Loading...

5 Langkah Memulai Berbisnis Sepatu

Penulis: Listya Pratiwi Rubrik: Bisnis

bisnis sepatu

TERUSKAN.COM – Selain pakaian, aksesori penunjang gaya hidup seperti sepatu  yang mengusung brand lokal saat ini memang sudah marak. Baik yang menyasar segmen perempuan maupun pria, sepatu brand lokal ini nyatanya cukup diminati pasar belakangan tahun terakhir.

Seperti halnya, bisnis fesyen lainnya, berbisnis sepatu terbilang susah susah gampang. Namun, dengan semangat dan tekad yang kuat bukan tak mungkin seseorang bisa menggapai kesuksesan.

Loading...

Bagi pebisnis pemula, jika anda masih ragu dan ingin melihat respon pasar dulu tanpa mengeluarkan modal terlalu banyak, anda pun bisa mencoba menjadi reseller atau dropshipper. Dengan demikian, anda pun tak perlu repot memikirkan konsep, desain, dan produksi karena semuanya sudah diselesaikan supplier anda.

Nah, anda penasaran bagaimana langkah memulai berbisnis sepatu, mari simak tips berikut ini.

Segmen pasar

Seperti halnya bisnis fesyen lain, menentukan konsep dan segmen pasar adalah hal yang pertama kali harus dilakukan jika anda ingin memasuki bisnis sepatu. Misalnya, segmen anak-anak, remaja, atau dewasa.

Mengingat pemain baik lokal maupun luar negeri yang cukup banyak, anda pun harus menawarkan sesuatu yang berbeda bagi calon konsumen anda.

Setelah menentukan target pasar, berikutnya adalah menelaah karakter pasar itu, maka anda pun bisa memutuskan produksi sepatu dengan kualitas tinggi dan harga mahal, atau kualitas pas-pasan harga murah.

Tentukan posisi anda

Yang namanya memulai bisnis, tentu tidak harus anda harus produksi sendiri. Anda bisa memulai dengan menjadi reseller atau dropshipper dengan membeli secara grosir. Hal ini sangat cocok jika anda masih memiliki pekerjaan utama dan baru belajar berwirausaha, namun ingin meminimalkan risiko.

Anda bisa mencari daftar supplier  dengan mengecek langsung brand bersangkutan di sosial media apakah mereka menerima reseller atau tidak serta  situs-situs, seperti Kaskus dan  Cakning.

Cari vendor produksi

Sementara, bagi anda yang ingin memiliki brand sendiri, anda pun harus mencari daftar vendor produksi yang terpercaya. Mencari tukang yang pas untuk sepatu memang terbilang susah susah gampang. Maka itu, anda harus mencoba ke berbagai tukang  atau pengrajin membuatkan sampel yang anda mau, untuk melihat kualitasnya.

Dengan demikian, anda bisa memutuskan mana pengrajin yang cocok untuk produksi anda. Intinya, jangan pernah lepas kontrol terhadap kualitas produksi karena sepatu sangat berhubungan dengan kenyamanan si pemakai.

Melek tren

Bisnis sepatu juga tidak lepas dari tren. Untuk bisa menarik perhatian konsumen, sebagai pebisnis, anda pun dituntut melek tren. Anda bisa memantau tren terbaru melalui seminar, majalah, media televisi, atau pameran-pameran tahunan bergengsi yang digelar.

Seperti halnya produk fesyen lain, tren sepatu mencakup model dan warna yang sedang digemari, misalnya model flat, wedges, dengan warna lebih mencolok dan sebagainya.

Pemasaran

Setelah semuanya terpenuhi, langkah terakhir adalah menjual dan memasarkan produk sepatu anda. Lagi-lagi di zaman online seperti sekarang, pemasaran tak akan terlalu memakan biaya besar. Anda pun bisa menggandeng artis atau fashion blogger untuk meng-endorse produk anda.  Dengan demikian, anda bisa mendapat kepercayaan awal dari calon konsumen anda.

Jika belum mampu memiliki toko offline, seperti biasa anda bisa bekerja sama dengan butik-butik untuk menitip-jualkan produk anda, biasanya dengan sistem konsinyasi. Tentunya, hal ini juga akan makin meningkatkan brand awareness produk anda.

Semoga bermanfaat.