Tips Menyimpan Buah dan Sayur di Dalam Lemari Es

Loading...

Tips Menyimpan Buah dan Sayur dalam Lemari Es

Menyimpan buah dan sayur ke dalam lemari es memang salah satu cara yang efektif untuk menjaga kualitas buah tersebut agar tetap segar saat dikonsumsi dan tidak cepat busuk.

Buah yang disimpan dalam kulkas biasanya masih tetap segar meskipun Anda sudah menyimpannya selama 2 hari.

Namun tahukan Anda, bahwa ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menyimpan buah dalam lemari es (kulkas). Hal-hal tersebut antara lain sebagai berikut:

Tidak semua buah harus dimasukkan ke kulkas

Ternyata ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas karena dapat mengurangi kualitas dan manfaat dari buah tersebut.

Buah-buah yang kurang baik tersebut antara lain mangga, pir, tomat, plum, kiwi, apricot, melon, semangka, alpukat, pisang, buah persik.

Jenis buah tersebut sebenarnya boleh disimpan di dalam kulkas, tetapi apabila kondisinya memang sudah matang. Jika buah belum matang, menaruhnya di kulkas hanya akan memperlambat proses kematangannya.

Anda bisa meletakkan buah tersebut di tempat terbuka (missal di meja) hingga buah matang. Jika buah sudah matang, barulah Anda bisa memasukannya ke dalam lemari es.

Beberapa jenis buah sebaiknya disimpan dalam freezer

Ada beberapa jenis buah yang sebaiknya disimpan dalam freezer, yaitu untuk buah yang sifatnya cepat busuk, misalnya strawberry, anggur, dan ceri.

Jenis buah-buah ini sebaiknya disimpan dalam plastik perekat kemudian dibekukan ke dalam freezer agar lebih tahan lama. Buah yang dibekukan ini bisa tahan hingga 4-6 bulan.

Sayur-sayuran pun rupanya dapat disimpan dengan cara dibekukan, dan Anda jangan khawatir kandungan gizinya akan hilang. Menurut Ahli, sayuran yang dibekukan dalam freezer tetap memiliki nilai gizi yang sama dengan sayuran segar.

Pisahkan penempatan buah dan sayur

Pisahkan penempatan antara buah-buahan dan sayur-sayuran. Hal ini dikarenakan kelembaban yang dimiliki keduanya tidaklah sama.

Buah pada umumnya akan mengeluarkan gas yang dinamakan Ethylene yang dapat menyebabkan sayuran yang ada di dekatnya lebih cepat matang. Jika dalam waktu yang lebih lama lagi, sayuran akan busuk.

Jadi dengan memisahkan antara buah dan sayur maka akan mencegah sayuran Anda lebih cepat busuk. Sebaiknya pisahkan alpukat, pisang, melon, kiwi, mangga, nektarin, pir, plum, dan tomat di tempat yang berbeda dengan apel, brokoli, wortel, sayuran hijau, dan semangka.

Cuci sayuran sebelum dimasukkan ke lemari es

Cuci dan keringkan terlebih dahulu sayuran Anda sebelum disimpan di lemari es. Setelah berbelanja sayuran, seringkali kita langsung memasukannya ke dalam kulkas.

Sebaiknya sebelum melakukan itu, cuci lalu keringkan sayuran Anda terlebih dahulu, kemudian bungkus sayuran menggunakan plastik klip sebelum memasukkan ke kulkas. Kelembaban yang ada pada sayuran Anda akan membuatnya lebih cepat matang dan busuk.

Jangan simpan bawang di dalam lemari es!

Jangan pula menyimpan bawang merah/bawang putih di dalam lemari es. Karena bahan makanan ini juga dapat menimbulkan gas yang mempengaruhi bau makanan lain dalam kulkas serta membuatnya lebih cepat busuk.

Menyimpan kentang di dalam lemari es juga sebaiknya tidak dilakukan karena alasan yang sama, selain karena dapat merubah rasa dari kentang itu sendiri. Lebih baik kentang Anda letakkan di ruangan yang terbuka.

Perhatikan suhu lemari es

Yang terpenting dari semua adalah, perhatikan suhu lemari es Anda. Suhu yang ideal untuk menyimpan buah-buah dan sayuran Anda adalah berkisar antara 3-4 derajat Celcius.

Selain itu secara rutin bersihkanlah kulkas Anda agar sisa-sisa buah dan sayur tidak terus berada di dalam kulkas yang akan mempengaruhi bahan bahan makanan lainnya, dan tentunya akan membuat kulkas Anda menjadi segar kembali.

Demikianlah sedikit informasi mengenai cara penyimpanan buah dan sayur di dalam lemari es, semoga bermanfaat untuk menjaga buah dan sayuran kita agar tetap segar saat dikonsumsi.

READ:  Tips Memilih Sanggul yang Tepat untuk Wisuda