Topik Seputar Wanita Berhijab

Tips Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

Tips Merawat Rambut Bagi Wanita BerhijabTERUSKAN.COM – Memiliki rambut sehat, indah dan berkilau tentu menjadi dambaan setiap wanita, karena rambut adalah “mahkota” bagi seorang wanita.

Pun bagi mereka yang mengenakan hijab, tentunya ingin memiliki rambut yang tak kalah sehat.

Namun, mereka yang berhijab memiliki tantangan tersendiri. Masalah kesehatan rambut yang biasanya dialami oleh wanita berhijab diantaranya ialah rambut yang berketombe, lepek, kusut, tidak mudah diatur, rontok, dan masalah rambut lainnya.

Untuk mencegah dan menghindarinya, seorang wanita berhijab wajib melakukan perawatan rambut dengan baik dan benar. Lalu, bagaimana merawat rambut bagi wanita yang berhijab? Berikut tipsnya:

1. Keramas secara teratur menggunakan shampo yang tepat

Keramas secara teratur paling tidak sekali dalam sehari dengan menggunakan shampoo yang tepat, sesuai dengan jenis rambut, dapat membantu menjaga kesehatan rambut.

Pilih shampo yang mengandung bahan seperti ginseng, lidah buaya, madu, dan jeruk nipis. Ginseng dapat mencegah kerontokan rambut, dan rambut bercabang. idah buaya dapat menyuburkan dan menguatkan rambut. Sementara jeruk nipis dipercaya dapat mengatasi ketombe.

2. Keringkan rambut sebelum menggunakan hijab

Setelah keramas, keringkan rambut hingga benar-benar kering sebelum menggunakan hijab. Usahakan selalu mengenakan hijab saat rambut dalam keadaan kering, karena jika menggunakan hijab saat kondisi rambut dalam keadaan basah dapat menyebabkan kulit kepala menjadi lembab, hal ini bisa memicu bau tidak sedap, munculnya ketombe, dan gatal-gatal pada kulit kepala.

Selain itu, menggunakan hijab saat rambut dalam keadaan basah juga bisa menyebabkan kepala pusing.

3. Gunakan hair tonic sehabis keramas

Menggunakan hair tonic sehabis keramas dapat membuat rambut dan kulit kepala kita terasa segar. Selain itu rambut akan kering secara alami. Saat kita menggunakan hair tonic, baiknya melakukan pijatan agar lebih mudah menyerap.

Nah, pijatan ini juga berkhasiat memperlancar peredaran darah. Lakukan pijatan dengan lembut.

4. Gunakan sisir yang tepat

Gunakan sisir plastik dengan gigi yang jarang untuk menghindari kerontokan rambut. Hindari menggunakan sisir yang bergigi rapat.

Selain itu, hindari menyisir dari belahan rambut karena kerontokan rambut bisa berawal dari garis belahan rambut.

5. Untuk rambut panjang, jangan mengikat rambut terlalu kencang saat mengenakan hijab

Mengikat rambut dengan kencang saat akan mengenakan hijab dapat membuat rambut menjadi rapuh dan mudah patah. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kerontokan.

Mengikat rambut terlalu kencang akan mengakibatkan kepala menjadi pusing. Maka, ikatlah rambut dengan lembut, tidak terlalu ketat, sebelum menggunakan hijab.

6. Setelah menggunakan hijab, usahakan untuk mengurai rambut

Buka ikatan rambut setelah menggunakan hijab. Menguraikan rambut akan memberikan kesempatan pada rambut kita untuk bernapas.

Bukan itu saja, menguraikan rambut akan mengurangi kelembaban rambut sehingga menghindarkan kita dari kulit kepala yang berketombe.

Semoga bermanfaat.

Memilih Bahan Hijab yang Nyaman Dikenakan

Banyak orang menganggap berhijab akan sangat melelahkan dan membuat gerah, namun sebagai wanita muslim, hijab adalah kewajiban dan harus dilaksanakan.

Para wanita muslimah semakin pintar dalam memilih hijab dan bahan hijab tepat yang tidak akan mengganggu aktifitas mereka, yaitu hijab yang sederhana namun tetap syar’i serta hijab yang nyaman dikenakan.

Memilih Bahan Hijab

Mengingat Indonesia adalah negara tropis yang panas, tentu hijab yang nyaman akan sangat membantu aktifitas para hijaber ini, Dalam memilih bahan kerudung atau hijab, sebenarnya tidak sulit. Anda cukup meraba kain untuk hijab dan akan terasa bahan hijab yang nyaman, adem dan tidak membuat gerah.

Bahan hijab yang nyaman untuk dikenakan di antaranya adalah :

1. Bahan kaos

Bahan kaos ini sangat nyaman. Sebaiknya jangan pilih bahan kaos yang terlalu tebal, namun pilih bahan kaos yang bahannya 100% katun. Bahan kerudung ini sangat nyaman dipakai.

Beberapa model kerudung dari bahan kaos ini juga tidak susah didapatkan, mulai dari kaos bergo (jilbab instan), pashmina, kerudung segitiga dan kerudung instan modis yang sudah banyak dijual di pasaran. Namun kekurangannya bahan kaos ini jika sudah sering dicuci akan menjdi melar.

2. Spandek

Bahan kerudung ini juga sangat pas untuk para hijaber, karena tidak panas dan berbahan lentur tidak mudah rusak, meskipun dicuci berulang kali.

Selain itu perawatannya tidak susah, mengeringkannya pun sangat mudah, cukup diangin-anginkan. Untuk warn nya ada beragam dan teksturnya juga beragam, ada yang mengkilap dan ada yang tidak.

3. Sutra

Ini adalah bahan kerudung paling bagus, sangat lembut dan halus. Tetapi sutra butuh perawatan khusus. Sutra tidak bisa sembarangan dicuci, karena bahannya sangat tipis dan lembut.

Bahan sutra hanya perlu dicuci dengan sabun cair untuk mandi, jangan diperas dan cukup diangin-anginkan saja. Jika disetrika pilihlah panas yang paling rendah. Meskipun demikian, jilbab berbahan sutra sangat nyaman dikenakan apalagi di daerah tropis seperti Indonesia.

4. Chiffon

Banyak sekali dijual di pasaran, namun anda jangan salah dalam memilih chiffon yang asli dan palsu. Di pasaran banyak tersedia kerudung chiffon yang tidak bagus, kaku dan terasa panas jika digunakan.

Pilihlah yang lembut, adem dan tidak gampang berbau kalau terkena keringat, kerena beberpa chiffon akan berbau jika terkena air wudhu dan keringat.

5. Voile

Merupakan bahan kerudung yang cukup nyaman, namun agak sedikit kaku dibandingkan kaos dan spandek,sehingga untuk menghias jilbab bagian leher cenderung agak sulit.

6. Katun

Kainnya nyaman, lembut dan tidak panas, namun sedikit susah dimodifikasi karena bahannya yang sedikit lebih tebal

**

Selain kerudung, sebagai muslim yang mengenakan hijab, sebaiknya memperhatikan ciput (anakan dalam jilbab) yang tepat. Jika ciput yang anda kenakan berbahan polyester dan bahan panas lainnya akan sangat mengganggu dan membuat anda merasa tidak nyaman.

Gunakan ciput dari bahan kaos, spandek atau rayon yang terbuat dari serat alam, sehingga tidak terlalu panas, lembut, dan nyaman. Semoga bermanfaat.

(foto: adclout.com)

9 Tips Perawatan Rambut Untuk Wanita Berhijab

Tetap memperhatikan perawatan rambut meskipun berhijabTetap memperhatikan perawatan rambut meskipun berhijab

Rambut adalah mahkota bagi setiap wanita, termasuk bagi wanita muslim yang berjilbab. Meskipun termasuk aurat yang harus ditutup busana muslim, itu bukanlah alasan untuk tidak merawat rambut dengan baik.

Berikut tips merawat rambut Anda, seorang Muslimah yang mendambakan rambut indah.

1. Setelah dicuci, pastikan rambut benar-benar kering. Hal ini juga dimaksudkan untuk menjaga rambut agar tidak membasahi jilbab.

2. Pilih jilbab dan pakaian yang terbuat dari kain katun atau jersey, yang menyerap keringat saat Anda bergerak. Selain itu, kain dari kapas atau jersey memiliki pori-pori besar sehingga memudahkan sirkulasi udara di kerudung Anda.

3. Hindari menggunakan jilbab bergaya ketat, untuk memudahkan rambut Anda bernafas.

4. Pilih warna jilbab sesuai dengan waktu dan tempat Anda beraktivitas. Jika pagi hari lebih baik mengenakan kerudung berwarna putih atau terang dan kain lembut. Hindari warna hitam karena akan menyerap sinar matahari.

5. Jika Anda memiliki rambut panjang, jangan mengikatnya terlalu kencang untuk menghindari rambut rusak.

6. Biarkan rambut Anda tergerai saat tidak mengenakan jilbab.

7. Cuci rambut Anda menggunakan bahan-bahan alami dengan frekuensi yang teratur. Keteraturan itu penting.

8. Gunakan sisir dengan gigi yang jarang untuk menghindari kerontokan. Cobalah sisir halus untuk kulit kepala karena akan  memberikan pijatan di kepala Anda dan efek refleksi dapat membantu kesuburan rambut Anda.

9. Bagi Anda yang memiliki waktu luang, cobalah melakukan creambath dan spa di salon untuk menjaga kecantikan rambut Anda. Jangan lupa, pilih salon muslimah yang semua stafnya wanita.

Semoga tips perawatan rambut ini bermanfaat untuk Anda dan membuat Anda lebih percaya diri dalam balutan busana muslim.

(photo: pixoto.com)