Tips dan Cara Budidaya Ikan Lele Dumbo di Kolam Terpal

Loading...

Ikan Lele dumbo

Jika Anda tengah mencari-cari bisnis yang cukup menarik dan prospektif, maka patut dicoba untuk menjajal berbisnis budidaya ikan lele dumbo.

Bisnis ini terbilang prospektif dan tidak akan kehilangan pangsa pasar karena permintaannya dari waktu ke waktu terus bertambah. Dan salah satu ikan lele yang mudah dibudidayakan ialah ikan lele dumbo.

Anda sudah tahu bukan, seperti apa tampilan fisik lele dumbo?

Budidaya ikan lele dumbo cukup mudah dilakukan karena ikannya cepat besar dan perawatannya mudah. Lele dumbo termasuk juga ikan yang adaptif. Artinya, dalam kondisi air yang seperti apapun, lele dumbo dapat berkembang dengan baik.

Makanya patut dicoba berbisnis budidaya ikan lele dumbo dengan media kolam terpal. Salah satu keuntungan yang didapatkan dengan media kolam terpal ini ialah hemat anggaran.

Untuk diketahui bahwa pembudidayaan ikan lele kolam terpal ini dapat dilakukan dengan dua tujuan yakni pembibitan dan konsumsi. Keduanya bisa dipilih sesuai dengan hitung-hitungan bisnis yang telah Anda lakukan.

Jika memilih untuk tujuan pembibitan, pilihan tersebut cukup tepat mengingat kebutuhan bibit ikan lele semakin meningkat.

Juga sebaliknya, jika Anda bertujuan untuk konsumsi, juga tidak salah karena kebutuhan pasokan lele untuk konsumsi semakin meningkat dari waktu ke waktunya.

READ:  5 Ide Bisnis Rumahan Yang Layak Dicoba

Untuk Pembibitan

Jika Anda memilih budidaya ikan lele dumbo untuk pembibitan maka dua hal yang harus benar-benar diperhatikan yakni pada saat pemijahan dan juga penetasan telurnya.

Ketika indukan lele menetas, maka bibit ikan lele tersebut sudah bisa langsung dijual/dipasarkan kepada peternak ikan untuk dibesarkan dan kemudian dijual setelah besar. Potensi untuk menghasilkan uang cepat (karena tidak perlu menunggu ikan lele besar dulu) dengan metode pembibitan ini cukup menjanjikan.

Namun untuk menyediakan bibit ikan lele sampai berukuran antara 2-3 cm tentu harus menunggu waktu selama sebulan.

Pada umumnya, upaya pemeliharaan bibit tersebut dilakukan di sawah atau kolam berlumpur. Namun bisa juga Anda lakukan dengan menggunakan kolam terpal asalkan jumlah bibitnya tidak terlalu banyak.

Perkembangan bibit ikan lele di kolam terpal ini cukup mudah dan cepat terlebih jika ketercukupan konsumsinya berupa pelet dapat dipenuhi sesuai takaran.

Untuk menjadikan bibit ikan lele berukuran 5-7 cm diperlukan waktu 2 bulan saja. Setelah itu, Anda bisa langsung menjualnya.

READ:  5 Tips Meningkatkan Produktivitas Ayam Kampung

Untuk Konsumsi

Selain untuk pembibitan, usaha yang kedua ialah budidaya ikan lele untuk konsumsi.

Ukuran lele untuk konsumsi ini dapat dilakukan ketika ukuran lelenya sudah mencapai 5-7 cm. Tentunya ukuran bibit ikan lele yang lebih besar akan lebih baik karena masa menunggu panennya juga akan lebih cepat.

Waktu panen normal ialah antara 3-4 bulan. Untuk itu, diperlukan pemberikan pakan ikan lele yang ekstra dan optimal.

Budidaya ikan lele untuk dikonsumsi ini terbilang cukup mudah karena tidak memerlukan waktu yang lama dan ikan lelenya terbilang sulit terserang penyakit.

Tahapan Persiapan

Untuk membuat media pembibitan ikan lele berupa kolam terpal maka material utama yang diperlukan tentu saja terpal dan beberapa perangkat pendukung yang lain.

Untuk jumlah 100 ekor bibit lele, ukuran kolam terpal yang mesti dipersiapkan 2 x 1 x 0,6 meter. Pembuatan kolamnya sendiri dilakukan dengan cara menggali tanah dengan ukuran tersebut yang kemudian diberi terpal di bagian dasar dan sampingnya.

Pemeliharaan

Jika kolam terpalnya sudah jadi, maka tahapan selanjutnya ialah memberinya air yang tidak terlalu dalam.

Untuk bibit ikan yang berukuran 5-7 cm direkomendasikan kedalaman kolamnya sekitar 40 cm supaya ikan-ikannya mudah menengadah untuk mengambil oksigen. Kemudian pemberian pakan pelet dilakukan 2 kali dalam sehari.

READ:  Cara Mudah Memelihara Ikan Lele

Dan jika kebetulan tempat tinggal Anda dekat dengan sumber pakan alami seperti bekicot, rayap, keong emas dan lainnya, maka bisa memberikannya sebagai tambahan pakan.

Kemudian perhatikan juga penggantian air kolamnya yang harus dilakukan seminggu sekali untuk menjaga tingkat kesehatan ikan.

Kondisi air yang berbau sebagai dampak dari minimnya penggantian air kolam akan membuat ikan lele mudah terserang penyakit.

**

Dan itulah beberapa tips budidaya ikan lele dumbo menggunakan medium kolam terpal yang bisa Anda coba. Semoga bermanfaat!

 (foto: jadilah.com)