Khasiat dan Manfaat Daun Seledri Untuk Kesehatan

TERUSKAN.COM – Seledri atau Apium graveolnes L adalah sayuran yang termasuk dalam family Apiaceae dan termasuk kedalam suku adas-adasan, yaitu satu suku dengan pulosari dan wortel. Karena aromanya yang khas dan menggugah selera, tidak heran jika daun seledri sudah lama digunakan sebagi penyedap makanan.

Manfaat Daun Seledri Untuk Kesehatan

Bahkan, bagian batang, biji dan daun bunganya digunakan sebagai bahan masakan di Jepang dan Negara-negara Eropa. Selain sebagai bahan masakn, selederi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Loading...

Seledri berkhasiat sebagai tanaman herbal sehingga dapat mengatasi berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Hal ini dikarenakan senyawa-senyawa yang terkandung pada seledri sangat diperlukan bagi tubuh kita. Senyawa-senyawa tersebut diantaranya adalah senyawa 3-n-butilpthalida, senyawa L-triptofan, serat, vitamin, dan poliasetilena.

Senyawa 3-n-butilpthalida berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah, anti peradangan akibat infeksi, anti kejang, dan dapat menurunkan kadar koleseterol dalam darah. Adapun senyawa L-triptofan berkhasiat untuk mencegah aterosklerosis sekaligus sebagai antioksidan.

Adapun serat bermanfaat untuk membuat rasa kenyang dan mencegah kegemukan. Vitamin yang terdapat pada daun seledri adalah vitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan B2.

READ:  Bagaimana Cara Imunoterapi Bekerja?

Semakin hijau daun seledri, maka kandungan vitamin A nya semakin tinggi. Sedangkan senyawa poliasetilena pada seledri bermanfaat untuk obat peradangan karena infeksi.

Manfaat Daun Seledri Untuk Kesehatan

Sebenarnya, seledri sudah dikenal sejak lama di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda. Ketika itu, para penjajah Belanda menggunakan seledri untuk penyedap masakan.

Sampai saat ini, seledri tidak terpisahkan sari masakan di Indonesia. Aroma seledri yang khas berasal dari sejumlah komponen mudah menguap dari minyak atsiri yang dikandungnya, paling tinggi pada buahnya yang dikeringkan.

Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%) dan B (0,1 – 0,7%), serta senyawa golongan fenol. Komponen lainnya adalah apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin.

Kandungan asam lemak utama adalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai seledri juga mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.

Agar khasiat daun seledri bisa didapat, maka sebaiknya seledri dikonsumsi dengan cara direbus dan diambil sarinya, dimasak, dimakan mentah atau dibuat jus. Ada beberapa khasiat dan manfaat daun seledri bagi kesehatan kita. Simak pembahasan berikut.

READ:  Jangan Anggap Remeh Demam pada Bayi

Sebagai Antioksidan

Kandungan antioksidan pada seledri seperti luteolon dan flavonoid membantun menangkal radikal bebas dalam tubuh dan dapat meningkatkan metabolism pada tubuh.

Selain itu, seledri juga berkhasiat sebagai anti inflamasi. Zat-zat anti inflamasi yang terdapat pada seledri sangat efektif untuk mencegah masalah tulang seperti nyeri sendi dan osteoartharitis.

Meningkatkan Imunitas dan Memperkuat Tulang

Manfaat seledri yang selanjutnya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperkuat tulang. Seledri kaya akan vitamin A dan vitamin C sehingga dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C dapat memproduksi kolagen sehingga membantu dalam melindungi otot dan jaringan ikat untuk menjaga kesehatan kulit dan melawan penyakit. Selain vitamin A dan C, seledri juga mengandung vitamin K yang berperan dalam sintesis protein sehingga meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.

***

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat seledri untuk kesehatan yang bisa kita ketahui. Namun, cukup sekian pembahasan mengenai manfaat seledri untuk kesehatan yang bisa saya paparkan. Semoga bermanfaat.