5 Manfaat Olahraga Futsal

Loading...

bermain futsal

Kapan terakhir kali Anda bermain futsal? Bisa jadi barusan, karena selain sebagai olahraga, ia juga punya fungsi rekreatif bagi kebanyakan orang.

Futsal merupakan olahraga yang cukup populer di berbagai kalangan usia, dari anak SD sampai pekerja kantoran. Futsal berasal dari singkatan  futebol sala atau yang berarti sepakbola dalam ruangan, adalah permainan bola sepak yang melibatkan 2 tim dengan masing-masing beranggotakan lima orang di lapangan dengan ukuran tertentu.

Dengan semakin maraknya persewaan lapangan futsal, kita semakin bebas memilih antara bermain futsal di lapangan rumput sintetis ataukah di lapangan vinyl (sejenis lantai berbahan karet).

Berikut ini Teruskan.com meringkas lima manfaat futsal secara umum:

1. Meningkatkan kecerdasan spasial

Kecerdasan spasial atau spatial intelligence adalah salah satu jenis kecerdasan dari multiple intelligence sebagaimana dikemukakan oleh Tony Buzan, seorang pakar otak dan pembelajaran terkemuka dunia.

Kecerdasan ini merupakan kemampuan menilai ruang dan waktu di sekitar untuk tujuan spesifik. Dalam kehidupan keseharian, kemampuan ini berguna sebagai penentu kemampuan navigasi kita di jalan raya.

Bagi atlet, kemampuan spasial adalah kemampuan menilai situasi sekitar dan mengambil keputusan bagaimana memanfaatkannya untuk tujuan permainan.

Sebagai atlet atau sekedar penghobi futsal, Anda dituntut membuat keputusan spasial hampir setiap saat. Memilih kawan dalam posisi lowong untuk diumpan, mencari celah untuk menggiring, atau saat menendang bola untuk mencetak gol. Karenanya kecerdasan spasial Anda akan semakin terasah melalui permainan ini.

READ:  10 Alasan Mencoba Bermain Futsal di Rumput Sintetis

2. Meningkatkan koordinasi tubuh

Lisa Mercer dari Livestrong.com mengutip pendapat para ilmuwan bahwa koordinasi tubuh merupakan “koordinasi motor, suatu istilah yang mengacu pada interaksi antara otot, tulang, dan sistem saraf Anda. Komunikasi yang jernih antara sistem-sistem tersebut menghasilkan gerakan yang terkoordinasi.”

Saat bermain futsal, Anda dituntut tak hanya menggerakkan kaki untuk mengendalikan bola, tetapi juga menjaga penglihatan Anda akan situasi sekitar (yang terbukti sulit karena perlu menatap bola di bawah kaki).

Selain itu saat menerima bola, Anda mesti menggerakkan tubuh sedemikian rupa untuk menghentikannya. Kebanyakan pemula kesulitan melakukan ini dikarenakan koordinasi tubuh yang kurang baik. Sebagai hasilnya bola seringkali terlepas saat permainan berlangsung.

Seiring peningkatan jam terbang bermain futsal, kemampuan koordinasi tubuh pun perlahan akan ikut berkembang.

 3. Mengasah soft skill keorganisasian

Futsal merupakan olahraga tim, dan sebuah tim memerlukan sentuhan organisasi yang tepat untuk menjadikannya berhasil. Jika Anda pernah bermain dalam sebuah tim futsal dengan seorang pelatih, tentu Anda akan temui ketatnya persaingan dan seringkali mendapati ‘pemain-pemain favorit’ yang terpilih.

READ:  Waspadai Efek Samping Penggunaan Propofol

Seringkali kemampuan teknik mereka bermain memang cukup mumpuni, namun tahukah Anda? Seringkali orang-orang yang dipilih pelatih adalah mereka yang memiliki kemampuan bekerjasama, termasuk di dalamnya kemampuan berkomunikasi verbal dan nonverbal.

Hampir sama seperti di dunia nyata, orang-orang yang paling sering diajak berkolaborasi adalah mereka yang memiliki softskill ini dengan baik.

Dan meskipun tidak serumit organisasi sesungguhnya, melatih kemampuan kerjasama dalam futsal tidaklah semudah yang dikira. Ada ego yang mesti diredam dan seringkali inilah yang paling sulit, dan dengan bermain futsal kita bisa mengasah kemampuan mengendalikannya dengan efektif.

4. Melatih disiplin diri

Selain bermanfaat untuk melatih pengendalian ego, futsal dapat pula dijadikan sebagai sarana melatih disiplin diri. Orang-orang yang pola hidupnya tidak teratur seringkali dalam 5-15 menit pertama menginjakkan kaki di lapangan futsal akan menderita Knock Out (KO) akibat stamina yang kedodoran.

Namun, orang-orang yang menjalani hidup sehat seperti berolahraga secara teratur minimal 5 menit setiap hari, rutin mengonsumsi serat dan mencukupi kebutuhan minum air, serta tidur antara 6-8 jam sehari kebanyakan tidak mengalami hal yang serupa.

Dengan adanya olahraga kompetitif ini, kita semakin terpacu untuk melatih disiplin diri untuk performa terbaik di lapangan.

READ:  7 Kebiasaan Sehat Yang Harus Diajarkan Pada Anak

5. Fungsi rekreatif

Jika Anda telah melatih disiplin diri dan menerapkannya di lapangan serta menjalaninya dengan penuh fokus, seringkali ia berbuah manis. Apalagi kalau Anda berhasil mencetak gol kemenangan setelah sebelumnya banyak berkontribusi bagi tim. Tentu kepuasannya amat tinggi.

Dan fungsi rekreatif seperti inilah yang menjadikan futsal menjadi mengasyikkan. Anda akan semakin terlecut menjalani pola hidup sehat agar di akhir pekan nanti saat bermain futsal bermain bersama teman-teman kuliah ataupun rekan-rekan kantor, Anda telah siap dalam kondisi terbaik.

***

Demikian 5 manfaat futsal versi Teruskan.com. Semoga pembaca semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian untuk kualitas hidup yang lebih baik.

(foto: woodleywonderworks – Flickr.com)