Apa itu Policosanol?

Loading...

TebuTebu, sumber policosanol

Policosanol adalah bahan kimia yang diperoleh dari tebu dan sumber lainnya.

Policosanol digunakan untuk berbagai kondisi, tapi sejauh ini, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk menentukan apakah ia benar-benar efektif untuk kondisi tersebut.

Policosanol digunakan untuk kondisi yang mempengaruhi kesehatan jantung dan pembuluh darah termasuk kolesterol, nyeri kaki akibat sirkulasi yang buruk (intermittent claudication), dan penyempitan pada pembuluh darah yang membantu jantung.

Simak artikel berikut untuk tahu lebih banyak, dikutip dari webmd.com.

Bagaimana Policosanol bekerja?

Policosanol tampaknya menurunkan produksi kolesterol di hati dan meningkatkan pemecahan kolesterol jahat (LDL). Ia juga mengurangi kekakuan partikel dalam darah yang dikenal sebagai trombosit, yang mungkin membantu mengurangi pembekuan darah.

Efek Samping Policosanol

Policosanol MINGKIN AMAN bagi kebanyakan orang jika digunakan dalam dosis 10-80 mg per hari selama lebih dari dua tahun. Ia dapat menyebabkan kulit kemerahan dan ruam, migrain, insomnia atau mengantuk, lekas marah, pusing, sakit perut, nafsu makan meningkat, kesulitan buang air kecil, penurunan berat badan, hidung dan gusi berdarah, dan efek samping lainnya.

READ:  7 Cara Memulihkan Kesehatan Setelah Sakit

Peringatan!

– Kehamilan dan menyusui: Tidak cukup banyak yang diketahui tentang keamanan dalam menggunakan policosanol selama kehamilan dan menyusui. Tetap di sisi aman dan hindari penggunaan.

– Bedah: Policosanol dapat memperlambat pembekuan darah. Ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat meningkatkan kemungkinan pendarahan tambahan selama dan setelah operasi. Berhenti menggunakan policosanol minimal 2 minggu sebelum operasi.

(photo: edibleplantproject.org)