Tips dan Cara Mengatasi Jet Lag di Perjalanan

Loading...

mengatasi jet-lag

Perubahan mendadak dalam zona waktu dapat mengganggu ritme sirkadian alami kita. Ini adalah siklus yang banyak proses tubuh kita – termasuk regulasi hormon, keadaan otak, tekanan darah, denyut jantung dan suhu – hitung waktunya.

Gejala Jet Lag

Jet lag dapat membuat pelancong merasa lelah, mengantuk, mudah marah, cemas dan kurang mampu membuat keputusan, mengingat informasi atau berkonsentrasi. Nafsu makan dan kebiasaan usus mungkin juga terpengaruh.

Insomnia, sakit kepala, pusing, mual, perasaan tidak enak, dan kekakuan juga merupakan gejala jet lag yang mungkin timbul.

Seperti yang dilansir dari body+soul, tidak ada obat untuk jet lag, tetapi ada cara untuk meminimalkan efek jet lag.

Meminimalkan Efek Jet Lag

Pertama, cobalah untuk tidur cukup untuk persiapan sebelum bepergian, karena defisit tidur yang ada akan memperburuk jet lag. Menjadi bugar dan sehat juga bisa membuat perbedaan.

Perjalanan ke arah barat (versus timur) ramah terhadap jam tubuh, karena perjalanan ke arah barat memperpanjang siklus siang-malam normal, yang lebih sesuai dengan tendensi jam tubuh alami.

READ:  4 Tempat Istimewa di Indonesia yang Terlupakan

Jadi pertimbangkan hal ini ketika membuat rencana perjalanan Anda. Jika perjalanan Anda melibatkan perjalanan di beberapa zona waktu (misalnya, lebih dari lima) pertimbangkan persinggahan.

Meminimalkan asupan kafein dan alkohol dan memastikan Anda terhidrasi dengan baik sebelum dan selama penerbangan bisa membantu. Makanan kecil, sering, ringan dan bergizi dan aktivitas fisik secara teratur seperti berjalan di sekitar kabin juga bermanfaat.

Atur jam anda dengan waktu tujuan Anda ketika Anda naik pesawat dan hendak menyesuaikan zona waktu baru dengan tidur dan pola makan sementara dalam penerbangan.

Jika Anda tiba siang hari, pergilah ke luar dan paparkan diri dengan siang hari, karena stimulus ini akan membantu mengatur ulang jam tubuh Anda (dengan mengatur pelepasan melatonin).

Meskipun Anda mungkin merasa seperti ingin langsung ke tempat tidur, cobalah untuk tetap terjaga (dan idealnya, aktif secara fisik) setidaknya sampai matahari terbenam.

Bicarakan dengan dokter tentang pro dan kontra dari suplemen melatonin, tetapi cobalah untuk menghindari menggunakan obat tidur karena mereka cenderung mengganggu siklus tidur normal dan dapat memperpanjang jet lag.

READ:  Berkunjung Ke Pasar Cinta Di Vietnam

Rencanakan kegiatan Anda dengan fakta bahwa mungkin akan memerlukan beberapa hari (dan kadang-kadang lebih dari satu minggu) untuk sepenuhnya menyesuaikan diri.

(foto: caminodesantiago.me)