Loading...

Tips Agar Karir Oke dan Keluarga Tetap Yang Utama

Penulis: Shabrina Fitzel Rubrik: Dunia Karir, Keluarga, Wanita

wanita karir dan ibu rumah rangga

TERUSKAN.COM – Menjadi ibu rumah tangga sekaligus tetap bekerja adalah idaman hampir setiap perempuan. Namun, untuk menjadi ibu rumah tangga yang juga bekerja itu tidak mudah. Tidak hanya harus memiliki “kekuatan ganda”, perempuan ini dituntut bermental baja karena selain bertanggungjawab pada pekerjaannya juga harus memegang peranan sebagai isteri dan ibu.

Jika tidak, bentrok antara urusan keluarga dengan pekerjaan tidak bisa dihindari. Tak jarang kasus “kematian keluarga” bermunculan karena ketidakmampuan untuk menghandle keduanya.

Loading...

Sebagian perempuan berusaha mencari solusi dengan membayar tenaga peran pengganti (baby sitter, pembantu rumah tangga, laundry, jasa catering dan lain sebagainya) untuk melaksanakan sebagian tugas rumah. Dengan kata lain, mereka menghabiskan lebih banyak waktu di tempat kerja dan beberapa tanggungjawabnya sebagai ibu rumah tangga dialihkan kepada orang lain.

Namun, sebagian perempuan lagi tidak memiliki kemampuan melaksanakan peran ganda, punya keinginan kuat untuk merawat buah hati dan melayani suaminya sendiri sepenuh hati. Mereka tidak sampai hati anak, suami dan sebagian urusan rumah tangga penting lainnya diwakilkan kepada peran pengganti.

Tak aneh bila perempuan ini kemudian memutuskan resign dari pekerjaannya demi menjalani peran sebagai ibu rumah tangga. Kendati demikian, keinginan untuk berkarya dan aktualisasi diri itu tidak pernah benar-benar sirna dalam dirinya.

Nah, bagaimana solusinya?

Memilih kerja yang relevan merupakan pilihan utama bagi ibu rumah tangga yang bercita-cita menomorsatukan suami dan anak tapi tetap bekerja. Begitu juga dengan perempuan lajang yang ingin memadukan antara karir dan keluarga nanti setelah menikah.

Beberapa kriteria kerja berikut ini mungkin akan sangat berguna mendukung cita-cita mulia tersebut :

Jam kerja yang fleksibel

Karir yang akan dipilih haruslah memiliki jam kerja yang fleksibel. Pada umumnya orang bekerja 8 jam sehari, dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

Jam kerja yang seperti ini sedikit menyulitkan karena harus kejar-kejaran dengan urusan rumah dan kerja. Belum lagi rasa letih yang mendera dan resiko rentan sakit karena tubuh yang terlalu diforsir.

Dengan jam kerja yang fleksibel, Anda bisa memutuskan akan masuk kerja 2 jam, 3 jam atau 4 jam setiap harinya. Dengan kata lain, kerjanya tidak full time tapi part time dengan waktu yang bisa dikondisikan sesuai dengan situasi dan kondisi.

wanita karir dan ibu rumah rangga

Tempat kerja yang tidak mengikat

Sekarang muncul berbagai tren bekerja dimana seseorang tidak harus masuk kantor. Mereka masuk kantor hanya sesekali ketika urusan penting tertentu saja atau memang tidak masuk kantor sama sekali.

Pekerjaan bisa dilakukan di rumah, di kampus, di alam terbuka atau di tempat lain. Pekerjaan ini tidak mengenal tempat karena bisa dilakukan dimana saja bahkan ada yang menembus batas negara.

Ini merupakan salah satu bentuk kerja yang modern karena sebagian besar terhubung dengan teknologi. Kendati demikian, juga ada beberapa pekerjaan manual tertentu yang tidak mengharuskan masuk kantor.

Bisa melakukan hal-hal di luar pekerjaan

Salah satu kriteria pekerjaan yang bisa mendukung untuk mewujudkan keinginan Anda dalam menomorsatukan keluarga adalah memungkinkan Anda melakukan hal-hal di luar pekerjaan seperti bisa mengantar dan menjemput anak sekolah.

Selain itu, pekerjaan tersebut juga tidak menghambat Anda ketika ada urusan keluarga yang datangnya mendadak.

Lebih banyak waktu luang

Bagi sebagian perempuan kebersamaan dengan keluarga tidak bisa digantikan dengan kesuksesan karir mereka. Keharmonisan keluarga lebih utama bagi mereka dibanding materi.

Jika Anda juga memiliki prinsip hidup yang seperti ini maka tak ada salahnya Anda mencari sebuah karir yang mengizinkan Anda memiliki lebih banyak waktu luang bersama orang yang Anda cintai.

wanita karir dan ibu rumah rangga

Berpenghasilan, berkarya dan bermanfaat bagi orang lain

Tidak hanya sekedar aktivitas, pekerjaan tersebut juga sebaiknya mendukung Anda berpenghasilan, memiliki karya dan juga bermanfaat bagi orang lain.

Bagi sebagian perempuan, menjadi produktif dan kreatif di luar urusan rumah memberikan kepuasan batin tersendiri bagi diri mereka. Mereka semakin percaya diri, merasa lebih berarti dan lebih bahagia dalam hidup.

Bebas menentukan libur

Adanya kebebasan dalam memutuskan kapan akan masuk kerja dan kapan tidak masuk kerja merupakan sebuah pilihan kerja yang sangat bagus.

Umumnya orang libur kerja 2 hari dalam seminggu yaitu Sabtu dan Minggu tapi dengan pekerjaan tertentu Anda bisa 3 atau 4 kali dalam seminggu. Tidak hanya hari weekend tapi juga pada hari normal. Kapanpun Anda ingin berlibur, Anda bisa pergi berlibur.

**

Bagi sebagian orang memiliki pekerjaan dengan kriteria di atas mungkin dianggap mustahil tapi pekerjaan tersebut benar-benar ada dan nyata. Nah, tugas Anda adalah membandingkan, mengeliminasi berbagai jenis pekerjaan yang ada dan menyesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Memang tidak mudah menemukan pekerjaan yang seperti ini mengingat sistem dan standar kerja traditional yang mendominasi tapi percayalah sekarang sudah banyak ibu rumah tangga dan perempuan lajang yang memilikinya.

Selamat berjuang. Semoga impian Anda dalam menomorsatukan keluarga dan memiliki karir yang oke segera terwujud.