Bagaimana Cara Memperlakukan Puting Payudara?


puting payudaraPayudara wanita

Normalnya setiap payudara punya puting. Puting pada payudara punya banyak fungsi, untuk para ibu yang sedang menyusui fungsi puting tentu sangat besar. Dia menjadi gerbang untuk menyalurkan air susu ibu pada sang bayi yang sedang menyusui. Bagi mereka yang tidak sedang menyusui, puting berperan sangat penting dalam hubungan seksual. Bukan cuma pada wanita, tapi juga pada pria.

Puting sangat peka pada rangsangan. Bagi wanita, salah satu cara untuk mengetahui apakah dia sedang terangsang atau tidak bisa dilihat pada putingnya. Bila putingnya menegang maka bisa dipastikan dia sedang terangsang, bila tidak maka mungkin saja dia belum cukup terangsang. Puting juga biasanya akan mengeras ketika udara sedang sangat dingin.

Tidak banyak pria yang tahu bagaimana memperlakukan puting payudara pasangannya ketika sedang bercinta. Mereka lebih fokus kepada payudara daripada putingnya, padahal sesungguhnya rangsangan terbesar wanita justru diperoleh dari stimulasi di bagian ini daripada payudara itu sendiri.

Berikut ini ada tips bagaimana memperlakukan puting payudara pasangan Anda berdasarkan ukurannya:

Puting Payudara Yang Besar.

Puting yang besar punya banyak jaringan saraf sehingga biasanya jadi sangat sensitif. Buat Anda yang punya pasangan dengan puting payudara yang besar, berhati-hatilah. Jangan terlalu agresif melakukan stimulasi pada puting payudara. Lakukan stimulasi seperlunya dengan cara yang lembut agar gairahnya tidak hilang.

Puting Payudara Yang Kecil.

Puting payudara pasangan Anda kecil? Jangan ikut berkecil hati. Areola atau bagian berwarna gelap berbentuk lingkaran di sekitar puting sesungguhnya lebih sensitif daripada puting itu sendiri. Fokuslah pada bagian itu, utamanya pada sisi bagian atas areola. Orang menyebutnya bagian jam 10 dan jam 2. Bagian itu adalah bagian paling sensitif pada payudara wanita.

Puting Payudara Yang Tersembunyi.

Sebuah studi melaporkan bahwa sebenarnya ada 3% wanita yang punya puting payudara tersembunyi. Penyebab utamanya adalah faktor genetis. Meski puting payudara mereka tersembunyi tapi sebenarnya syaraf mereka tetap sama dengan puting yang normal. Hanya saja biasanya wanita dengan puting tersembunyi seperti ini merasa rendah diri karena menganggap payudara mereka tidak normal. Anda harus meyakinkan dia kalau semuanya baik-baik saja ditambah pujian pada payudara mereka. Jika Anda bisa terus melakukan sentuhan, jilatan dan rangsangan pada bagian payudaranya maka perlahan tapi pasti putingnya pasti akan keluar dari persembunyian.

(photo: cdn.sheknows.com)


Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *