Loading...

Cegah dan Atasi Risiko Buruk Akibat diPHK

Penulis: Shabrina Fitzel Rubrik: Dunia Karir, Finansial, Keluarga

akibat diphk

TERUSKAN.COM – Salah satu resiko bagi Anda yang bekerja menjadi seorang karyawan pada sebuah perusahaan swasta adalah diPHK. PHK atau pemutusan hubungan kerja ini bisa terjadi karena timbulnya masalah pada perusahaan, dan biasanya karena bangkrut ataupun pengurangan sebagian tenaga kerja karena mulai rugi.

Selain itu, alasan lain yang membuat perusahaan melakukan pemutusan kerja adalah karena kesalahan Anda sendiri, seperti misalnya tidak bekerja dengan profesional ataupun membuat masalah di perusahaan.

Loading...

Jika pemutusan kerja ini terjadi secara mendadak kepada Anda, tentu akan menimbulkan banyak sekali masalah terutama masalah keuangan dalam keluarga. Iklim keuangan dalam keluarga Anda akan berubah dalam sekejap.

Biasanya Anda mendapatkan gaji dan tunjangan, namun karena diPHK, Andapun sama sekali tidak memiliki penghasilan. Begitu juga masalah-masalah lainnya yang menjalar dari masalah utama.

Istri mulai sering ngambek karena tidak ada uang untuk beli sayur atau anak yang menangis karena tidak ada uang jajan. Dan, yang lebih parah lagi adalah debt collector yang terus datang ke rumah Anda menagih utang.

Nah, tidak heran jika sebagian besar orang yang diPHK mengalami tekanan batin dan stres mengingat apa yang harus mereka lakukan dalam mengatasi masalah akibat PHK tersebut.

Sebab itulah, sebagai seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta Anda perlu melakukan upaya pencegahan akan masalah setelah diPHK dan pintar juga dalam mengatasi masalah akibat diPHK itu sendiri. Intinya yaitu mencegah dan mengatasi jika itu benar-benar terjadi dalam hidup Anda.

Anda tidak tau apa yang akan terjadi di masa mendatang, karena itu, beberapa poin berikut akan sangat berguna untuk mencegah dan mengatasi masalah akibat diPHK.

Siapkan dana Darurat

Menyiapkan dana darurat termasuk kepada upaya mencegah terjadinya masalah jika sekiranya suatu saat Anda diPHK. Masalah d PHK seperti tidak punya uang untuk sementara waktu akan bisa teratasi dengan memakai dana darurat. Yah, dana darurat bisa dilakukan seperti halnya menabung, hanya saja fungsinya adalah untuk mengatasi masalah keuangan pada kondisi yang tiba-tiba dan mendesak.

Beruntung jika Anda memiliki tabungan atau dana darurat, jika Anda tidak memiliki itu semua maka utang adalah satu-satunya jalan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan keluarga.

Jadi, jika Anda memiliki dana darurat, maka Anda tidak perlu stres terlebih dahulu untuk memikirkan dengan apa anak dan istri akan makan. Andapun tidak perlu melepas aset atau memakai tabungan untuk menutupi biaya hidup sehari-hari. Setidaknya sampai Anda bisa menemukan pekerjaan baru yang cocok.

Ingatlah! Sediakan dana darurat mulai sekarang meski saat ini Anda masih bekerja di perusahaan tersebut.

Cari Pekerjaan Baru

Mencari pekerjaan baru masuk kepada cara mengatasi masalah setelah di PHK. Jika Anda diPHK, lebih baik secepatnya Anda mencari pekerjaan baru agar masalah keuangan dalam keluarga tidak semakin lumpuh. Karena itu, begitu Anda diPHK, maka usahakan secepatnya untuk mencari pekerjaan baru.

Jangan hanya melamar pada satu tempat, tapi lamar kepada banyak tempat agar Anda memiliki peluang yang besar untuk diterima. Jika Anda hanya melamar pada satu tempat, tentu Anda harus menunggu beberapa lama untuk mengetahui apakah hasilnya diterima atau tidak.

Beruntung jika Anda diterima, jika tidak maka Anda harus mencari pekerjaan baru lagi dan itu tidak memerlukan waktu sedikit. Sementara kondisi keuangan Anda semakin memburuk. Karena, itu cobalah untuk membuat beberapa lamaran agar Anda memiliki peluang diterima di salah satu tempat tersebut.

Pintar Mengelola Keuangan

Ini termasuk cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ataupun mengatasi masalah akibat di PHK. Jika sebelumnya pengelolaan keuangan Anda tidak teratur, maka mulai sekarang cobalah untuk mengatur keuangan Anda sendiri dengan cara membedakan antara keinginan dan kebutuhan, mencatat jalannya keuangan dan beberapa cara lainnya.

Dengan adanya pengaturan keuangan yang baik, maka Anda bisa menabung dan menyiapkan dana darurat. Nah, begitu juga saat Anda diPHK, Anda bisa tetap bisa memenuhi kebutuhan dengan uang yang tipis sampai Anda bisa mendapatkan pekerjaan baru. Jika setelah diPHK Anda tetap membeli barang-barang keinginan, maka keuangan Anda akan lumpuh total.

Minta Bantuan Keluarga

Keluarga merupakan tempat dimana Anda bisa bercerita dan berbagai masalah yang ada. Karena keluarga yang baik bukan hanya tempat untuk berbahagia saja, tapi juga untuk diajak bekerja sama saat terjadi masalah.

Beri pengertian kepada istri tentang kondisi yang ada. Biasanya istri yang baik akan berusaha memahami sehingga ia tidak akan marah jika hanya makan dengan sayur ataupun lauk seadanya.

Bahkan terkadang banyak istri yang justru ikut membantu dengan mencari pekerjaan sampingan. Begitu juga anak, beri pengertian kepadanya bahwa dengan kondisi ini Anda belum bisa memberinya uang jajan lebih atau membelikan mainan untuknya sampai Anda bisa mendapatkan pemasukan lagi.

**

Nah, itulah beberapa kiat dalam mencegah dan mengatasi masalah akibat di PHK. Selain itu, jika Anda di PHK karena kesalahan Anda sendiri, maka mulai sekarang cobalah untuk mengintropeksi diri agar kejadian yang sama tidak terulang kembali di masa mendatang. Ceritakan juga masalah Anda kepada istri atau orang tua agar kepala Anda tidak sakit dan stres karena memendam masalah sendiri.

Semoga tips ini bermanfaat.