Topik Seputar Glukosamin

Mengenal Definisi dan Manfaat Glukosamin

GlukosaminDewasa ini mungkin Anda sering mendengar tntang glukosamin, suplemen makanan yang banyak dijual bebas di pasaran. Namun, mungkin di antara Anda masih ada yang belum akrab dengan apa sebenarnya glukosamin itu?

Berikut beberapa ulasan tentang glukosamin yang patut Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Apa itu Glukosamin?

Glukosamin adalah senyawa alami yang dapat ditemukan dalam tulang rawan yang sehat. Glukosamin sulfat adalah konstituen normal yang umumnya terdapat pada cairan sinovial.

Survei mengatakan penggunaan glukosamin sulfat dalam pengobatan osteoarthritis sangat baik, terutama lutut. Hal ini diyakini bahwa sulfat yang tidak memberikan manfaat secara klinis dalam cairan sinovial tersebut dan bekerja dengan cara memperkuat tulang rawan dan membantu glukosamin sintesis.

Glukosamin umumnya diambil dalam kombinasi dengan kondroitin atau glycosaminoglycan yang berasal dari tulang rawan artikular. Glukosamin juga sering digunakan sebagai terapi komplementer, dan umumnya diterapkan  pada pasien pengerita osteoarthritis, dan memungkinkan untuk mengurangi dosis agen anti-inflamasi non-steroid.

Pengelompokan Glukosamin

Glukosamin dapat dibagi dalam 3 bagian yaitu :

  1. Glukosamin sulfat
  2. Glukosamin hidroklorida
  3. N-asetil-glukosamin

Walau mungkin dirasa serupa, tiga bentuk glukosamin di atas tidak memiliki efek yang sama bila digunakan sebagai suplemen makanan. Kebanyakan penelitian gizi mengklaim fungsi glukosamin untuk manfaat kesehatan hanya berfokus pada glukosamin sulfat saja.

Suplemen makanan yang mengandung glukosamin sering dicampur tambahan lain seperti kondroitin sulfat, MSM atau tulang rawan Ikan Hiu. Meskipun beberapa orang mengatakan bantuan kombinasi tersebut tak dapat dibuktikan secara ilmiah.

National Institutes of Health (NIH) menambahkan bahwa krim kulit yang mengandung glukosamin untuk para penderita arthritis akan lebih efktif  berkat adanya zat-zat lain di dalamnya bukan karena Glukosamin itu sendiri, dan samapai saat ini belum ada bukti bahwa glukosamin dapat diserap melalui kulit.

Mengapa Kita Membutuhkan Glukosamin?

Glukosamin penting untuk membantu membangun/ pebaikan tulang rawan. Tulang rawan sangat elastis sangat kuat dengan jaringan ikat yang dapat ditemukan di beberapa daerah tubuh. Jaringan ini bersihat fleksibel dan kenyal berfungsi sebagai padding (bantal untuk tulang dan sendi).

Berikut beberapa manfaat glukosamin yang sangat penting bagi tubuh:

  1. Mengurangi sakit pada penderita osteoarthritis
  2. Meningkatkan fungsi pada penderita osteoartritis lutut atau pinggul
  3. Mengurangi kekakuan sendi
  4. mengurangi pembengkakan

Selain itu, glukosamin juga dikabarkan dapat digunakan untuk penyakit lainnya. Namun, kebanyakan studi telah membantah karena menemukan fakta bahwa kebanyakan proses pengobatan tersebut gagal, dan sejauh ini studi positif pengguaan glukosamin yang efektif adalah pada masalah sendi seperti kerusakan karena cedera olahraga,  sakit punggung rendah, dan sakit punggung tinggi.

Menggunakan glukosamin baik sebagai suplemen makanan maupun untuk pengobatan juga tidak dapat dikatakan bebas dari efek samping, karena cukup banyak efek samping yang banyak dikeluhkan para pengkonsumsi glukosamin seperti seringnya mengalami sakit kepala, rasa ngantuk berlebih, dan reaksi alergi pada kulit seperti bercak merah, kulit melepyh, dan gatal.

Meski penelitian ini masih simpang siur, namun kebanyakan situs kesehatan melansir bahwa glukosamin dapat berkontra-indikasi dengan penderita Asma, diabetes, dan ibu hamil.

Apa itu Glukosamin?

Suplemen GlucosamineSuplemen glukosamin banyak digunakan untuk osteoarthritis pada lutut

Glukosamin adalah senyawa yang ditemukan secara alami dalam tubuh, terbuat dari glukosa dan asam amino glutamin. Glukosamin dibutuhkan untuk menghasilkan glikosaminoglikan, molekul yang digunakan dalam pembentukan dan perbaikan tulang rawan dan jaringan tubuh lainnya. Produksi glukosamin semakin lambat sesuai dengan usia.

Simak artikel berikut untuk tahu penggunaan dan efek sampingnya, dikutip dari altmedicine.about.com.

Glukosamin tersedia sebagai suplemen gizi di banyak toko makanan kesehatan dan toko obat. Suplemen glukosamin yang diproduksi di laboratorium dari kitin, suatu zat yang ditemukan dalam cangkang udang, kepiting, dan makhluk laut lainnya. Sebagai tambahan untuk suplemen gizi, glukosamin juga digunakan dalam minuman olahraga dan kosmetik.

Glukosamin sering dikombinasikan dengan kondroitin sulfat, suatu molekul alami yang terdapat dalam tulang rawan. Kondroitin memberikan elastisitas tulang rawan dan diyakini mencegah kerusakan tulang rawan oleh enzim. Glukosamin kadang-kadang dikombinasikan dengan metil sulfonil metan, atau MSM, dalam suplemen gizi.

Mengapa orang menggunakan glukosamin?

Osteoarthritis

Suplemen glukosamin banyak digunakan untuk osteoarthritis, khususnya osteoarthritis lutut. Pada osteoarthritis, tulang rawan – bahan karet yang mengalasi sendi – menjadi kaku dan kehilangan elastisitasnya. Hal ini membuat rentan terhadap kerusakan sendi dan dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, kehilangan gerakan, dan kerusakan lebih lanjut.

Karena dalam tubuh glukosamin alami digunakan untuk membuat dan memperbaiki sendi tulang rawan, mengambil glukosamin sebagai suplemen nutrisi diperkirakan dapat membantu perbaikan tulang rawan yang rusak dengan menambah pasokan glukosamin dalam tubuh.

Kondisi lain

Kondisi lain dimana glukosamin digunakan termasuk rheumatoid arthritis, penyakit radang usus (penyakit Crohn dan kolitis ulserativa), insufisiensi vena kronis, dan kondisi kulit, meskipun bukti-bukti lebih lanjut diperlukan.

Efek Samping dan Keamanan

Kebanyakan penelitian yang melibatkan manusia telah menemukan bahwa penggunaan jangka pendek glukosamin dapat ditoleransi dengan baik. Efek samping termasuk mengantuk, sakit kepala, insomnia, dan keluhan pencernaan ringan dan sementara, seperti sakit perut, nafsu makan yang buruk, mual, mulas, sembelit, diare, dan muntah. Dalam kasus langka, kombinasi glukosamin dan kondroitin telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan denyut jantung dan palpitasi sementara.

Sejak suplemen glukosamin dapat dibuat dari kerang, orang-orang dengan alergi terhadap kerang harus menghindari glukosamin kecuali telah dikonfirmasi bahwa ia berasal dari sumber bukan kerang.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa glukosamin, dalam dosis yang digunakan untuk mengobati osteoarthritis, dapat memperburuk kadar gula darah, insulin, dan/atau hemoglobin A1c (tes yang mengukur seberapa baik gula darah telah dikendalikan selama tiga bulan sebelumnya) pada penderita diabetes atau resistensi insulin.

Secara teoritis, glukosamin dapat meningkatkan resiko perdarahan. Keamanan glukosamin pada wanita hamil atau menyusui tidak diketahui.

(photo: duniafitnes.com)