Loading...

4 Obat Penyembuh dan Penghalau Rasa Galau

Penulis: Bintang Lukitaningrum Rubrik: Kesehatan

galau

TERUSKAN.COM – Anda pernah merasa galau? Semua orang di dunia ini tidak lepas dari pengalaman merasa sedih, resah, bingung, gelisah, takut, khawatir, dan lain sebagainya yang merupakan emosi negatif dalam diri manusia ketika menghadapi suatu masalah yang belum bisa ditemukan solusinya.

Sangat manusiawi dan wajar apabila kegalauan dirasakan oleh siapa saja, tak peduli tingkat keimanan dan tingkat kecerdasan orang tersebut.

Loading...

Penyebab galau sangat beragam, dari soal urusan pribadi yang berkaitan dengan persoalan cinta, patah hati, pengkhianatan sahabat, masalah keluarga, sekolah, pekerjaan menumpuk, bahkan ada juga yang galau karena memikirkan masa depan negara dengan kondisi pemimpin dan masyarakat yang kacau balau.

Cara menghadapinya pun berbeda-beda. Sebagian orang menganggap bahwa kegalauan adalah hal biasa yang pasti akan bisa dilalui dengan mudah. Dan mereka menjalaninya dengan cuek, santai dan easy going. 

Sebagian lainnya beranggapan kegalauan merupakan sesuatu yang berpengaruh besar pada kehidupannya, hingga dilampiaskan pada hal-hal yang tidak seharusnya, dan mungkin bisa berakibat fatal.

Hati-hati dengan galau! Jika Anda tidak bisa menyikapinya dengan baik, salah-salah Anda akan rugi sendiri.

Hasil riset  membuktikan, ternyata galau tidak hanya menyerang perasaan atau emosi jiwa seseorang, tetapi juga berdampak terhadap kondisi kesehatan. Pengaruh emosi sangat kuat terhadap kinerja sel-sel saraf, otak, hingga ke bagian-bagian tubuh lainnya.

galau

Untuk itu, sebaiknya Anda mencoba beberapa obat penyembuh galau berikut ini:

1. Tetap bersyukur atas segala nikmat

Bayangkan kondisi orang-orang di luar sana yang lebih buruk daripada Anda. Perhatikan sekeliling Anda. Masih sangat banyak nikmat Tuhan yang masih bisa Anda rasakan, sekarang ataupun di masa lalu.

Biasanya orang yang sedang galau merasa bahwa saat itu nasibnya adalah yang paling buruk dibandingkan orang lain dan nasibnya dahulu. Padahal jika dipikir secara sederhana saja, bagaimana dia masih bisa bernafas, bergerak, tentu karena karunia Tuhan.

2. Mendekatkan diri kepada Tuhan

Introspeksi diri atas segala kesalahan, disadari atau tidak disadari. Jangan pernah menyalahkan Tuhan atas segala kehendakNya. Tuhan mempunyai rencana yang tak satupun mengetahuinya.

Apapun keyakinan Anda, pastikan Anda selalu dekat denganNya, mengadu dan berserah diri kepadaNya. Perbanyak membaca kitab suci yang merupakan pedoman agama Anda.

3. Konsultasi/diskusi dengan orang yang tepat

Hindari curhat di sosial media, karena hanya akan membuka aib Anda sendiri. Temui seseorang yang tepat seperti orang tua, psikolog atau dokter. Anda bisa browsing dan melakukan konsultasi online.

4. Lakukan sesuatu yang menyenangkan diri sendiri dan orang lain

Mengerjakan sebuah hobi yang bermanfaat adalah salah satu cara melupakan kegalauan. Bukan berarti Anda tidak berusaha mencari solusi, melainkan Anda telah membuat solusi dari kegalauan itu sendiri, tanpa Anda sadari.

Di antara beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan yaitu:

– Menulis

Apapun tulisan Anda akan menuangkan segala yang ada di pikiran Anda. Akan lebih baik lagi jika Anda menulis dengan target atau request tertentu, maka bisa jadi Anda menemukan solusi yang Anda cari tanpa sengaja. Anda bahkan bisa berbagi tulisan Anda dengan rekan di sosial media sehingga tulisan Anda bermanfaat bagi orang lain.

– Membaca

Bacalah apa saja yang menurut Anda menarik. Artikel, cerita atau share dari rekan Anda, asalkan jangan topik yang berat yang membuat Anda semakin galau.

– Berolahraga dan travelling

Udara segar dan pemandangan indah akan menenangkan pikiran. Bergerak bebas akan melemaskan ketegangan otot. Tubuh menjadi refresh dan siap untuk move on.

**

Ingatlah untuk selalu menjauhkan diri dari perbuatan yang sia-sia seperti merokok, minum-minuman keras, mengebut atau hal-hal lain yang dilakukan demi menghilangkan rasa galau. Anda akan menyakiti diri Anda sendiri.

Jauhkan galau, siapkan diri untuk bergerak!