Loading...

Mengenal Pil KB dan Efek Sampingnya

Penulis: Sisca Yohanna Rubrik: Kesehatan, Wanita

TERUSKAN.COM – Pasangan yang sudah maupun baru menikah tentunya akan sangat mendambakan akan kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga. Anak tentunya akan menambah keharmonisan suatu keluarga, tetapi jika kelahiran yang tidak terkontrol tentunya akan menimbulkan ledakan penduduk.

Oleh karena itu pemerintah gencar mensosialisasikan gerakan dua anak cukup melalui program Keluarga Berencana. Program tersebut ditujukan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tergolong tinggi. Tetapi ada kalanya para wanita yang sudah menikah masih kesulitan dan bingung dalam menentukan jenis KB apa yang cocok untuk digunakan.

Banyak pilihan yang tersedia untuk memilih jenis pil KB yang cocok, seperti Pil KB (kontrasepsi oral) yang mengandung hormon dalam benuk kombinasi progestin dengan esterogen atau hanya progestin saja.

Loading...

Sebelumnya perlu dilakukan adanya pemeiksaan fisik terlebih dahulu dengan begitu dapat terdeteksi apakah ada penyakit atau tidak. Pengawasan dari dokter serta pengecekan secara teratur setiap 3 bulan sekali selama pemakaian untuk melihat kondisi si pengguna.

Mengenal Pil KB dan Efek Sampingnya

Adapun beberapa jenis pil KB tersebut meliputi:

Pil KB Kombinasi

Pil ini menandung kombinasi derivat esterogen dan derivat progestin. Dosis dalam pil ini juga dibedakan dalam dua jenis, yaitu:

  • Pil dosis tinggi berisi 50 Mcg yang memiliki kandungan esterogen 50-150 mcg dan progesteron 1-10 Mg.
  • Pil dosis rendah besisi 30 cmg yang mengandung 30-50 mcg dengan estrogen dan kurang dari 1 mg progesteron.

Pil Mini

Pil ini mengandung homon progesteron saja.

Pil KB darurat

Pil ini berbeda dengan jenis pil yang lainnya yang diminum secara teratur karena pil ini hanya diminum setelah berhubungan intim tanpa pelindung. Pil ini hanya bertujuan untuk mencegah pertemuan sel telur dan sel sperma sehingga tidak terjadi pembuahan.

Pil KB ini tidak diperuntukkan untuk wanita yang merokok dan berusia di atas 35 tahun, memiliki penyakit hati aktif ataupun tumor, memiliki kadar trigliserida tinggi, penderita tekanan darah ini yang tidak diobati, tungkai yang sedang di gips, penderita jantung, pernah menderita stroke, menderita penyakit kuing saat hamil, penderita kanker payudara atau kanker rahim.

Efek Samping Pil KB

Penggunaan pil KB oleh ibu yang sedang menyusui juga akan berpengaruh pada jumlah air susu yang berkurang serta berkurangnya jumlah kandungan zat lemak dan protein pada air susu. Oleh karena itu dianjurkan untuk menggunakan pil yang hanya mengandung progestin saja untuk ibu yang sedang menyusui.

Penggunaan pil KB juga tidak terlepas dari efek samping seperti : pendarahan yang tidak teratur, tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan setelah berhenti menggunakan pil KB, ada rasa mual, nyeri pada payudara, perut kembung, serta peningkatan tekanan darah.

Efek samping yang ada hubungannya dengan progestin adalah berat badan yang semakin bertambah, munculnya jerawat serta mudah cemas.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan dari penggunaan pil KB ini adalah mudah menjadi depesi dan kesulitan tidur, munculnya bercak-bercak gelap pada wajah, dan beresiko terhadap kanker rahim terutama untuk penggunaan lebih dari 5 tahun.

Oleh karena itu lebih baik kenali terlebih dahulu jenis KB yang akan digunakan, konsultasikan dengan dokter ahli sebelum menggunakannya. Semoga bermanfaat ya.