Loading...

7 Tips Sebelum Terjun Ke Bisnis Waralaba

Penulis: Shabrina Fitzel Rubrik: Bisnis, Finansial

TERUSKAN.COM – Tak sedikit orang yang memiliki minat tinggi dalam bidang bisnis tapi bingung harus mulai dari mana. Secara umum, untuk memulai bisnis ada dua cara yaitu dengan membuat konsep bisnis sendiri dan membeli konsep bisnis yang telah ada.

Membuat bisnis sendiri berarti Anda harus menyusun semunya seperti ide bisnis, strategi, tempat bahan baku, manajemen dan sebagainya. Anda yang menentukan, mencari dan memutuskan konsep bisnis dari A-Z.

Sementara, memulai bisnis dengan membeli bisnis yang telah ada, Anda tinggal menjalankan saja dan tidak perlu pusing membangun dari awal. Dengan kata lain, Anda membeli bisnis yang sudah ada sistemnya atau sudah berjalan dan terbukti hasilnya.

Loading...

Jika Anda ingin mengelola sebuah bisnis tapi tidak ingin ribet membuat bisnis dari nol, bisnis waralaba (franchise) bisa menjadi pilihan. Namun, sebelum terjun ke bisnis waralaba, sebaiknya simak dulu tips di bawah ini :

7 Tips Sebelum Terjun Ke Bisnis Waralaba

Apa passion Anda

Waralaba itu banyak jenisnya. Ada bisnis waralaba di bidang pendidikan, makanan, minuman, alat rumah tangga, minimarket, pakaian dan sebagainya. Tentukanlah bidang bisnis yang ingin didalami. Lebih baik pilih bidang yang sesuai dengan passion karena akan lebih menyenangkan.

Sesuaikan dengan anggaran

Dipasaran ada berbagai franchisor baik tingkat lokal, nasional maupun international. Untuk memiliki salah satu dari bisnis waralaba otomatis harus disesuaikan dengan berapa alokasi dana untuk bisnis.  Franchise merupakan sebuah kerjasama antara pemilik waralaba (franchiser) dengan pembeli waralaba (franchisee).

Pemilik waralaba merupakan orang yang memiliki bisnis meliputi hak intelektual, merek dagang, ide produk atau jasa, sistem bisnis dan sebagainya. Inilah yang kemudian dibeli oleh pembeli waralaba. Atas pembelian itu, franchisee membayar  biaya waralaba dan dan royalti kepada franchiser. Oleh karena itu, franchisee atau pembeli waralaba harus mengetahui dulu berapa anggaran yang dipunya agar bisa menentukan waralaba mana yang akan diambil.

Carilah yang minim pesaingnya

Semua pebisnis mengharapkan keuntungan yang tinggi. Untuk mendukung harapan tersebut, sebelum membeli sebuah waralaba, teliti dulu apakah waralaba tersebut sudah terlalu pasaran dan menjamur dimana-mana.

Jika sebuah waralaba sudah banyak outletnya itu berarti tingkat persaingan tinggi. Carilah sebuah waralaba yang idenya unik, kreatif dan sedikit gila, yang pesaingnya masih minim serta berprospek cerah nantinya.

Pahami kontrak kerjasama

Membeli sebuah waralaba tidak sama dengan membeli rumah atau sebuah ruko dimana setelah membeli sepenuhnya menjadi hak pembeli dan tidak ada kaitan lagi dengan penjual. Sebaliknya, ketika membeli sebuah waralaba, pembeli masih terhubung dengan pemiliki selama masih menjalankan waralaba tersebut.

Tak heran bila poin kerjasamanya lebih banyak karena mengikat dalam jangka waktu panjang. Sebelum membeli, sebaiknya paham segala konsekuensi yang muncul dengan adanya kontrak kerjasama.

Merek yang kuat dan teruji

Salah satu waralaba terbesar di dunia adalah Mc Donald. Waralaba ini memiliki ribuan outlet di berbagai negara. Pembeli waralaba ini secara tidak langsung telah membeli sebuah waralaba bermerek kuat dan telah teruji. Tak heran bila masa depan bisnisnya juga cerah.

Namun, untuk membeli waralaba dengan merek teratas tentunya tidak mudah. Jika Anda seorang pemula, carilah waralaba lokal atau nasional yang mereknya sudah kuat dan menurut Anda bagus untuk dikembangkan.

Berkaitan dengan tempat dan lokasi

Salah satu strategi Mc Donald dan KFC adalah memilih lokasi yang strategis untuk outlet mereka yaitu di persimpangan jalan. Dengan pemilihan lokasi yang seperti ini, outlet mereka akan dilirik oleh pengendara kendaraan dari berbagai arah.

Milikilah lokasi yang potensial sebelum Anda membeli sebuah waralaba karena lokasi hal utama yang mendukung kelancaran bisnis. Jangan sampai membeli waralaba mahal tapi lokasi belum jelas atau tidak potensial.

Ketahui kelebihan dan kekurangan franchise

Meskipun sebuah bisnis memiliki kelebihan dan peluang tinggi untuk berhasil, tetap saja tidak ada yang sempurna. Pelajari terlebih dahulu secara mendalam apa saja kelebihan dan kekurangan membeli bisnis waralaba sehingga nantinya Anda tidak menyesal.

***

Membeli konsep bisnis yang telah ada dan mapan, bukan berarti Anda juga akan sukses menjalankannya. Dua orang pebisnis membeli waralaba yang persis sama hasilnya belum tentu sama. Sukses atau tidaknya sebuah bisnis ditentukan oleh sejauh mana seseorang mengelola bisnisnya.

Semoga informasi ini bermanfaat buat Anda.