Topik Seputar Kuliner Korea

Kimchi, Acar Korea Kaya Manfaat

Kimchi, Acar Korea Kaya ManfaatTERUSKAN.COM – Kabar baik bagi Anda pecinta kimchi, ataupun Anda yang menyukai kuliner dari Negeri Ginseng Korea.

Kimchi tidak hanya segar dan enak, tetapi juga dilengkapi dengan beberapa manfaat kesehatan yang luar biasa. Kimchi adalah makanan pelengkap yang berasal dari Korea dan dapat ditemukan di semua restoran Korea, bahkan di Jepang dan Cina.

Kimchi merupakan makanan pelengkap yang wajib ada di setiap hidangan. Di Indonesia, kimchi dapat disamakan seperti acar sayur karena rasanya yang asam, asin dan pedas. Bedanya, kimchi dibuat dari proses fermentasi sederhana yang menggunakan kubis, bawang putih dan sayuran lainnya dan disimpan dalam wadah tertutup.

Tidak perlu menyediakan bahan khusus untuk membuat Kimchi, Anda dapat menyimpannya dan melakukan fermentasi dengan botol kaca di rumah.

Meskipun demikian, manfaat yang diberikan ternyata tidak sesederhana bahan dan pembuatannya. Berikut beberapa manfaat kimchi bagi kesehatan:

1. Rendah Kalori

Acar korea ini menjadi makanan yang memiliki kandungan kalori yang rendah, dengan kandungan serat tinggi yang membuat proses pencernaan lebih cepat dan lebih mudah.

Kimchi dapat menyembuhkan beberapa penyakit biasa dan secara umum baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

2. Sumber Probiotik

Karena melalui proses  fermentasi makanan, kimchi menjadi sumber probiotik yang yang sangat baik. Probiotik membantu menjaga tubuh Anda tetap sehat dan membantu melawan semua infeksi.

Selain itu, kimchi juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, B, zat besi, kalsium dan selenium. Vitamin dan mineral membantu dalam memperlancar  aliran darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga pertumbuhan otot.

3. Menurunkan Tekanan Darah

 Jika dikonsumsi setiap hari, kimchi dapat membantu menurunkan tekanan darah.  Bahan lain yang digunakan selain kubis yaitu bawang putih. Dan keduanya mengandung allicin dan selenium.

Allicin dan selenium baik untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh Anda tetap rendah dan mencegah penyumbatan lemak pada dinding arteri.

4. Berat Badan Ideal

Tidak perlu heran mengapa wanita korea memiliki badan langsing, meskipun mengonsumsi banyak makanan.

Kimchi membantu menjaga bentuk tubuh wanita karena di dalam kimchi terdapat lactobacillus yang merupakan bakteri baik. Lactobacillus dapat menekan nafsu makan dan  mengurangi kadar gula darah.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi akan menjaga perut Anda agar merasa kenyang lebih lama.

5. Kaya Antioksidan

Kimchi mengandung antioksidan yang melindungi tubuh Anda dari radikal bebas.

Bahan-bahan lain seperti jahe, merica dan bawang putih menjadi pendukung sistem kekebalan tubuh dan mencegah Anda dari flu dan tetap merasa hangat.

6. Melawan Kanker

Kimchi merupakan salah satu jenis  makanan yang dapat melawan kanker karena memiliki antioksidan dan flavonoid yang membantu dalam memerangi kanker, terutama kanker perut.

Meskipun memberikan banyak manfaat, perlu diingat untuk mengonsumsinya tidak dalam jumlah berlebihan. Terutama untuk Anda penderita hipertensi.

Banyaknya kandungan garam di dalam kimchi mengharuskan Anda untuk membatasinya. Selain itu, terlalu banyak makanan yang berasal dari hasil fermentasi juga dapat menyebabkan kanker lambung.

Semoga bermanfaat.

Yasik, Late Night Meal Ala Korea

Yasik Late Night Meal Ala KoreaKetika mendengar kata “chapssaltteok” atau “memilmuk” yang terbayang dalam pikiran masyarakat Korea yakni Yasik.

Yasik dalam bahasa Indonesia berarti makanan larut malam. Di Korea, chapssaltteok dan memilmuk adalah jajanan khas musim dingin yang dijual di toko – toko sepanjang jalan raya.

Kedua jenis makanan ini biasanya dimakan bersama dengan tetangga di luar rumah sambil mengobrol sampai larut malam.

Adanya urbanisasi dan semakin banyaknya gedung – gedung bertingkat tidak menghilangkan budaya late night meal tersebut.

Budaya yasik tersebut justru semakin populer dan berkembang karena banyaknya pekerja kantoran yang bekerja lembur hingga tengah malam di kantor dan banyaknya pelajar yang belajar hingga dini hari untuk persiapan ujian masuk universitas.

Menu yasik pun semakin variatif. Banyak restoran yang menawarkan layanan pesan antar dengan hanya melakukan pemesanan melalui telepon.

Selain chapssaltteok dan memilmuk, menu yasik yang menjadi favorit masyarakat Korea di antaranya:

Ramyeon

Ramyeon adalah makanan paling favorit yang dimakan pada saat larut malam karena pengolahannya yang mudah dan simpel. Cukup direbus dalam air mendidih dan dimasukkan bumbunya.

Ramyeon bisa juga dimasak dengan cara menambahkan sayuran seperti tauge, jamur, daun bawang, telur ataupun udang. Orang korea pada umumnya menyantap ramyeon dengan kimchi sebagai pelengkap.

Ayam goreng dan beer

Ayam goreng KFC juga menjadi salah satu makanan favorit larut malam. Restoran waralaba ayam goreng yang tersebar di Korea melayani pesan antar dan menjual berbagai macam ayam goreng sesuai dengan keinginan pelanggan.

Ayam goreng dan beer banyak dipesan pada saat ada acara olahraga internasional ditayangkan di televisi.

Jokbal dan bossam

Bagi penyuka daging, jokbal dan bossam adalah menu yasik favorit. Jokbal adalah daging kaki babi yang dimasak dengan saus kedelai dan saus pedas.

Sedangkan bossam adalah daging babi yang dimasak dengan saus doenjang, bawang Bombay dan bawang putih. Setelah matang, daging tersebut dipotong kecil – kecil dan dimakan dengan dibungkus selada atau daun kol.

Tteokbokki dan sundae

Tteokbokki adalah kue beras yang diiris dan direbus dalam saus pedas sedangkan sundae adalah isi perut babi yang dimasak dengan nasi lengket, sayuran, sosis, dan mie kertas kaca (semacam bihun).

Gungoguma dan hoppang

Gungoguma adalah ubi manis yang dipanggang. Hoppang adalah roti putih yang dikukus dengan isian pasta kacang merah dan sayuran. Makanan ini sangat digemari pada saat musim dingin karena dapat menghangatkan tubuh.

(foto: seouleats.com)

Tteokbokki, Jajanan Musim Dingin Khas Korea

TteokbokkiTteokbokki

Korea tidak hanya terkenal dengan hallyu dan budaya populer lainnya. Kuliner dari negara ini tidak kalah dengan kuliner dengan negara-negara lain. Jika Anda berlibur ke Korea pada saat musim dingin, jangan lupa mencicipi Topokki.

Topokki atau Tteokbokki adalah kue beras yang diiris dan direbus dalam saus pedas. Jajanan ini paling populer di Korea khususnya di  musim dingin.

Tteokbokki awalnya adalah makanan dari Dinasti Joseon. Pada masa itu tteokbokki tidak direbus dalam saus pedas. Makanan tersebut dimasak dengan kecap asin bersama daging sapi, bawang bombay, bagogari, kecambah kacang hijau, peterseli, shiitake dan wortel.

Jajanan ini memiliki cita rasa pedas dan manis. Tteokbokki sebenarnya adalah jajanan pasar yang sangat terkenal dan kemudian banyak dijual oleh pedagang kaki lima di sepanjang jalan di Seoul seperti di Myeongdong dan Jongno.

Tteokbokki biasanya berbentuk panjang, lonjong dan tidak berisi. Rasa pedas dari tteokbokki berasal dari gochugang atau saos sambal Korea yang dicampurkan di atasnya.

Ketika dimakan kue ini kenyal saat dikunyah. Karena semakin diminati oleh semua orang maka penjual pun semakin kreatif membuat variasi tteokbokki untuk menghindari persaingan dari penjual lain.

Tteobokki dibuat bervariasi seperti bentuk bintang atau dikombinasikan dengan makanan lain seperti pizza dan sandwich. Sedangkan isinya bisa bermacam–macam, dari keju, daging atau variasi lainnya.

(photo: kourmet.net)

Kimchi, Asinan Sayur Ala Korea

kimchiKimchi

Kimchi adalah salah satu makanan tradisional dari Korea. Makanan ini biasanya dijadikan sebagai pelengkap untuk orang Korea saat makan. Rasa asam, asin manis dan pedas dari kimchi membuat nafsu makan terus meningkat. Kimchi di Korea dianggap sebagai penganan yang harus ada saat perjamuan makan. Kimchi menjadi golongan makanan yang sehat setelah digabungkan dengan beberapa jenis makanan yaitu minyak zaitun dari panyol, kedelai, yogurt dan lentil.

Jaman dahulu, kimchi dibuat sebagai cadangan makanan sewaktu musim dingin karena sayuran susah sekali tumbuh saat musim tersebut tiba. Kimchi disimpan dalam gentong tradisional untuk waktu yang lama namun sekarang fungsi ini sudah tergantikan oleh lemari es.

Pada umumnya orang Korea membuat kimchi dalam jumlah besar untuk persediaan setahun pada saat panen sawi putih di musim dingin. Pembuatan kimchi dilakukan bersama anggota keluarga lainnya, karena tentu butuh banyak tenaga dalam membuat berkilogram kimchi.

Untuk membuat kimchi dibutuhkan sawi putih dengan campuran garam, cuka, lada, bawang putih dan beberapa rempah lainnya yang menghasilkan rasa asam dan agak pedas pada kimchi. Selain sawi putih, terkadang lobak juga digunakan sebagai bahan pembuatan kimchi.

Manfaat yang diberikan kimchi sangat banyak. Studi terbaru menunjukkan Kimchi dapat mencegah berbagai jenis kanker  termasuk kanker payudara pada wanita.  Kimchi juga dapat menurunkan kolesterol.

Kimchi dipercaya dapat menjaga berat badan hingga Anda tidak harus mengalami obesitas. Kimchi mengandung vitamin A, tiamin B1, riboflavin B2, kalsium, dan zat besi. Dalam penganan ini terdapat bakteri lactobacilli yang dapat Anda temukan dalam yogurt dan makanan yang di fermentasi. Bakteri ini membantu proses pencernaan.

Meskipun banyak manfaat yang dapat diberikan oleh kimchi, sebaiknya tetap dikonsumsi dalam batas yang wajar. Pada tahun 2005 terungkap sebuah hasil penelitian di Korea Selatan tentang efek samping terlalu banyak mengkonsumsi kimchi yaitu berpotensi terkena kanker lambung.

(photo: swisshansik.wordpress.com)

Ramyeon, Mie Instan Ala Korea

ramyeon mi instan KoreaRamyeon

Pernahkah Anda makan ramen? Ramen atau mie berasal dari Jepang. Di Jepang, ramen ada dua jenis yakni jenis ramen basah yang disajikan di restoran dan mie instan. Di Korea, terdapat juga mie instan yang disebut dengan ramyeon.

Ramen berasal dari China dan diperkenalkan di Jepang pada masa Meiji. Ramen Korea pertama kali diproduksi oleh Jeon Jung Yun sebagai pengganti nasi. Ramen pada waktu itu diperuntukkan untuk golongan miskin yang tidak mampu membeli daging tapi mampu membeli ramen karena harganya murah.

Walaupun ramyeon hanya diperuntukkan untuk kalangan miskin, namun karena diproduksi massal maka makanan instan ini sudah mulai merambah kemana-mana dan dikonsumsi oleh siapa saja mulai dari presiden sampai buruh. Karena cara penyajiannya yang mudah dan cepat sehingga makanan ini sangat populer di semua kalangan.

Korea merupakan negara yang mengkonsumsi mie instan paling tinggi di dunia. Ramyeon umumnya dijadikan sebagai pengganti yasik (snack ringan di malam hari). Sebagian besar pekerja kantor dan siswa yang mengambil les malam menjadikan ramyeon sebagai snack malam hari karena cepat dikonsumsi dan instan dibuat.

Ramyeon biasanya disajikan dengan kimchi. Bisa juga ditambahkan dengan tambahan jamur, bawang goreng, telur, udang atau tauge. Karena penyajiannya yang simple dan harga yang murah, ramyeon banyak dijual di toko -toko dan supermarket.

Orang Korea memiliki cara unik tersendiri memakan ramyeon. Ramyeon dimasak di panci khusus yang berwarna kuning. Mereka biasanya memakan langsung dari pancinya bahkan dari tutup pancinya saja. Panci tersebut cepat mendinginkan ramyeon. Jika makanan tersebut dipindahkan ke wadah lain maka rasanya akan sedikit berbeda.

 (photo: welkinlight.wordpress.com)

Apa Saja Makanan Korea Yang Wajib Dicoba?

Kuliner KoreaKuliner Korea 

Bagi orang Korea, makanan bukan sekedar pengisi perut. Lebih dari itu, makanan juga menjadi cita rasa seni, obat, bahkan menjadi bagian dari budaya mereka.

Berikut daftar 10 makanan khas Korea yang harus Anda coba seperti yang dikutip dari listverse.

1. Soondubu Jiggae

soondubu jjigae
soondubu jjigae (foto: flickrhivemind.net)

Soondubu jiggae adalah sup kental khas Korea yang dimasak dalam gerabah tanah liat. Sup kental ini terbuat dari kaldu ikan dan daging yang dimasak bersama lada, telur, dan tahu sutra.

Di sup kental ini, daging sapi hanya digunakan sedikit. Inilah yang unik dari masakan Korea, daging hanya digunakan sebagai penyedap dan penguat rasa, bukan sajian utama yang mengenyangkan. Sup ini biasa dimakan bersama nasi.

2. Seolleongtang

seolleongtang
Seolleongtang (foto: koreataste.org)

Inilah salah satu sup paling populer di Korea, bahkan terdapat sejumlah restoran yang khusus menjual sup ini. Seolleontang harus dimasak dalam waktu yang cukup lama, hingga berjam-jam untuk mematangkan tulang sapi, hingga semua kandungan kalsiumnya keluar.

Tak heran, jika sup ini khas berwarna putih dengan kandungan kalsium tinggi. Kaldu dari kaki sapi itu dicampur dengan potongan-potongan daging sapi dan lobak.

3. Ddukbokkkie (Toppokki)

ddukbokki
Ddukbokki (foto: yelp.com)

Di kota besar seperti Seoul, jika tiba waktu malam jalan-jalan dipenuhi berbagai pedagang makanan. Ddukbokie adalah satu yang paling populer. Makanan yang terbuat dari tepung beras ini disajikan dengan berbagai varian bumbu.

Ia bisa dimasak bersama ikan, telur, menjadi makanan bercitarasa asin, pedas, atau bahkan manis. Yang khas adalah adonan tepung beras tadi yang kenyal dan lembut dikunyah.

4. Dakjuk

 Dakjuk
Dakjuk (foto: flickrhivemind.net)

Dakjuk adalah sejenis bubur ayam. Awalnya ayam direbus di dalam wadah bersama dengan bawang merah-bawang putih. Setelah itu, tambahkan beras dan dimasak hingga ayamnya matang.

Hasilnya adalah sup kental nasi yang berpadu dengan rasa ayam dan bawang. Dengan cara pembuatan yang sangat mudah, tak heran jika Dakjuk digemari banyak orang.

5. Hoddeok

Hoddeok
Hoddeok (foto: nombelina.com)

Berbeda dengan pancake pada umumnya, pancake ala Korea ini terbuat dari adonan tepung ragi. Diisi dengan kayu manis, gula coklat, dan potongan kacang mete, pancake ini dimasak dengan sedikit minyak, sampai isinya meleleh dan menjadi sirup.

Makanan ini sangat disukai anak-anak untuk sarapan. Jika tidak suka yang terlalu manis, gula bisa diganti dengan keju mozarella.

6. Yangnyeom Tongdak

Yangnyeom Tongdak
Yangnyeom Tongdak (foto: maangchi.com)

Yangyeom Tongdak bukan sekadar ayam goreng, ia dibumbui dengan begitu lezat. Teksturnya luar biasa, disajikan dengan saus kental pedas manis, namun dengan ayam yang masih renyah digigit.

Makanan ini merupakan salah satu makanan khas favorit penduduk Korea.

7. Japchae

Japchae
Japchae (foto: koreanfoodgallery.com)

Mi goreng campur ini sangat populer, dan aslinya hanya sayuran tanpa mi. Makanan ini adalah favorit para raja dahulu. Kini setelah komposisinya ditambah mi, japchae menjadi semakin digemari.

Sayur-sayur segar dimasak setengah matang untuk mempertahankan rasa dan tekstur aslinya.

8. Bulgogi

Beef_Bulgogi
Beef Bulgogi (foto: trialx.org)

Bulgogi adalah salah satu sajian daging sapi khas Korea yang terkenal amat lezat. Ia menjadi ciri khas dalam barbeque ala Korea, yaitu dengan menggunakan lempengan panas untuk memasak daging.

Bulgogi dimarinasi dengan bumbu-bumbu khas seperti wijen, sari buah pir, kecap, bawang putih, dan diiris sangat tipis. Biasanya dimakan bersama banyak sayuran, yang menjadikan Bulgogi ini tetap sehat dikonsumsi.

9. Bibimbap

Bibimbap
Bibimbap (foto: userealbutter.com)

Nasi campur ala Korea ini mesti Anda coba. Cara membuatnya pun sangat mudah, yakni dengan mencampur nasi dengan berbagai macam lauk dan kimchi lalu mengaduknya sampai rata.

Orang korea biasanya akan membuat bibimpap ini dalam baskom yang sangat besar untuk dimakan bersama-sama dengan menggunakan sendok langsung dari baskomnya tanpa menggunakan piring ataupun mangkok.  Bibimbap disajikan hangat-hangat dengan berbagai pilihan lauk dan saus sambal khas Korea.

10. Kimchi

kimchi
kimchi (foto: blog.asiahotels.com)

Kimchi adalah makanan paling terkenal yang merepresentasikan Korea. Terbuat dari sawi yang difermentasikan dengan bumbu pedas seperti cabai, bawang putih-bawang merah, sari buah pir, dan sebagainya. Hasilnya adalah sawi fermentasi dengan rasa segar, manis-asam-pedas.

Kimchi adalah salah satu makanan penting di Korea yang dimakan pada saat sarapan, makan siang, bahkan makan malam. Bahkan pada saat makan Ramyun (sejenis mi instan, orang korea juga menggunkan kimchi sebagai menu pendamping).