Loading...

5 Langkah Cepat Move On Ketika Patah Hati

Penulis: Diyon Prayudi Rubrik: Remaja, Wanita

TERUSKAN.COM – Anda merasa sakit hati ketika ditolak? Anda tidak terima ketika diputuskan pacar? Atau anda merasa tidak terima dengan keputusannya sehingga merasakan sakit yang begitu dalam? Lalu, apa yang bisa anda lakukan untuk menghadapi kenyataan pahit tersebut?

Mau marah? Ingin membencinya seumur hidup? Atau, anda ingin membalaskan dendam sehingga dirinya merasakan sakit yang sama seperti yang anda alami? Atau anda ingin membunuhnya?

Wow! Saya rasa hal itu sudah berlebihan karena termasuk tindak kriminal. Bukan lagi hanya merugikan orang lain, tapi merugikan diri sendiri.

Loading...

5 Langkah Cepat Move On Ketika Patah Hati

Daripada anda sibuk memikirkan tentang dirinya yang belum tentu memikirkan anda. Lebih baik anda mencoba untuk mengobati hati anda yang sedang terluka dengan segera! Karena jika tidak, anda akan terus terjerat oleh kesedihan yang tidak akan ada hentinya. Dan jika itu terjadi, maka hancurlah anda.

Sakit hati memanglah berat. Karena menyangkut persoalan perasaan yang belum tentu dimengerti semua orang. Terkadang alasan tentang sakit hati pun tidak jelas bermula dari apa, dan karena apa, dan itu sering juga menjadi pertanyaan bagi diri sendiri mengapa kita harus merasakan sakit hati.

Patah hati adalah peristiwa yang sangat menyebalkan sekali jika kita harus mengalaminya berulang kali. Ini adalah beberapa cara cepat ‘move on’ ketika patah hati melanda.

INTROPEKSI DIRI

Kenali diri sendiri, baru orang lain. Sebaiknya sebelum kita menilai orang lain, kita harus menilai diri, siapakah kita? Mungkin saja rasa sakit yang sedang kita alami adalah akibat kesalahan yang kita lakukan, dan membuat orang lain merasa tidak nyaman, hingga akhirnya tanpa disengaja orang lain pun menyakiti perasaan kita.

Sebaiknya, sebelum menyalahkan orang lain kita harus menanyakan pada diri pribadi apakah kita sudah benar, lalu apakah kita mau menerima jika pada kenyataannya kita-lah yang salah. Dan jika kenyataannya benar, maka kita harus lapang dada bahwa kita memang bersalah.

MENGHARGAI KEPUTUSANNYA

Setelah mengintropeksi diri secara benar, sebaiknya kita juga harus menghargai keputusannya. Mengapa? Karena selama kita berpacaran kita berdualah yang menjalaninya, bukan berjaan masing-masing. Lagipula belum tentu kita yang paling benar dan dengan menghargai keputusannya adalah sebagai bentuk toleransi.

Walau bagaimanapun juga, dirinya adalah orang yang pernah kita sayang, orang yang pernah kita banggakan dan kita puja-puja. Dan dengan menghargai keputusannya kita akan menjadi orang yang lebih bersikap dewasa.

MENYIBUKKAN DIRI

Perbanyaklah kegiatan anda, tentunya dengan kegiatan-kegiatan yang lebih positif. Seperti berkumpul bersama teman, membaca dan menulis, menyalurkan hobi dan bakat seperti berolahraga dan bermusik, travelling, dan kegiatan apa saja yang dapat membantu untuk memalingkan pikiran terhadap orang yang telah menyakiti anda.

MENDEKATKAN DIRI KEPADA TUHAN

Jika anda memiliki keyakinan dalam beragama, dekatkanlah diri anda kepada Tuhan. Karena ajaran agama akan memberikan kedamaian dan ketentraman jiwa bagi pengikutnya. Selain itu, dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, kita akan menjadi orang yang beriman dan bertakwa, dan menerima keadaan apapun yang sedang dialami dengan hati yang ikhlas.

MENCOBA MENJALIN HUBUNGAN BARU

Langkah yang ke-lima ini adalah langkah yang sebenarnya paling ampuh. Ketika hati seseorang sakit karena patah hati, obat yang paling mudah adalah mengisi hati yang kosong itu dengan hati yang baru, dan kehidupan yang baru di mana kita akan mendapatkan kebahagiaan karena saling dapat mengisi satu sama lain. Namun, memang tidaklah semudah membalikan telapak tangan.

Kadang jika seseorang sudah terlalu sakit hatinya akan berakibat trauma yang akan mereka rasakan, hingga akhirnya gagal move on yang didapatkan. Dan sebetulnya semua ini membutuhkan proses, dimana proses itu ada yang yang lama dan ada juga yang cepat, tergantung pada pribadi masing-masing.

**

Demikianlah beberapa langkah untuk cepat move on ketika sedang patah hati. Lagi-lagi, hati adalah bagian yang sangat berpengaruh dalam diri seseorang. Jika hatinya sakit, maka sakit semuanya, jika hatinya sehat maka semuanya akan sehat dan baik-baik saja. Seperti itulah perumpamaan hati, terkadang jika badan kita terasa sehat sekalipun akan menjadi sakit jika kita mengalami sakit hati.

Semoga bermanfaat ya.