rambut (hair spray). Kandungan ini berpotensi menyebabkan berbagai risiko kanker payudara pada gadis muda.

Toluene

Zat yang satu ini biasa ditemui pada kuteks, pewarna rambut dan produk pemutih. Namun, penggunaan yang mungkin berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

DEA & TEA

Kepanjangan dari Diethanolamine dan Triethanolamine merupakan pengemulsi dan pembuat busa. Namun, penggunaan zat kimia berkepanjangan pada produk kosmetik berpotensi menyebabkan risiko kanker.

Oxybenzone

Zat ini banyak ditemui pada penyemprot rambut dan tabir surya di mana menjadi penyebab utama gangguan hormon. Kandungan ini tak baik untuk semua orang, dan patut diwaspadai pada berbagai produk kecantikan anda di rumah.

**

Itulah 9 kandungan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik dan harus dihindari. Jadi girls, sebelum membeli sebuah produk kosmetik, pastikan untuk selalu mengecek kbahan-bahan kosmetik tersebut. Berhati-hati selalu lebih baik bukan?

Semoga bermanfaat.